Berita Terkini

46

KPU TRENGGALEK ADAKAN EVALUASI PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH PEMILIHAN 2020

TRENGGALEK —  Pemutakhiran data pemilih (Mutarlih) adalah kegiatan yang paling krusial karena cukup menyita energi, menyerap banyak anggaran, sekaligus melibatkan banyak sumder daya manusia yang ada. Karena itulah evaluasi pemutakhiran data pemilih pada tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek dalam Pemilihan Serentak Lanjutan tahun 2020 perlu dilakukan.  Karena itulah, pada Hari Sabtu tanggal 23 Januari tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek mengundang panitia ad hoc dan pihak-pihak terkait untuk melakukan evaluasi terhadap proses mutarlih tahun 2020. Selain PPK divisi Data dan Bawaslu, hadir dalam kegiatan ini Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Trenggalek, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kantor Kesatuan dan Kebangsaan (Kesbang), Rutan Trenggalek, Kemenag, dan Cabang Dinas Pendidikan.  Menurut Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Trenggalek, Kegiatan ini bermaksud untuk memperbincangkan apa kelemahan dan kelebihan dalam pelaksanaan Mutarlih tahun 2020 dan menggali masukan saran dari berbagai pihak terkait dengan hal itu. Indra juga menyatakan bahwa pemutakhiran  data pemilih merupakan kegiatan untuk menjamin hak pilih warga sekaligus untuk membuat suatu data pemilih yang berkualitas.  Dalam rapat ini tergali masukan-masukan dari berbagai pihak yang akan  bermanfaat bagi perbaikan proses pemitakhiran data pemilih ke depannya, terutama dalam pemilihan atau Pemilu terdekat. [Rani] 


Selengkapnya
57

KPU TRENGGALEK DAPATKAN PENGHARGAAN DALAM PEMUTAKHIRAN DATA TERBAIK DAN PENYUSUNAN PROGRAM-ANGGARAN DALAM PEMILIHAN 2020

TRENGGALEK —  Dalam kegiatan  Evaluasi Pemutakhiran Data Pemilih yang diselenggarakan  pada Hari Sabtu tanggal 23 Januari tahun 2020 di Hotel Jaaz Permai, ada kabar yang menggembirakan yang disampaikan pada audiens dari KPU Kabupaten Trenggalek. Kabar tersebut adalah bahwa Trenggalek mendapatkan penghargaan sebagai KPU kabupaten/kota terbaik dalam hal pemutakhiran data.  Penghargaan ini sebenarnya sudah diserahkan pada acara Rakor Evaluasi Perencanaan Program dan Anggaran serta Daftar Pemilih dalam Pemilihan Serentak Lanjutan tahun 2020  Di Red Hotel Sarangan tanggal 20 Desember 2020 lalu. Sebagaimana disampaikan oleh Indra Setiawan dengan menunjukan foto, KPU Kabupaten Trenggalek diberikan penghargaan oleh KPU Propinsi Jawa Timur dalam tiga Kategori. Kategori pertama yang diraih adalah Data Pemilih Berkualitas Terbaik Pertama. Artinya, KPU Kabupaten Trenggalek adalah pelaksana Pemilihan 2020 yang data pemilihnya paling berkualitas.  KPU Trenggalek juga menyabet penghargaan dalam kaegori Operator Sidalih Inovatif. Operator Sidalih KPU Kabupaten Trenggalek, kata Indra, memang bukan sosok yang main-main. “Selain memang banyak menguasai IT, Rudi Susanto selaku operator juga bekerja siang dan malam untuk mengawal data pemilih yang ada”, tegas Indra.  Penghargaan lainnya yang didapat adalah dalam hal Ketaatan Regulasi untuk Penyusunan Program dan Anggaran serta Pengelolaan Hibah yang Akuntabel. Menurut Indra, hal ini menunjukkan bahwa kita melakukan perencanaan program dengan baik dan pada saat hibah diurus dan uangnya digunakan, KPU Trenggalek benar-benar mematuhi aturan negara.  Dalam acara evaluasi Mutarlih tersebut, selain memberikan apresiasi pada KPU Kabupaten Trenggalek, para pihak terkait juga memberikan masukan-masukan agar pelaksanaan kegiatan Pemilihan dan Pemilu ke depannya berjalan lebih baik lagi dalam hal data pemilih. [Rani] 


Selengkapnya
60

MULAI 2021 KPU TRENGGALEK KETAMBAHAN SDM BARU

TRENGGALEK—Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan elemen yang sangat penting bagi sebuah organisasi, termasuk organisasi pelayanan publik atau lembaga negara seperti KPU Kabupaten Trenggalek. Kurangnya SDM, terbukti dapat menghambat kinerja yang ingin dicapai. “Biasanya, saat tahapan pas sibuk-sibuknya butuh tenaga teknis yang banyak dan kekurangan orang bikin kerja terbengkelai”, tutur Nurani Divisi Sosialisasi-Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU kabupaten Trenggalek. Hal itu disampaikan Nurani setelah KPU Kabupaten Trenggalek mulai tahun 2021 ini kedatangan dua tenaga baru, yaitu pegawai hasil CPNS tahun 2019 yang direkrut oleh KPU RI dan ditempatkan di KPU Kabupaten Trenggalek. Dua pegawai baru dan muda-muda itu sudah mulai masuk sejak awal tahun 2021 ini. Mereka akan bekerja di KPU sebagai pegawai negeri sipil di lingkungan KPU Kabupaten Trenggalek. Dua orang PNS baru ini akan ditempatkan di sub bagian sesuai denga SK yang ditetapkan KPU RI. Satu personil muda atas nama Agung Tri Laksana akan membantu di Subbagian Teknis dan Hupmas. Sedangkan Ichsanuadi Rosyid Trianto Putro akan ditempatkan di subbagian Hukum dan Pengawasan. Keduanya ternyata adalah sama-sama lulusan kampus UNS (Universitas Sebelas Maret) Surakarta. Wiratno, sekretaris KPU Kabupaten Trenggalek, mengatakan bahwa kedua ASN baru tersebut sudah berkordinasi sejak akhir Desember 2020. “Keduanya sudah kulonuwun, dan senang sekali ditempatkan di Trenggalek meskipun sama-sama dari luar kota”, kata Wiratno. [Woro]


Selengkapnya
63

PARTISIPASI PEMILIH MENCAPAI 77% DI KECAMATAN MUNJUNGAN

TRENGGALEK— Pemungutan dan penghitungan suara di 1.550 TPS (tempat penghitungan suara) se-Kabupaten Trenggalek sebagai puncak Pemilihan 2020 sudah dilakukan pada hari Rabu lalu (09/12/2020). Sedangkan Rekapitulasi perolehan suara, jumlah pemilih, dan data-data lain hasil dari pemungutan suara sudah direkapitulasi melalui rapat pleno terbuka pada tanggal 15 Desember 2020 kemarin. Dari hasil rekapitulasi tersebut juga bisa diketahui berapa jumlah pemilih yang tersebar di masing-masing kecataman yang ada di kabupaten Trenggalek. Meskipun menurut Nurani Soyomukti Divisi Sosialisasi-Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM bahwa target partisipasi di tingkat kabupaten tidak tercapai, tapi setidaknya ada beberapa kecamatan yang angka partisipasinya cukup tinggi. Salah satunya adalah Kecamatan Munjungan. Dari data yang sudah masuk, Ada 77% pemilih yang hadir. Munjungan memang bukan satusatunya kecamatan dengan kehadiran pemilih di atas 70%. Tapi kecamatan istimewa karena selalu berada dalam urutan tertinggi dalam tiap perhelatan Pemilu atau Pemilihan. Keberhasilan ini diapresiasi oleh Nurani selaku kordinator divisi yang membidangi Partisipasi Masyarakat. Menurutnya keberhasilan partisipasi tinggi ini pasti bukan semata karena camatnya atau kades-kadesnya, atau karena tokoh-tokohnya semata. “Juga bukan karena penyelenggaranya saja, tapi harus kita akui bahwa upaya yang dilakukan PPK Munjungan dalam sosialisasi lumayan kelihatan dibanding yang lain”, tegasnya. Secara umum, angka partisipasi dalam Pemilihan tahun 2020 di Trenggalek tak berbeda dengan Pilkada 2015. Meski demikian, karena situasinya adalah pandemi, ini harus jadi catatan dan analisa tersendiri. “Partisipasi angkanya sama, tapi pandemi tantangan sosialisasinya kan lebih berat juga”, imbuh Nurani. [Meris]


Selengkapnya
49

RAPAT PLENO PENGHITUNGAN SUARA TINGKAT KECAMATAN PILBUP TRENGGALEK 2020 DIGELAR

TRENGGALEK— Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara di tingkat Kecamatan untuk penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek diselenggarakan secara serentak di 14 (empat belas) kecamatan se-Kabupaten Trenggalek pada hari Jumat, tanggal 11 Desember 2020 dimulai pukul 08.30 s.d. 16.00 WIB. Tahapan tersebut dilaksanakan setelah 1.550 TPS berhasil menuntaskan tahapan penghitungan suara dengan mematuhi Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Istatiin Nafiah, Anggota KPU Kabupaten Trenggalek Divisi Teknis Penyelenggaraan, menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi kinerja badan adhoc penyelenggara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek yang dengan penuh semangat, ikhlas, dan penuh integritas menyelesaikan tahapan pemungutan dan penghitungan suara dengan tertib, lancar, aman, sehat, dan tepat waktu. Istatiin menyampaikan bahwa terdapat perbedaan formulir yang digunakan dalam Pemilihan Serentak Tahun 2020, yaitu pada bentuk formulir, nama formulir, dan tata cara pengisian serta penggunaannya. Ditambahkannya, penamaan formulir disesuaikan dengan peruntukannya sehingga memudahkan penyelenggara dalam mengisi formulir tersebut, serta penggunaan SIREKAP sebagai alat bantu untuk mempercepat penyampaian hasil rekapitulasi kepada publik. Diakui oelh Istatiin, penggunaan SIREKAP masih mengalami kendala terutama pada daerah-daerah yang jaringan internetnya tidak memadai. Untuk mengatasi hal tersebut, KPU Kabupaten Trenggalek berkoordinasi dengan Camat dan Kepala Desa agar PPK, PPS, dan KPPS diperbolehkan menggunakan jaringan internet desa/kelurahan dan kecamatan untuk mendukung kesuksesan penggunaan SIREKAP sebagai upaya untuk memenuhi keterbukaan informasi publik dalam mengakses hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek Tahun 2020. Ditambahkan oleh Istatiin, pelaksanaan tahapan rekapitulasi berjalan lancar meskipun terdapat kendala pada server SIREKAP yang sempat mengalami down. Untuk mengatasi hal tersebut, KPU menginstruksikan agar rekapitulasi manual tetap berjalan, dan dilakukan pengunggahan ke aplikasi SIREKAP setelah server dapat berfungsi kembali. Istatiin juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan tahapan pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi. “Terima kasih kepada semua pihak, pemerintah kabupaten Trenggalek, pemerintah desa, Kepolisian, Bawaslu, dan juga masyarakat yang bersinergi mendukung penyelenggara Pemilihan melaksanakan tahapan pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek Tahun 2020…”, kata Istatiin, satu-satunya komisioner perempuan di  Anggota KPU Kabupaten Trenggalek ini. [Woro]


Selengkapnya
47

TRENGGALEK MEMILIH, PERSONIL KPU TRENGGALEK LAKUKAN MONITORING KE TPS-TPS

TRENGGALEK—Hari yang ditunggu-tunggupun tiba. Hari ini, Rabu 9 Desember 2020, adalah puncak dari tahapan Pemiliha Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek dalam Pemilihan Serentak Lanjutan tahun 2020. Setegah juta lebih penduduk Trenggalek yang sudah terdaftar di DPT atau yang sudah punya hak pilih akan datang ke TPS (tempat pemungutan suara). KPU Kabupaten Trenggalek selaku penyelenggara utama kegiatan ini tidak mau tinggal diam hanya menunggu laporan hasil dari TPS melalui Personil-personil KPU Kabupaten Trenggalek hari ini juga dijadwalkan terjun langsung ke TPS-TPS untuk melakukan monitoring di tempat orang-orang mencoblos dan KPPS melayani pemilih. “Kemarin (08/12/2021), jadwal monitoring dan petugas-petugasnya sudah dibagikan di grup KPU, hari ini kita turun semua setelah mencoblos di tempat masing-masing”, seru Gembong, Ketua KPU Kabupaten Trenggalek. Sementara itu, Istatiin Nafiah, Divisi Teknis Penyelenggaraan mengatakan bahwa tujuan kegiatan tersebut adalah  untuk mengetahui secara langsung kendala yang terjadi dan dapat dengan segera diambil langkah penyelesaian masalah. Ia memaparkan beberapa hal yang perlu dimonitoring di lapangan.  Pertama, TPS telah memiliki Bilik Khusus yang disiapkan untuk mengantisipasi apabila terdapat pemilih yang memiliki suhu tubuh 37,30 derajat Celcius atau lebih. “Bilik khusus diletakkan di luar TPS namun masih dalam wilayah TPS”, tegasnya. [Woro]


Selengkapnya