Berita Terkini

48

INILAH JENIS-JENIS LOGISTIK PILBUP TRENGGALEK 2020 DI TENGAH PANDEMI

Logistik Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek dalam Pemilihan Serentak tahun 2020 dipaparkan oleh Wiratno Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek dalam acara Bimbingan Teknis Logistik yang diselenggarakan pada Hari Rabu (02/12/2020). Logistik ini, menurut Wiratno, ada dua jenis karena KPU Kabupaten Trenggalek bukan hanya harus menangani teknis-teknis Pemilihan, tapi juga menangani situasi pandemi Covid-19. Apa saja logistik tersebut? Logistik Pemilihan terdiri dari peralatan-peralatan dan barang-barang yang terkait kebutuhan Pemilihan. Di antaranya adalah Kotak Suara, bilik, segel, tinta, sampul, dan tali berbahan kabel (cable ties). Ada lagi surat suara, daftar pasanga calon, formulir-formulir, template dan alat bantu coblos tuna netra, buku panduan KPPS, bantalan dan alat coblos, tanda pengenal KPPS, karet pengikat, lem, kantong plastik besar, kantong plastik kubus, kantong plastik sedang, kantong plastik kecil, bolpoin, spidol besar dan kecil, spidol besar dan kecil, stiker nomor kotak, label kotak, pipet tes, salinan DPT, stiker nomor kotak, gunting kecil, penghapus cair. Sementara itu, untuk peralatan dan logistik yang dibutuhkan dalam pengawal protokol kesehatan, KPU Kabupaten Trenggalek juga mengadakan barang-barang, di antaranya adalah hand sanitizer, sabun cuci tangan, disinfektan, masker kain,  sarung tangan plastik, tisue towel, kantong plastik sampah, faceshield, sprayer, tempat air berkran, dan ember. KPU Kabupaten Trenggalekm, tutur Wiratno, melakukan pengadaan barang tersebut dengan menggunakan anggaran dari dua sumber. “Pertama dari dana hibah, dan untuk barang-barang terkait apd dan alkes secara umum bersumber dari APBN”, ungkap Wiratno. [Rani]


Selengkapnya
44

AJAK MEMILIH, PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN SE-TRENGGALEK LAKUKAN SOSIALISASI LEDANG

TRENGGALEK— Mendekati hari pemungutan suata tanggal 9 Desember 2020, panitia pemilihan kecamatan (PPK) di 14 kecamatan se-Kabupaten Trenggalek melakukan aksi sosialisasi dalam bentuk “ledang” atau menggunakan mobil keliling. Kegiatan ini dikordinasi oleh KPU Kabupaten Trenggalek yang memang sudah merencakan kegiatan ini sejak awal. Seperti disampaikan oleh Nurani selaku komisioner divisi Sosialisasi-Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kabupaten Trenggalek, kegiatan ini memang sudah direncanakan sejak awal dengan berbasis anggaran yang telah diturunkan di 14 kecamatan. Sosialisasi secara ledang, kata Nurani, diinstruksikan secara serentak mulai 10 hari sebelum hari pemungutan suara. Seperti hari ini (Selasa, 01/12/2020), kata Nurani, aktivitas sosialisasi ‘ledang’ dilakukan di beberapa kecamatan. Tujuan aksi ini agar aksi sosialisasi massif dilakukan secara luas oleh panitia ad hoc tingkat kecamatan yang akan melakukan perjalanan keliling ke desa-desa. Mereka melalui pengeras suara menyampaikan pesan-pesan ajakan memilih dan informasi-informasi terkait. PPK juga membagi-bagikan brosur. Kegiatan ini dilakukan dengan menjalankan protokol kesehatan karena masih berada pada era pandemi Covid-19. PPK juga menggandeng pihak kecamatan, polsek dan koramil untuk menertibkan kegiatan. [Pguh]


Selengkapnya
43

KPU Trenggalek Gandeng Kesbangpol Trenggalek Mantapkan Pendidikan Pemilih Tingkat Desa

Tren fluktuasi partisipasi pemilih dalam Pemilu dan Pemilihan merupakan tantangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek dalam rangka mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokratis. Untuk menjawab tantangan tersebut, program-program inovatif diperlukan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terlibat proses-proses tahapan Pemilu dan Pemilihan. Program inovatif yang diperlukan tersebut berupa pendidikan pemilih di tingkat desa. Dengan mengambil tajuk Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan, KPU Kabupaten Trenggalek bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Kantor Kesbangpol Trenggalek menyelenggarakan Pendidikan Pemilih Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan di 8 (delapan) desa se-Kabupaten Trenggalek yaitu Sambirejo, Nglebo, Prambon, Ngulungkulon, Pringapus, Margomulyo, Dukuh, dan Panggul. Kegiatan tersebut dimulai tanggal 25 November s.d. 9 Desember 2021.. Menurut Nurani, Anggota KPU Kabupaten Trenggalek Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM bahwa kegiatan tersebut sepenuhnya dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek. “….kegiatan tersebut sepenuhnya dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek”, ujar Nurani, Anggota KPU Kabupaten Trenggalek yang juga aktif sebagai penulis dan pegiat literasi tersebut. Ditambahkannya, dalam kegiatan tersebut KPU Kabupaten Trenggalek berperan sebagai narasumber, dan moderator memanfaatkan kegiatan tersebut secara optimal untuk mencapai tujuan kegiatan yaitu menumbuhkan kesadaran kader di tingkat desa untuk peduli terhadap Pemilu dan Pemilihan yang diharapkan terjadi peningkatan partisipasi pemilih pada penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan selanjutnya. “……KPU Kabupaten Trenggalek sebagai narasumber, dan moderator memanfaatkan kegiatan tersebut secara optimal untuk mencapai tujuan kegiatan yaitu menumbuhkan kesadaran kader di tingkat desa untuk peduli terhadap Pemilu dan Pemilihan yang diharapkan terjadi peningkatan partisipasi pemilih pada penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan selanjutnya”, jelas Nurani. Lebih lanjut, Nurani menjelaskan bahwa di 8 (delapan) titik pelaksanaan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan akan dibentuk Kader Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan yang diharapkan sebagai pioner rintisan terwujudnya masyarakat desa peduli Pemilu dan Pemilihan. Nurani juga menjelaskan bahwa topik-topik yang disampaikan dalam kegiatan tersebut meliputi sistem demokrasi, Pemilu dan Pemilihan, Pencegahan Politik Uang, serta urgensi Pemilu dan Pemilihan terhadap terciptanya kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokratis. Mengenai topik yang ditonjolkan, Nurani menjelaskan bahwa disesuaikan dengan situasi dinamika sosial-politik yang terjadi di desa yang menjadi lokus pelaksanaan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan. “…..di 8 (delapan) titik pelaksanaan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan akan dibentuk Kader Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan yang diharapkan sebagai pioner rintisan terwujudnya masyarakat desa peduli Pemilu dan Pemilihan. …..mengenai topik-topik yang disampaikan dalam kegiatan tersebut meliputi sistem demokrasi, Pemilu dan Pemilihan, Pencegahan Politik Uang, serta urgensi Pemilu dan Pemilihan terhadap terciptanya kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokratis……. tentang topik yang ditonjolkan, disesuaikan dengan situasi dinamika sosial-politik yang terjadi di desa yang menjadi lokus pelaksanaan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan”, pungkas Nurani. [Humas-TRG]


Selengkapnya
47

KPU TRENGGALEK ADAKAN RAKOR KAMPANYE

Hari ini, Selasa (22/09/2020) bertempat di Rumah Pintar Pemilu  Vote KPU Kabupaten Trenggalek, diselenggarakan Rapat Kordinasi Pembuatan Kesepakatan Kegiatan Kampanye menjelang masuknya masa kampanye dalam Pemilihan Serentak Lanjutan tahun 2020. Dalam acara ini KPU Kabupaten Trenggalek menghadirkan Tim kampanye dan Lo bakal     pasangan calon, Polres Trenggalek, Kodim 0806 Trenggalek, Kejari Trenggalek, Pengadilan Negeri Trenggalek, Bakesbangpol, dan Dinas Komunikasi dan Informasi. Acara diawali pukul 09.00 dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya sambutan dan pembukaan acara secara resmi oleh Ketua KPU Kabupaten Trenggalek, Gembong DH. Dalam sambutannya, Gembong menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk memberi pemahaman kepada para pemangku kepentingan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek Tahun 2020. “Semua itu agar ada kesepahaman tentang tata cara, dan prosedur yang benar dalam melaksanakan tahapan kampanye sesuai dengan peraturan perundang-undangan”, ujar Gembong DH. Ditambahkannya, keberhasilan kampanye menjadi salah satu faktor penentu kemenangan dari pasangan calon. Untuk itu, Gembong berharap agar partai politik dan tim kampanye paslon serta paslon memanfaatkan masa kampanye dengan sebaik-baiknya untuk meyakinkan calon pemilih agar mau memilih calon yang ditawarkan pada hari pemungutan suara. Tentunya keberhasilan itu juga harus dibarengi dengan kemampuan seluruh tim sukses untuk mengegolkan calonnya sebagai pemenang dalam Pemilihan Tahun 2020. Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Nurani, Anggota KPU Kabupaten Trenggalek Divisi Sosdiklih-Parmas dan SDM. Nurani menyampaikan alat peraga dan bahan kampanye apa saja yang difasilitasi  oleh KPU Kabupaten Trenggalek. Nurani menjelaskan bahwa KPU aka menetapkan titik-titik pemasangan alat peraga kampanye dibantu oleh panitia tingkat kecamatan (PPK) dan desa (PPS) bersama dengan pegawas serta pemangku kepentingan di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.  Dalam rakor ini juga dibahas terkait alat peraga dan bahan kampanye tambahan yang akan dicetak oleh pasangan calondan tim kampaye. Beberapa kesepakatan lain juga dibuat untuk untuk memastikan bahwa pada masa kampanye tidak terjadi hambatan-hambatan karena sudah dibuat kesepakatan-kesepakatan terkait apa yang belum diatur dalam peraturan.


Selengkapnya
80

TAUHID WIJAYA, JURNALIS PRODUKTIF YANG MENJADI SALAH SATU TIM PERUMUS PERTANYAAN DEBAT PUBLIK PILBUP TRENGGALEK 2020

Selain akademisi dan praktisi kebijakan publik, ada juga sosok Jurnalis dalam Tim Perumus Pertanyaan Debat Publik dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek tahun 2020.  Dialah Tauhid Wijaya, pria kelahiran  Kediri, 5 Agustus 1976. Ia adalah wartawan yang sedang menjabat sebagai direktur Jawa Pos Radar Kediri saat ini. Tauhid mengawali karir kewartawanan sejak 21 tahun lalu, tepatnya 12 Juli 1999, dengan menjadi reporter lapangan di harian Radar Kediri yang saat itu cakupan liputannya meliputi wilayah eks Karesidenan Kediri (Kediri, Tulungagung, Blitar, Trenggalek, Nganjuk). Bidang liputannya bisa dikatakan amat beragam, mulai politik, pemerintahan, ekonomi, sosial, budaya, agama, hingga kriminal dan hukum. Setelah itu karirnya meningkat sebagai redaktur, redaktur pelaksana, lalu pemimpin redaksi sebelum kemudian menjadi general manager lantas direktur sejak 2017. Selain kenyang meliput persoalan-persoalan lokal kedaerahan, sosok ini juga berpengalaman melakukan sejumlah liputan ringan di luar negeri. Mulai dari Singapura, Malaysia, Thailand, Arab Saudi, hingga beberapa negara di Eropa seperti Jerman, Austria, Ceko, Swiss, dan Liechtenstein. Hingga kini masih aktif menulis. Ratusan artikel telah dihasilkan. Di antaranya melalui rubric khusus rutin ‘Sego Tumpang’ yang menyorot berbagai persoalan dengan perspektif yang khas. Termasuk menghasilkan sejumlahbuku yang ditulis bersama timnya berupa ekspedisi jurnalistik. Di antaranya: 1) Brantasku, Brantasmu, Brantas Kita (2011); 2) Brantas, Dari Pesantren hingga Lokalisasi (2012); 3) Kelud, Ekspedisi Anugerah Tuhan di Kediri (2018), dan 4) Wilis, Misterisi Gunung Air (2019). Selain memberikan pelatihan kejurnalistikan, wartawan yang punya background sebagai aktivis mahasiswa dan pers kampus ini sering pula diminta berbicara tentang media massa serta berbagai persoalan kedaerahan dan kebangsaan. [Hupmas]


Selengkapnya
50

KPU TRENGGALEK RESMI TERIMA PEMANTAU PEMILIHAN TAHUN 2020

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek  resmi menerima dua lembaga pemantau yang nantinya bertugas sebagai pemantau Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek Tahun 2020. Lembaga pemantau yang sudah resmi diverfikasi yaitu dari Dewan Koordinasi Cabang Forum Silaturahmi Santri (DKC FORSIS) Kabupaten Trenggalek dan Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP). Penyerahan sertifikat pemantau itu disampaikan hari ini (16/10/2020) oleh Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Nurani, di kantor KPU Kabupaten Trenggalek.  “Karena sudah memenuhi persyaratan dan layak maka kami dari pihak KPU segera menyerahkan sertifikat pemantau, supaya segera ditindak lanjuti peran pemantauannya”, ujar Nurani. Sementara Ketua Forsis Trenggalek Agus Ainur Rofiq mengatakan Forsis berkomitmen ikut menjaga pelaksanaan pilkada langsung berjalan jujur dan adil. Ia mengatakan bahwa Forsis Trenggalek berkomitmen dan berkontribusi terselenggaranya pilkada serentak, khususnya di Kabupaten Trenggalek. Agus Ainur Rofiq juga berharap masyarakat Trenggalek ikut serta mensukseskan pilkada serentak dengan tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19. Sementara itu Ketua Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Trenggalek H. Agus Trianta, SH juga mengatakan KIPP akan menjalankan tugas secara independen dan profesional serta berkomitmen menjaga pelaksanaan pilkada langsung berjalan jujur dan adil. KIPP berserta semua divisi yang ada akan melaksanakan tugas pemantauan secara menyeluruh disetiap agenda kegiatan pemilu 2020 dengan menjaga komitmen dan memberikan kontribusi untuk terselenggaranya pilkada serentak tahun 2020 berjalan sesuai dengan tahapan. [ZAMZ]


Selengkapnya