Berita Terkini

52

PPK PANGGUL DAPATKAN PIAGAM PENGHARGAAN : JUARA I CERITA UNIK TERBAIK PARTISIPASI MASYARAKAT

TRENGGALEK – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Panggul mendapatkan piagam penghargaan karena memenangkan lomba cerita unik terbaik di bidang sosialisasi dan partisipasi masyarakat dalam Laporan Pemilihan Serentak 2020 yang dibuatnya. Penghargaan ini diberikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek dalam acara Evaluasi Pemilihan Serentak tahun 2020. Acara ini berlangsung Kamis (28/1) di Hall Prigi Hotel Jaaz Permai Trenggalek.  Cerita unik yang dinilai terbaik ini dibuat oleh tim dari PPK Panggul yang bekerjasama dengan PPS Gayam. Kisah unik bercerita tentang bagaimana suka duka dan lucunya pembuatan video Iklan Layanan Masyarakat (ILM) oleh Tia Murdianingsih, seorang anggota PPS. Video mengambil lokasi di sebuah sungai dekat Benungan Kipik di Desa Sawahan Panggul.  Menurut Nurani, selaku Divisi Sosialisasi-Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kabupaten Trengalek, lomba menulis cerita unik ini dimaksudkan bukan hanya untuk menyemarakkan acara evaluasi yang diwarnai dengan pemberian apresiasi pada PPK atas kerja-kerjanya. Tapi juga untuk membiasakan budaya menulis di kalangan panitia. “Siapa tahu juga ada cerita-cerita unik yang jika ditulis akan membuat kita tahu, jika tidak ditulis mana kita tahu”, tegas Nurani. [Hupmas]


Selengkapnya
46

LITERASI DEMOKRASI JADI PROGRAM UNGGULAN KPU TRENGGALEK

TRENGGALEK —   Dalam acara Evaluasi Partisipasi Masyarakat Pemilihan 2020 yang digelar di Rumah Makan Mekarsari,  pada Hari Selasa tanggal 26 Januari 2021,  Nurani selaku Divisi Divisi Sosialisasi-Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Trenggalek juga mengingatkan lagi pentingnya Pendidikan Pemilih sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam demokrasi.  Terkait dengan upaya pendidikan pemilih (‘voters education’) ini, Nurani mengatakan bahwa KPU Trenggalek dengan program Literasi Demokrasi-nya bisa menjadi kegiatan unggulan yang harus terus dilakukan. Nurani menguraikan pentingnya kegiatan ini bagi penyadaran pemilih dan masyarakat secara umum. Desain kegiatan ini, paparnya, menagih proses dan tahapan kegiatan yang memungkinkan peserta tergali potensinya sebagai kalangan yang terliterasikan.  Diuraikan bahwa kegiatan Literasi Demokrasi ini adalah untuk menjaring masyarakat (terutama anak-anak muda) yang punya kepedulian pada pembentukan diri yang kritis dan analitis dalam memahami persoalan-persoalan demokrasi elektoral (Pemilu dan Pemilihan), hingga kemudian dengan desain lomba dan workshop menulis esai kritis, outputnya adalah pribadi-pribadi yang akan punya suara yang disampaikan baik lewat lisan maupun tulisan. ”Para penulis dan pegiat medsos yang telah terbrainwash ini nantinya akan jadi pelaku literasi di berbagai posisi masing-masing dengan menggunakan media, buku, koran, media online, dan media sosial”, papar Nurani.  Program yang sudah dimulai sejak Pemilu tahun 2019 dan berlanjut dalam Pemilihan 2020 ini nantinya harus tetap menjadi salah satu program unggulan tiap tahun. Di hadapan 20 peserta kegiatan Literasi Demokrasi yang hadir di acara evaluasi Parmas tersebut, Nurani juga mengucapkan terimakasih pada para pegiat literasi yang karyanya sudah terbit, juga atas partisipasinya menjadi bagian dari komponen pendidikan Pemilih dalam Pemilihan 2020. “Saya  berharap agar tradisi literasi ini akan terus dijaga selamanya”, pesan Nurani.  [Woro]


Selengkapnya
75

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN 2020 DITRENGGALEK CUKUP MEMUASKAN

TRENGGALEK — Angka partisipasi dalam hal kehadiran pemilih di TPS pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek dalam Pemilihan Serentak Lanjutan tahun 2020 cukup memuaskan. Hal itu disampaikan oleh Nurani selaku Divisi Divisi Sosialisasi-Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Trenggalek dalam acara Evaluasi Partisipasi Masyarakat Pemilihan 2020 yang digelar di Rumah Makan Mekarsari,  pada Hari Selasa tanggal 26 Januari 2021. Dalam acara yang dihadiri oleh seluruh panitia, mitra kerja, dan para pihak yang membantu sosialisasi dan pendidikan pemilih (PPK Divisi Parmas, Relawan Demokrasi, Pemantau Pemilihan, dan stakeholder pemerintah daerah) ini, Nurani memaparkan beberapa alasan yang membuat ia tidak kecewa dan cukup puas dengan capaian angka partisipasi tersebut.  Menurutnya, Pemilihan dilaksanakan dengan tantangan yang cukup berat yaitu di masa pandemi. Tapi nyatanya, sosialisasi tetap berjalan dan hasilnya adalah angka partisipasi sebesar 67, 87%. “Artinya sama dengan Pilkada 2015 yang dilakukan di era normal tanpa pandemi”, tegasnya.  Nurani mengatakan bahwa angka itu tidak mencapai target nasional yang mengambil angka 77,5%. Meskipun demikian, katanya, tidak menurunnya angka partisipasi dibanding Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati seblumnya (tahun 2015), hal ini bisa dibilang sebagai kesuksesan yang layak disyukuri. Meski demikian, ia tetap merasa bahwa angka ini harus menjadi pijakan untuk pemilihan berikutnya. “Partisipasi ini tak lepas dari peran semua pihak terutama yang hadir di acara hari ini, karena itu kami sampaikan terimakasih”, kata Nurani. [Woro]


Selengkapnya
60

KPU TRENGGALEK LUNCURKAN BUKU LITERASI DEMOKRASI : KUMPULAN ESAI KRITIS PULUHAN PENULIS TRENGGALEK

TRENGGALEK—Pada acara evaluasi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilihan Serentak Lanjutan tahun 2020 yang bertempat di Rumah Makan Mekarsari pada hari selasa (26/01/2021), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek juga meluncurkan buku “Literasi Demokrasi di Masa Pandemi”. Di hadapan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Divisi Parmas dan SDM dari empat belas kecamatan, Pemantau Pemilihan, Stakeholder, dan para penulis esai dalam buku tersebut, buku ini diapresiasi dan sedikit diulas oleh Nurani, Divisi Sosialisasi-Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM yang sekaligus juga menjadi editor buku ini. Nurani menjelaskan bahwa buku yang berisi 32 esai karya para penulis yang telah mengikuti kegiatan Literasi Demokrasi itu berisi pikiran kritis dari warga Trenggalek yang kebanyakan adalah anak-anak muda. Buku, kata Nurani, merupakan produk literasi yang menjadi barang langka. “Sedangkan kemampuan menulis sendiri merupakan kemampuan yang masih dimiliki oleh orang-orang tertentu”, tambah Nurani. Dijelaskan oleh pria berputra dua tersebut bahwa Trenggalek patut berbangga bahwa keberadaan momentum Demokrasi Elektoral (Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek dalam Pemilihan Serentak tahun 2020) direspon dengan pikiran cerdas dan kritis yang didesain melalui kegiatan Literasi ini. Nurani mengatakan bahwa proses melahirkan penulis itu adalah ikhtiar yang punya makna besar bagi peradaban. “Sedangkan menerbitkan tulisan jadi buku juga tonggak peradaban penting itu sendiri”, tegasnya. Dalam acara ini, buku “Literasi Demokrasi” dibagi-bagi secara gratis pada para peserta acara Evaluasi. Sementara itu para penulis dalam buku tersebut diharapkan menjadikan penerbitan karyanya sebagai awalan yang akan terus dipupuk sehingga tradisi menulis dengan menyuarakan pikiran untuk menyikapi fenomena demokrasi akan dilanjutkan. “Demokrasi tak berhenti pada ‘nyoblos’ di TPS, tapi terus bersuara dan bergerak menyikapi keadaan, terutama kekuasaan yang timpang”, tambah Nurani. [Woro]


Selengkapnya
48

KPU TRENGGALEK ADAKAN EVALUASI HUKUM DAN PENGAWASAN PEMILIHAN 2020

TRENGGALEK — Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek dalam Pemilihan Serentak Lanjutan tahun 2020 sudah selesai. Meski demikian, KPU Kabupaten Trenggalek harus melakukan tahapan evaluasi tahapan kegiatan yang sudah dilakukan. Menariknya, masing-masing divisi  melalakukan kegiatan evaluasi untuk kegiatan dalam lingkup divisinya.  Salah satunya adalah Divisi Hukum dan Pengawasan yang dikordinir oleh Imam Nurhadi. Kegiatan Evaluasi bidang Hukum dan Pengawasan ini dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 26 Januari tahun 2020. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB. Selain oleh KPU Kabupaten Trenggalek, juga hadir Bawaslu dan pengawas tingkat kecamatan (Panwascam), PPK divisi Hukum dan Pengawasan, dan stakeholder mulai dari Kapolres, Dandim, an Bagian Hukum Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek.  Setelah acara seremonial, dalam sambutannya Imam Nurhadi, Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Trenggalek, kegiatan evaluasi ini merupakan upaya untuk bekal dalam membuat planing yang lebih baik lagi dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan kedepannya. “Sebab evaluasi ibarat upaya ‘ndilok githok’, yang tidak mungkin kita lakukan tanpa bantuan pihak lain”, tegasnya.  Memasuki acara sesi  penyampaian evaluasi, saran, dan masukan dari stake holder yang hadir, Kapolres Trenggalek  menyampaikan terkait langkah-langkah polres dalam ikut serta meningkatkan partisipasi masyarakat dengan menerapkan sanksi dan penghargaan terhadap seluruh Kapolsek yang ada di trenggalek.  Sementara itu, Kabag Hukum yang menyampaikan perlunya sebuah konsensus ketika regulasi dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan belum menyentuh hal-hal yang sifatnya teknis tertentu. Juga ada masukan dari Bawaslu dan Panwascam yang menyampaikan berbagai pelanggaran yang terjadi di masing-masing tahapan, meski dalam realisasinya sudah ada tindaklanjut dari KPU dan PPK. [Rani]


Selengkapnya
50

KPU TRENGGALEK BERI PENGHARGAAN PPK DURENAN SEBAGAI PPK TERBAIK DALAM PEMILIHAN TAHUN 2020

TRENGGALEK—Panitia pemilihan Kecamatan (PPK) Durenan mendapatkan penghargaan sebagai PPK terbaik pertama Se Kabupaten Trenggalek. Hal itu dilakukan  dalam Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Trenggalek Tahun 2020, yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Trenggalek di Hall Prigi, Hotel Ja’as Permai hari ini, tanggal 26 Januari 2021.  PPK Durenan dianggap  mampu memberikan dedikasi terbaiknya menuntaskan tahapan-tahapan sesuai dengan protokol covid-19 serta undang-undang dan PKPU yang berlaku secara kolektif kolegial. Ainun kurniansyah sebagai ketua PPK Durenan mengatakan  bahwa kunci sukses dalam penyelenggaraan ini adalah kekompakan semua tim dan saling melengkapi demi menuntaskan tugas dengan baik. “KPU kabupaten Trenggalek melihat kami punya SDM yang paling bisa diandalkan dan paling kompak”, tegasnya.  Selain  penghargaan utama itu, PPK Durenan juga menyabet banyak penghargaan di bidang lainnya. Di antaranya adalah Peringkat Ke-1 Cerita Unik Keuangan & Logistik; Peringkat Ke-1 Best Practice Divisi Teknis; Peringkat Ke-3 Cerita Unik Divisi Perencanaan Dan Data;  Terbaik Ke-1 Divisi Hukum dan  Pengawasan;  Terbaik Ke-2 Kecepatan Dan Ketepatan SIREKAP; Terbaik Ke-2 Best Practice Divisi  Sosialisasi Dan Parmas.    “Semoga ini menjadi baromater untuk PPK Durenan kedepanya, bisa terus mempertahankan sebagai PPK terbaik se Kabupaten Trenggalek dan semoga pemilihan dan pemilu selanjutnya kami masih dilibatkan”, tambah Ainun. [Fendi]


Selengkapnya