Berita Terkini

62

KPU TRENGGALEK HADIRI RAKOR DIVISI TEKNIS KPU SE-JATIM

Kemarin (Selasa, 29/11/2016), Divisi Teknis KPU kabupaten Trenggalek menghadiri rapat kordinasi Divisi Teknis KPU Kabupaten/Kota se-Jatim bersama Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur. Acara ini membahas   tentang  Dokumen Teknis Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, serta Pilkada.   Rakor yang dimulai pada pukul 10 pagi di lantai II Kantor KPU Jatim, jalan Raya Tenggilis Nomor 1-3 Surabaya. Dalam sambutannya, Ketua Panitia acara ini yang sekaligus Kepala Bagian Hukum; Teknis dan Hupmas KPU Jatim,   Slamet Setidjoaji,  menngatakan bahwa tujuan rapat kordinasi tersebut adalah untuk  menyeragamkan program kerja antara KPU kabupaten/kota dengan KPU Provinsi. Slamet mengatakan bahwa rapat kordinasi ini juga akan meminta KPU Kabupaten/Kota untuk  membawa daftar usulan program kerja Divisi Teknis Tahun 2017.  Slamet menambahkan, rapat kordinasi teknis ini juga  mengevaluasi kinerja Divisi Teknis dalam penyelenggaraan Pemilu Legislatif Tahun 2014, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014, serta Pilkada Serentak Tahun 2015. Sedangkan Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito, dalam sambutannya mengatakan bahwa hasil rapat tersebut akan dibawa ke tingkat nasional sebagai masukan kepada kebijakan KPU RI.  “Rapat ini penting karena akan dibawa ke tingkat KPU RI untuk dijadikan masukan agar kebijakan dan program kerja ke depan bisa lebih baik lagi”, tegas Eko. Setelah  acara  pemaparan dari Divisi Teknis KPU Jatim, Muhammad Arbayanto, masuklah sesi di mana peserta rapat memberi masukan tentang  program kerja KPU untuk tahun 2017. Di sini para peserta rapat mengisi daftar usulan program kerja tahun 2017, hasil evaluasi kinerja tahun 2016, serta daftar inventarisir kerja 38 Divisi Teknis, KPU kabupaten/ kota.   Dari KPU Kabupaten Trenggalek yang hadir dalam acara ini adalah Suripto, Divisi Teknis sekaligus ketua KPU Kabupaten Trenggalek. Rapat kordinasi ini selesai pukul 15.00. [Hupmas]


Selengkapnya
68

SIARAN ON AIR KPU TRENGGALEK DI RADIO RPKT

Dalam rangka memassifkan persebaran informasi tentang demokrasi dan kepemiluan, KPU Kabupaten Trenggalek kembali melakukan siaran on air di radio. Masih di Radio RPKT Praja Angkasa Trenggalek yang telah menjadi mitra penyebaran informasi. Hari Rabu (30/11/2016), tepat hari akhir bulan November, petugas sosialisasi dari KPU Kabupaten Trenggalek sudah tiba di kantor Radio RPKT Praja Angkasa sekitar pukul 09.40. Sambil menunggu jam siaran yang akan dimulai pukul 10.00 mereka diterima oleh Raras, salah satu penyiar dan yang akan memandu jalannya siaran. Raras rupanya sudah tahu bahwa yang akan menjadi narasumber adalah komisioner yang berbeda dengan sebelumnya. Sejak KPU Kabupaten Trenggalek mendapatkan jadwal yang lumayan padat untuk sosialisasi lewat radio, disusunlah jadwal siaran dengan petugas siaran dengan membagi para komisioner dan para pegawai (terutama dari Subagian Teknis dan Hupmas) sebagai pendamping. Karena itulah, hari ini yang mendapatkan giliran adalah Nur Huda, komisioner KPU kabupaten Trenggalek yang membidangi Divisi Keuangan dan Logistik. Huda didampingi Atok Kris Supanto staf di subagian Teknis dan Hupmas. Tema yang dipilih dalam siaran hari ini adalah tentang “Menyikapi Logistik Sisa Pemilu”. Huda menjelaskan bahwa penyikapan terhadap surat-surat suara dan arsip lainnya meskipun pemilu sudah selesai menunjukkan bahwa KPU memang akan terus bekerja meskipun sedang tidak ada tahapan penyelenggaraan pemilihan umum. “Jadi, intinya memang selalu ada kegiatan meskipun tahapa pemilu tidak ada”, kata Huda. Ia menjelaskan bahwa logistik pemilu adalah barang yang dibiayai oleh negara, sehingga dalam menyikapinya juga harus menatuhi aturan yang ada, tidak bisa dilakukan dengan seenaknya. Iapun menceritakan bahwa penghapusan atau peniadaan surat suara dari penyelenggaraan pemilu legeslatif dan plipres 2014 dan pemilihan gubernur 2013 saat ini sedang menjadi kesibukan KPU. Tambah Huda, mengingat waktunya memang sudah memenuhi syarat untuk dihapuskan, dan tentunya tahapannya sesuai aturan, misalnya saat ini KPU Trenggalek sedang kerjasama dengan lembaga lelang negara untuk melelang barang-barang tersebut. “Prinsipnya ia adalah barang milik negara, tak boleh dibuang atau dihancurkan karena kalau masih memiliki nilai untuk dijual, uang masuk ke khas negara”, tambah Huda. Acara siaran berlangsung hingga pukul 11.00 WIB. Hingga akhir tahun 2016 ini, KPU Kabupaten Trenggalek masih ada  beberapa waktu jadwal siaran, selain di RPKT Trenggalek juga di Radio Fortuna FM. [Hupmas]


Selengkapnya
59

KPU TRENGGALEK GELAR JUMAT BERSIH LAGI

Kegiatan Jumat Bersih digelar lagi di KPU Kabupaten Trenggalek. Meskipun tak diikuti semua pegawai karena sebagian melaksanakan kegiatan jalan sehat, kegiatan membersihkan rumput dan merapikan halaman ini digelar. Memang sudah lama tidak dilakukan kegiatan Jumat Bersih. Selama ini, untuk hari Jumat tiap minggu, para pegawai lebih banyak melakukan aktivitas Jumat Sehat dengan acara yang kebanyaka adalah jalan-jalan sehat. Tiba-tiba pagi tadi (Jumat, 25/11/2016), Priyo Cahyono seorang  pewagai kontrak mengusulkan agar dilakukan bersih-bersih dan mencabuti rumput yang mulai tumbuh lebat di halaman, bahkan muncul dari sela-sela paving. “Hujan tiap hari akhir-akhir ini tampaknya menyebabkan tanaman cepat tumbuh subur tanpa kami sadari”, kata Priyo. Trenggalek selama beberapa bulan terakhir memang bercuaca basah, bahkan beberapa kali mengalami hujan cukup lebat dan angin kencang hingga salah satu pohon di samping kantor KPU Kabupaten Trenggalek, atau tepatnya depan kantor Dinas Koperindagtamben Kabupaten Trenggalek, roboh. Selokan yang mengalir depan kantor memang bersih. Tapi rumput dan gulma cepat sekali tumbuh. Karena itulah, tanpa disadari ternyata pertumbuhannya sudah meninggi dan jumlahnya cukup banyak. Oleh karena itulah, diperlukan upaya untuk membersihkan dan mencabuti rumput dan tumbuhan liar itu agar suasana halaman jadi bersih. [Hupmas]


Selengkapnya
69

PENGAJUAN BANTUAN KEUANGAN PARTAI AMANAT NASIONAL DIVERIFIKASI HARI INI

Pengajuan bantuan keuangan untuk Partai Amanat Nasional (PAN) Trenggalek diverifikasi hari ini (Jumat, 25/11/2016). Anggota KPU Kabupaten Trenggalek yang tergabung dalam tim verifikasi, yaitu Nur Huda, memberikan informasi bahwa PAN adalah partai yang paling belakangan dalam mengurus pengajuan bantuan keuangan untuk partai politik. “Mungkin salah satunya karena dinamika organisasi yang membentuk kepengurusan baru melalui musyawarah tingkat kabupaten paling akhir dibanding partai lain”, papar Huda. Partai Amanat Nasional (PAN) Trenggalek  telah mengajukan permohonan bantuan parpol  beberapa hari yang lalu melalui surat Nomor PAN/13.35/K-WKS/22/XI/2016. Untuk mendapatkan bantuan keuangan partai politik, persyaratan yang disertakan harus lengkap dan memenuhi persyaratan sebagaimana diatur oleh peraturan yang berlaku. Panitia atau tim verifikasi yang terdiri dari perwakilan KPU Kabupaten Trenggalek, Bakesbangpol, Inspektorat, Bagian Hukum Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek, BPKAD Kabupaten Trenggalek mulai melakukan rapat verifikasi sejak pukul 09.00 hingga pukul 11.00. Berdasarkan rapat, disepakati bahwa hasil dari verifikasi memutuskan bahwa PAN Trenggalek masih perlu ada melakukan pembenahan terhadap  persyaratan yang diajukan. Hal yang harus dibenahi adalah tandatangan pengajuan yang ditandatangani wakil sekretaris PAN tingkat kabupaten, seharusnya ditandatangi oleh sekretaris tingkat kabupaten. Legalisir SK dari propinsi terkait kepengurusan baru tertandatangan wakil sekretaris pengurus propinsi seharusnya ditandatangani sekretaris PAN tingkat propinsi. Keputusan itu sesuai dengan Peraturan Bupati Trenggalek Nomor 7 Tahun 2015. Pada Pasal 9 Ayat 2 ditegaskan bahwa surat permohonan harus ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris. [Hupmas]


Selengkapnya
65

KPU SIARAN ON AIR TENTANG VERIFIKASI PARTAI POLITIK DI RADIO RPKT TRENGGALEK

Kegiatan sosialisasi dan penyebaran informasi  lewat media radio kembali dilakukan oleh KPU Kabupaten Trenggalek. Kali ini masih melalui radio yang menjadi mitra dari KPU Kabupaten Trenggalek, Radio RPKT yang terletak di barat alun-alun Kabupaten Trenggalek. Siaran kali ini mengambil topik tentang verifikasi partai politik menjelang pemilu 2019. Dari KPU Kabupaten Trenggalek hadir sebagai narasumber Divisi Hukum, Patna Sunu, didampigi oleh Puguh Budi Utomo kasubag teknis dan hupmas. Dipandu oleh penyiar Raras, Patna Sunu memulai sosialisasi dengan mengatakan bahwa  sementara ini yang masih dijadikan dasar hukum adalah peraturan yang sudah ada. Menurut Sunu, secara prinsip tentang keberadaan partai politik diatur oleh UU Nomor 2 Tahun 2011 yang merupakan Perubahan dari UU Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik. Juga ditambah aturan tentang penyelenggaraan pemilu, yaitu UU Nomor 8 Tahun 2012 Tentang Pemilihan Umum DPRRI, DPRD, dan DPD. Secara prinsip, menurut Patn Sunu, partai politik sebagai peserta pemilu harus memenuhi kriteria dan sah tidaknya sesuai kriteria itu harus diverifikasi. Untuk menjadi partai politik yang sah, parpol harus diverifikasi oleh Departemen Hukum dan HAM (Depkumham). Selanjutnya jika parpol ingin menjadi peserta pemilu, harus diverifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum. “Verifikasi ini bersifat administratif dan faktual atau di cek di lapangan”, tegas Sunu. Patna Sunu juga memberikan informasi bahwa hingga saat ini, parpol baru yang lolos verifikasi Depkumham barulah Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dan nantinya, jika peraturan seperti sebelumnya masih diberlakukan, semua parpol baik yang lama untuk menjadi peserta pemilu oleh KPU RI akan diverifikasi oleh KPU. Kegiatan sosialisasi di radio ini, meski tidak ada penanya atau interaktif on air, setidaknya bisa bermanfaat untuk menambah wawasan bagi masyarakat yang mendengarkan acara ini. Selama kurang lebih satu jam, KPU kabupaten Trenggalek menyampaikan sosialisasi,di mulai jam 10.00 hingga pukul 11.00 WIB. Setidaknya hingga akhir tahun 2016, KPU Kabupaten Trenggalek masih akan terus diberikan jadwal siaran secara terjadwal oleh radio yang berada di bawah kordinasi Pemerintah daerah Kabupaten Trenggalek ini. [Hupmas]


Selengkapnya
97

PROFIL MUHAMMAD ILHAM YUSUF ROSYIDI, KETUA PANITIA PILKOSIS MTsN PANGGUL YANG JAGO PIDATO BAHASA INGGRIS

Menyelenggarakan suatu pemilihan tidak mudah karena berkaitan dengan mengorganisir banyak orang dan aktivitas berkaitan dengan bagaimana suatu aturan dan teknis diterapkan dan membutuhkan kecakapan komunikasi menggerakkan seluruh sumber daya yang ada. Tapi mungkin bagi Muhammad Ilham Yusuf Rosyidi, Ketua Panitia Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS di MTsN Panggul kemarin (Senin, 23/11/2016). Ia adalah ketua OSIS periode 2015-2016, yang posisinya sudah diganti dengan terpilihnya pasangan Ayu dan Dicka sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS baru (periode 2016-2017). Website KPU Trenggalek tertarik untuk mengangkat profil Ketua Panitia ini setelah hadirin termasuk Ketua KPU Kabupaten Trenggalek, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat dan staf yang hadir dalam acara Pilkosis tersebut merasa terpesona dengan pidato sambutannya yang luar biasa. “Wah, anak ini luar biasa sambutannya, mengena sekali dan wawasannya luas”, kata Suripto Ketua KPU Kabupaten Trenggalek pada Kepala Madrasah yang berada di sebelahnya. Dalam pidatonya, Muhammad Ilham Yusuf Rosyidi, selain mengucapkan terimakasih pada teman-teman panitia dan pihak pembina, juga bicara layaknya seorang dewasa. Ia menjelaskan tentang apa itu demokrasi dan kenapa demokrasi sekolah harus ada. Bahkan ia juga menjelaskan dan menilai demokrasi yang sedang berjalan di Indonesia. Juga bicara soal Donald Trump dan pemilu Amerika Serikat (AS) yang baru aja berlalu. “Untuk ukuran anak seumur gitu, ia kelewat maju”, komentar Nurani Divisi SDM dan Parmas KPU Trenggalek. Lalu tim Hupmas KPU Kabupaten Trenggalek mencoba menggali infomasi tentang sosok remaja yang sekarang duduk di kelas VIII tersebut. Bahkan tim Hupmas sempat melakukan wawancara dengannya. Di tengah kesibukannya pindah-pindah tempat dari satu tempat ke tempat lainnya untuk mengawal anak buahnya di kepanitiaan,mulai TPS 1-3 hingga kordinasi dengan guru-guru pembina, tim Hupmas sempat  bertanya beberapa hal. Ilham adalah Ketua OSIS yang setahun sebelumnya sebenarnya terpilih dengan beda suara yang cukup tipis, tapi dia memang telah membawa  banyak kegiatan di sekolah. Prestasinya lumayan luar biasa. Ia dikenal dengan kemampuannya berpidato Bahasa Inggris dan memenangkan berbagai lomba bidang tersebut. Kemampuannya berbahasa Inggris disebabkan karena lingkungan keluarganya. Bapaknya, Saekoni, adalah tutur Bahasa Inggris di lembaga kursus bahasa Inggris Yaspa English Training Panggul yang punya murid lumayan banyak. Sedangkan Ibunya, bu Nurrofik Kartika Wati juga seorang guru Bahasa Inggris di SMPN 1 Panggul. Dari pasangan pria asal Desa Semarum-durenan, Saekoni alumni BEC (Basic Engglish Course) Pare-Kediri dan Kartikawati, Ilham adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Kakak pertamanya sedang menempuh Pendidikan Profesi Dokter dan kakak keduanya juga masih kuliah. Sedangkan adiknya masih kecil. Ilham yang kelahiran 31 Agustus 2002 ini  mengaku tidak banyak ikut organisasi, ia hanya ingin fokus di akademik dan organisasi yang tak terlalu banyak. OSIS adalah organisasi pilihannya dan di kelas IX ini ia ingin fokus untuk belajar menghadapi ujian dan mempersiapkan jenjang pendidikan selanjutnya. [Hupmas]


Selengkapnya