Berita Terkini

66

AKSI DONOR DARAH KOMISIONER DAN PEGAWAI KPU TRENGGALEK

Adalah Suripto, ketua KPU Kabupaten Trenggalek, yang meyakini  analisa medis bahwa melakukan donor darah secara rutin tiap tiga bulan sekali membuat tubuh justru menjadi sehat. Karena itulah, tiap tiga bulan sekali ia melakukan donor darah. Dan ketika jadwal donor darah bukan hari libur, maka seperti biasanya ia mengajak rekan kerjanya di kantor KPU kabupaten Trenggalek untuk ikut berdonor darah. Siang itu (Senin, 03/07/2017), hari pertama setelah libur lebaran, Suripto mengajak komisioner lain, Nur Huda dan Nurani, untuk berangkat ke kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Trenggalek. Yang lain pun tak lupa diajak. Kemudian tambah satu lagi komisioner yang ikut, yaitu Gembong Derita Hadi. Kemudian tambah satu orang lagi, yaitu Kasubag Program dan Data, Sujoko. Sekitar jam 11.30 mereka berlima menuju kantor PMI. Diterima oleh petugas, mereka langsung mengisi administrasi. Setelah itu masing-masing  bergiliran melakukan cek tensi darah. Kemudian satu persatu diambil darahnya. Menurut Suripto, dirinya mengaku rutin melakukan donor darah karena melihat manfaatnya. Menurut komisioner yang sudah 12 tahun menjabat ini, manfaat yang didapat bagi si pendonor antara lain adalah untuk melindungi jantung, menurunkan resiko terkena kanker, membantu menurunkan level zat besi dalam darah,  dan pembaharuan sel-sel darah secara rutin. “Belum lagi manfaat kemanusiaan, di mana kita menolong orang lain yang butuh darah kita”, papar pria bergolongan darah B ini. [Hupmas]


Selengkapnya
40

RPP "VOTE" KPU TRENGGALEK KETAMBAHAN MATERI BUKU CERDAS BERDEMOKRASI

Selasa, 04 Juli 2017, KPU Kabupaten Trenggalek menerima buku “Seri Pendidikan Politik: Cerdas Berdemokrasi”. Buku-buku ini adalah buku  bacaan untuk segmen masyarakat yang menjadi sasaran pendidikan pemilih, diterbitkan oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI). Buku yang dikirim melalui jasa pengiriman ini diterima Puguh Budi Utomo, Kasubag Teknis dan Hupmas. Buku “Seri Pendidikan Pemilih” ini terdiri dari empat jenis mewakili segmen Anak Muda, Perempuan, Masyarakat Pinggiran, dan Umat Beragama. Masing-masing judul (jenis) ada dua eksemplar. “Total buku yang dikirim ada delapan eksemplar”, paparnya. Menurut Puguh, buku-buku tersebut akan sangat bermanfaat karena bisa menambah materi bahan bacaan yang ada di Rumah Pintar Pemilu (RPP) “Vote” yang sakah satu kegiatannya adalah menyediakan bahan bacaan untuk para pengunjung. Selain itu, buku-buku tersebut sangat sesuai dengan upaya melakukan pendidikan pemilih yang menjadi “center” di RPP Vote. Sementara itu, menurut Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM&Parmas), Nurani, buku seri pendidikan pemilih ini isinya amat mudah dipahami dan kontekstual, mengajak masing-masing segmen pemilih memahami isu-isu di dunianya masing-masing. Buku tersebut juga memberikan motivasi dan jalan keluar untuk menghadapi situasi politik yang masih belum berpihak pada rakyat. “Buku ini memberi jalan untuk berpartisipasi bagi pemilih dan segmen masyarakat agar mereka tak hanya jadi objek politik semata”, tegas Nurani. [Hupmas]


Selengkapnya
40

MEMASUKI SEMESTER KEDUA 2017, KPU TRENGGALEK BERTEKAD TERUS MAKSIMALKAN KINERJA

Tidak terasa perjalanan kegiatan di lembaga-lembaga pemerintah sudah memasuki semester kedua untuk tahun kinerja 2017 ini, termasuk di KPU Kabupaten Trenggalek. Sejak awal KPU Kabupaten Trenggalek, sebagai lembaga pemerintah yang melakukan kegiatan berdasarkan apa yang direncanakan sesuai DIPA 2017, telah berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja sesuai apa yang telah diamanatkan padanya sebagai lembaga publik di bidang kepemiluan dan demokrasi. Itulah yang melatarbelakangi dilaksanakannya rapat pleno perdana memasuki  semester kedua tahun 2017 sebagaimana diungkapkan oleh Ketua KPU Kabupaten Trenggalek Suripto. Memimpin langsung jalannya rapat pleno mingguan yang dilakukan di ruang diskusi Rumah Pintar Pemilu (RPP) Vote, Suripto mengajak untuk membahas aksi kinerja yang harus dikawal agar apa yang sudah diprogramkan berdasarkan DIPA 2017 dapat terealisasikan dengan baik serta menghasilkan serapan anggaran yang maksimal. Rapat  pleno mengidentifikasi beberapa program  kegiatan apa yang sudah dan belum dilakukan. Meskipun kegiatan berbasis anggaran tinggal menunggu realisasi anggaran yang sifatnya lebih banyak yang bersifat rutin seperti belanja pegawai dan biaya perawatan kendaraan, Suripto tetap mengajak agar program kegiatan bisa berjalan secara maksimal. “Tetep harus kita maksimalkan program yang sifatnya non-budgeter, seperti RPP dan persiapan pemilihan Gubernur 2018 yang akan mulai di semester kedua tahun ini”, kata Suripto. Dalam rapat ini, Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM&Parmas), Nurani, memberikan informasi bahwa masa aktif website KPU Kabupaten Trenggalek akan segera  habis di pertengahan bulan Juli ini. Sehingga ia mengusulkan agar segera  ada tindakan memperpanjang masa aktif website tersebut. “Jangan sampai terlambat karena nanti terjadi hal-hal yang tak diinginkan, mengingat website adalah corong lembaga”, tegas Nurani.  [Hupmas]


Selengkapnya
50

UCAPAN MINTA MAAF MEWARNAI RAPAT PLENO PASCA LIBUR LEBARAN

Rapat Pleno digelar seperti biasanya, tiap hari Senin. Tapi rapat Pleno kali ini tergolong istimewa karena digelar setelah liburan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah. Salah satu keistimewaannya adalah adanya kegiatan saling bersalaman dan ucapan “Mohon Maaf Lahir Batin”. Ucapan ini dimulai oleh Suripto, Ketua KPU Kabupaten Trenggalek selaku pimpinan rapat. Kemudian diikuti oleh semua peserta rapat yang terdiri dari para kasubag, bendahara, dan komisioner. Suripto mengatakan bahwa ucapan permohonan maaf ini penting dilakukan secara langsung, meskipun ucapan yang sama dan hampir sama sudah bertebaran di grup WA KPU Kabupaten Trenggalek yang merupakan sarana interaksi informal di luar kegiatan formal sehari-hari di kantor KPU Kabupaten Trenggalek. “Saya sampaikan lagi dalam rapat ini agar untuk menegaskan bahwa marilah kita secara kuat meminta maaf dan saling memaafkan”, tegas Suripto. Ia menambahkan bahwa dengan Hari Raya Idul Fitri, maka harus ada perubahan menuju kinerja yang lebih baik, terutama menghadapi program kinerja di semester kedua tahun 2017 yang mulai masuk sejak bulan  Juli. Rapat pleno kali ini dilakukan di ruang diskusi Rumah Pintar Pemilu (RPP) Vote. Tema rapat adalah rencana aksi kinerja dan anggaran bulan Juli. Rapat dimulai pukul 10.00 dan berakhir hingga pukul 11.30 WIB. [Hupmas]


Selengkapnya
43

KPU TRENGGALEK HADIRI RAKERNIS PENGELOLAAN KEUANGAN

Upaya meningkatkan kapasitas dalam hal pengelolaan keuangan terus dilakukan oleh jajaran Komisi Pemilihan Umum. Karena itulah, pada Selasa (20/06/2017) kemarin,  KPU Kabupaten Trenggalek menghadiri Rapat Kerja Teknis Peningkatan Kapasitas Bendahara dan Pengelolaan Keuangan KPU Provinsi dan KPU Kab/Kota se-Jawa Tumur di Surabaya. Dari KPU Kabupaten Trenggalek, yang hadir adalah Sujoko Kasubbag Program dan Data, mewakili kasubag Teknis yang sedang sakit, bersama dengan Minuk Wijayanti selaku Bendahara KPU Kabupaten Trenggalek. Perwakilan KPU dari 38 kabupaten/Kota se Jawa Timur hadir dalam acara yang berlangsung selama sehari penuh ini. Acara dilaksanakan di Aula KPU Propinsi Jawa Timur. Narasumber acara ini antara lain  Staf Biro Keuangan KPU RI, Pejabat Kanwil Dirjen Perbendaharaan dan Belanja Negara Provinsi Jawa Timur. Eko Sasmito Ketua KPU Jawa Timur dalam sambutannya menekankan pentingnya tata kelola yang baik untuk mewujudkan lembaga KPU yang akuntabel sebagai lembaga publik. Eko menegaskan bahwa pengelolaan keuangan harus dilakukan dengan penuh kejujuran, kehati-hatian dan sesuai dengan aturan yang berlaku. “Transparansi dan tanggung jawab merupakan hal yang mutklak harus dilakukan”, tegas Eko. Sementara itu Dalam Dewita Hayu Sinta atau akrab dipanggil Sisin memberikan materi tentang Pengelolaan Belanja Hibah. Sisin mengatakan bahwa pengelolaan anggaran selain aksesibel harus bersifat akuntabel. Artinya, menurut perempuan kelahiran Blitar itu,  harus dipertanggungjawabkan secara menyeluruh oleh pengguna anggaran sehingga pelaksanaan oemilihan kepala daerah sukses pelaksanaan dan pertanggungjawaban keuangannya. Sementara itu, Pejabat Kanwil Dirjen Perbendaharaan dan Belanja Negara Provinsi Jawa Timur memaparkan tentang mekanisme pencairan hibah.    Di sesi terakhir dipaparkan materi pembukuan belanja hibah bendahara pengeluaran pembantu melalui aplikasi SILABI. Acara ditutup dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Juga dilakukan sholat berjamaah bersama. [Hupmas]


Selengkapnya
42

KETUA KPU TRENGGALEK DIUNDANG ACARA TEMU RENUNI PERANTAU TRENGGALEK

Bukannya menikmati liburan bersama keluarga, ternyata Ketua KPU Kabupaten Trenggalek bakal mendapatkan kesibukan lain  berupa kegiatan yang mewakili KPU Kabupaten Trenggalek. Pasalnya, sehari sebelum liburan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1438 H ada undangan dari Bupati Trenggalek untuk hadir pada lebaran kedua di Pendopo Kabupaten Trenggalek. Itu adalah acara para perantau Trenggalek di luar Kabupaten yang setiap tahun mengadakan reuni atas inisiatif Bupati Trenggalek. Para perantau ini rata-rata merupakan orang yang lahir dan besar di Trenggalek, lalu berkecimpung di luar daerah dengan berbagai kesibukan. Tak jarang dari mereka adalah orang sukses di bidangnya masing-masing yang berasal dari Trenggalek. Para perantau ini pulang kampung ketika lebaran tiba untuk bersilaturahmi bersama keluarganya di kota kelahiran. Untuk merekatkan tali persaudaraan dan menjalin silaturahmi dengan para perantau itu, pemerintah kabupaten Trenggalek mengadakan jamuan dan keakraban di pendopo. Menanggapi undangan tersebut, Ketua KPU Suripto berusaha ingin hadir. Tetapi, ia akan menyesuaikan jadwal  pribadi yang juga biasa dilakukan setiap hari raya. Suripto menambahkan, jika tidak bisa hadir ia akan menunjuk wakil dari komisioner untuk bisa hadir. “Tapi akan saya usahakan untuk hadir jika tidak ada agenda lebaran yang bertabrakan”, paparnya. Libur cuti bersama Hari Raya tahun ini  biasanya dimanfaatkan oleh komisioner dan pegawai KPU Kabupaten Trenggalek untuk melakukan silaturahmi. Sedangkan acara halal-bihalal  bersama akan dilangsungkan setelah masuk kerja. Setelah Hari raya Idul Fitri juga masih ada ritual budaya yang cukup penting di Trenggalek, yang disebut tradisi kupatan. Biasanya juga ada acara makan kupat di kantor KPU kabupaten Trenggalek di hari Kupatan yang jatuh  pada seminggu setelah Hari raya lebaran. [Hupmas]


Selengkapnya