Berita Terkini

40

KPU TRENGGALEK KAMPANYEKAN LITERASI MEDIA UNTUK DEMOKRASI

Kerjasama antara KPU kabupaten Trenggalek dengan radio pemerintah daerah terus berjalan erat. Alah satunya adalah kerjasama siaran tentang tema demokrasi dan pemilu. Karena itulah, pada hari ini, Rabu (07/06/2017), KPU Kabupaten Trenggalek kembali melakukan siaran sosialisasi di Radi Pemerintah Kabupaten Trenggalek (RPKT) Praja Angkasa. Tema yang diangkat kali ini adalah tentang “Menyemaikan Demokrasi di Era Medsos”, dengan narasumber Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM dan Parmas) KPU Kabupaten Trenggalek, Nurani. Pemandu acara talkshow di udara  ini adalah masih seperti sebelumnya, Raras, penyiar senior Radio RPKT Praja Angkasa. Dalam kesempatan ini Nurani menjelaskan bahwa era Media Sosial adalah kesempatan yang luar biasa sebagai ruang untuk berdemokrasi sebab tiap orang yang punya media sosial punya peluang untuk menjadi penyampai informasi. Berbeda dengan era sebelumnya, di mana media hanya milik orang-orang yang berpunya dalam artian punya modal besar. Sehingga hanya sedikit orang yang punya media. Sedangkan, tegas Nurani, di era medsos, tiap individu punya medianya sendiri. “Dari hanya penerima pesan, tiap orang punya media untuk menyampaikan pesan, bukan hanya hak untuk mendapat pesan tapi juga hak untuk memberi pesan”, papar Nurani. Nurani juga menegaskan bahwa kekhawatiran tentang bahaya kebebasan informasi adalah hal yang berlebihan. Sebab, tegas Nurani, kebebasan informasi adalah akibat dari kemudahan akses informasi yang disokong oleh perkembangan material teknologi.  “Yang perlu dilakukan adalah bukan bersifat konservatif, tapi justru melakukan yang disebut literasi media, termasuk media sosial”, kata pria berkepala botak ini. Literasi media diartikan sebagai kemampuan pengguna media agar memahami tiap informasi yang ada, baik tindakan menerima maupun menyebarkan informasi. Menurut Nurani, kemampuan membaca secara kritis informasi, pengetahuan tentang siapakah si penyampai informasi, kepentingan dan efek apa dari disebarkannya informasi tersebut, merupakan bagian dari kegiatan literasi media. “Jangan langsung menyebarkan berita atau info, tanpa paham dulu apa isinya dan apa efeknya”, tegas pria berputra dua itu. Terakhir, Nurani juga menjelaskan tentang bagaimana KPU juga memanfaatkan kemajuan  teknologi informasi untuk melakukan pelayanan informasi, terkait dengan keberadaan dan pengelolaan e-PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi secara elektronik) di KPU, termasuk KPU kabupaten Trenggalek. [Hupmas]


Selengkapnya
40

KPU TRENGGALEK HADIRI RAPAT PIMPINAN PERSIAPAN PILKADA 2018 DAN PEMILU 2019

Hari ini (Selasa, 06/06/2017) KPU Kabupaten Trenggalek menghadiri acara Rapat Pimpinan bersama KPU Propinsi Jawa Timur dan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur yang diselenggarakan di Aula KPU Kabupaten Sidoarjo. Dari KPU Kabupaten Trenggalek, Ketua KPU Kabupaten Trenggalek Suripto dan Sekretaris KPU Kabupaten Trenggalek Wiratno, bersama Ketua dan Sekretaris KPU Kabupaten/Kota lainnya. Acara yang dimulai tepat pukul 14.00 ini bertujuan untuk melakukan kordinasi dalam kaitannya dengan persiapan momen pemilihan yang akan terselenggara mulai tahun depan yang tahapannya sudah masuk pada tahun 2017 ini. Rangkaian acara diawali dengan  menyanyikan lagu Indonesia raya, kemudian dilanjutkan dengan pidato Sambutan Selamat datang dari Ketua KPU Kab. Sidoarjo Moh. Zaenal Abidin. Setelah pidato ucapan selamat datang tersebut, dalam sambutanya Sekretaris KPU Jatim H. Eberta Kawima, SH, Msi mengatakan bahwa  Rapim ini merupakan konsolidasi yang  diselenggarakan  dalam rangka mendapatkan pemahaman yang sama untuk sama-sama melakukan persiapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur  2018 dan Pemilu Legeslatif dan Pemilu Presiden 2019. “Rapat ini akan membahas  Anggaran Pilkada  2018, progres pemutakhiran data pemilih, laporan Rumah Pintar Pemilu, dan tindaklanjut temuan BPK”, tegas Kawima. Sementara itu Ketua KPU Propinsi Jawa Timur Eko Sasmito menyampikan beberapa informasi terkait perkembangan kinerja KPU.  Ia menyampaikan tentang Rapim sebelumnya di Bandung di mana Ketua KPU RI  memesan pada seluruh jajaran KPU agar kinerja dan laporan kinerja dan keuangan harus menjadi perhatian. “Secara umum sudah baik, tapi harus terus diperbaiki”, tegas Eko Sasmito. Eko menambahkan bahwa saat ini antara KPU RI dan pemerintah Jokowi sedang membentuk gugus tugas  agar tahun depan hasil pemeriksaan keuangan KPU masuk kategori Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Eko juga menginformasikan tentang UU Pemilu yang hingga saat ini masih terus dibahas  dan belum selesai. “Kita hanya bisa menunggu bagaimana hasilnya, mudah-mudahan yang terbaik dan mendukung kerja-kerja kita sbagai penyelenggara pemilu”, tutur pria kelahiran lamongan ini. [Hupmas]


Selengkapnya
40

KPU TRENGGALEK KEMBALI EVALUASI SERAPAN ANGGARAN

KPU Kabupaten Trenggalek terus mengawal kinerja dan serapan anggaran. Karena itulah, kegiatan rapat pleno mingguan pada hari Senin kemarin (29/05/2017) dimanfaatkan untuk membahas kegiatan dan serapan anggarannya di bulan Mei 2017. Ketua KPU Kabupaten Trenggalek Suripto di pembukaan rapat mengatakan bahwa serapan anggaran harus di kawal sebab untuk kegiatan yang berbasis anggaran adalah hal wajib yang harus dilakukan. Ia menambahkan bahwa serapan anggaran di semester pertama tahun 2017 hingga di bulan Juni nanti harus segera dilakukan untuk kegiatan-kegiatan dan belanja modal untuk mendukung kegiatan. Hal itu harus dilakukan karena memasuki semester kedua tahun  2017 nanti, KPU Kabupaten Trenggalek akan fokus pada persiapan tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018. “Tahapan Gubernur 2018 akan kita mulai di  bulan-bulan akhir 2017, sehingga kalau bisa semua kegiatan yang berbasis DIPA harus segera diselesaikan”. Sekretaris KPU Kabupaten Trenggalek dalam rapat ini melaporkan bahwa semua kegiatan pengadaan yang sifatnya tidak rutin dan yang mendukung kegiatan sudah terlaksana semuanya. Yang terakhir, menurut Wiratno, adalah pengadaan barang untuk sosialisasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dan peralatan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Wiratno juga melaporkan bahwa total serapan anggaran hingga Mei 2017 sebesar 34,81 persen. Untuk biaya pegawai terserap sekitar 34%; belanja barang sekitar 34%; dan belanja modal terserap 78%. “Artinya, masih normal karena memang di DIPA tahun ini, yang terbanyak adalah belanja rutin”, papar pria hitam manis ini. [Hupmas]


Selengkapnya
44

KPU TRENGGALEK DIKUNJUNGI PARTAI BERKARYA

Tanpa disangka, ternyata partai-partai politik baru juga sudah bermunculan di Trenggalek. Salah satunya adalah Partai Berkarya yang dipimpin oleh Hutomo Mandala Putra atau yang lebih dikenal dengan Tommy Soeharto, yang sudah lolos verifikasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Hal itu diketahui dengan adanya kunjungan Ketua Partai Berkarya cabang Trenggalek kemarin (Senin, 29/05/2017). Wira Negara, ketua Partai Berkarya cabang Trenggalek, memang datang tanpa pemberitahuan melalui surat. Tetapi Ketua KPU Kabupaten Trenggalek Suripto menerimanya dengan baik sebagaimana terhadap partai-partai lain sebelumnya. Maksud kedatangan Ketua partai baru yang berlambang pohon beringin tersebut adalah meminta keterangan dan informasi terkait dengan verifikasi partai politik untuk mengikuti Pemilihan Umum 2019. Ia memperkenalkan diri dan menceritakan tentang eksistensi partainya. “Kami ingin memastikan bahwa Partai Berkarya bisa lolos verifikasi yang diadakan oleh KPU, itulah maksud kedatangan kami”, tegas Wira. Ditemani komisioner KPU Kabupaten Trenggalek Nurhuda dan Nurani, Suripto menyampaikan keterangan bahwa kegiatan verifikasi partai politik untuk pemilu 2019 masih belum punya dasar aturan karena Undang-undangnya masih belum selesai dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPRRI). Dengan demikian, Suripto menambahkan, tata aturan tentang verifikasi belum ada. Menaggapi hal itu, Wira Negara mengatakan bahwa pihaknya  berharap akan mendapatkan informasi-informasi terkait perkembangan aturan-aturan tentang pemilu. Ia menambahkan bahwa pihaknya ingin berpartisipasi dengan maksimal dalam momentum demokrasi khususnya Pemilu 2019 nanti. Nurani Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM & Parmas) mengatakan bahwa  setelah UU Pemilu disahkan, KPU Kabupaten Trenggalek tentunya akan melakukan sosialisasi pada semua partai baik partai yang lama maupun yang baru. Nurani mengatakan bahwa pada prinsipnya KPU memang ditugasi untuk melayani semua pihak tanpa pandang bulu, dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi warga termasuk partai politik. “Tugas kami memang memaksimalkan agar informasi-informasi sampai pada seluruh stakeholder, agar tahapan pemilihan berjalan lancar”, tegas pria berkepala botak itu. [Hupmas]


Selengkapnya
42

KPU TRENGGALEK SOSIALISASI PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH BERKELANJUTAN

Hari ini, Rabu (24/05/2017), KPU Kabupaten Trenggalek melakukan sosialisasi tentang pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Sosialisasi diberikan pada beberapa perwakilan masyarakat mulai dari kalangan pemilih pemula, kaum muda, aktivis ormas, hingga stakeholder dan pemangku kepentingan terkait di pemerintah daerah Kabupaten Trenggalek seperti dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Bagian Tata Kelola Pemerintahan Setda Kab. Trenggalek, perwakilan camat, dan kelurahan. Acara dimulai pada pukul 09.30, bertempat di Ruang Diskusi Rumah Pintar Pemilu (RPP ) “Vote” KPU Kabupaten Trenggalek. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Trenggalek mengatakan bahwa acara sosialisasi ini dimaksudkan untuk mengajak semua pihak memahami pentingnya  pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dan memberikan informasi yang didapat pada masyarakat secara lebih luas. Suripto menekankan pada dasar kenapa pemutakhiran data berkelanjutan dilakukan. Hal itu, kata Suripto, dimaksudkan untuk memastikan agar pemutakhiran data dilakukan secara kontinyu tanpa menunggu tahapan pemilu datang dulu. “Pemutakhiran data pemilih yang dilakukan secara berkelanjutan ini nantinya malah memperbaiki proses pemukathiran data saat tahapan pemilu masuk”,  tegas pria kelahiran Kecamatan Watulimo ini. Ditambahkan oleh Suripto bahwa pihak KPU sudah melakukan kordinasi dan kerjasama dengan berbagai pihak yang terkait, seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang salah satunya difasilitasi oleh Bagian Tata Kelola Pemerintahan Setda Trenggalek. Suripto mengatakan, pihak Bupati juga sudah berkomimen bahwa kebutuhan yang diperlukan oleh KPU Kabupaten Trenggalek akan difasilitasi dengan baik. Sementara  masuk acara inti, Divisi Program dan Data KPU Kabupaten Trenggalek Gembong Derita Hadi memaparkan bagaimana hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang telah dilakukan, termasuk mengungkapkan apa hambatan-hambatan yang dihadapi KPU Kabupaten Trenggalek. “Proses pemutakhiran data memang salah satu proses yang paling sulit, salah satunya tumpang tindihnya wewenang dan kesadaran calon pemilih sendiri yang kurang peduli pada hak pilihnya”, papar Gembong. [Hupmas]


Selengkapnya
50

KETUA KPU KABUPATEN TRENGGALEK SOSIALISASIKAN RUMAH PINTAR PEMILU VOTE

Acara sosialisasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan yang dilakukan hari ini (Rabu, 24/05/2017) tak disia-siakan oleh Ketua KPU Kabupaten Trenggalek untuk mempromosikan keberadaan Rumah Pintar Pemilu ‘Vote’. Kebetukan acara sosialisasi memang bertempat di  ruang diskusi Rumah Pitar Pemilu (RPP) “Vote”. Dalam pidato membuka acara, Suripto mengatakan bahwa pihak KPU Kabupaten Trenggalek sengaja mengadakan acara di RPP Vote, supaya hadirin melihat secara langsung keberadaan RPP yang memang perlu terus disosialisasikan keberadaannya itu. Setelah menjelaskan konsep RPP dan apa saja pelayanan yang diberikan pada masyarakat, Suripto mengundang  hadirin untuk memanfaatkan rumah pintar ini kapanpun mereka menginginkannya. “Tempat ini memang kami desain untuk sarana pembelajaran dan edukasi bagi siapa saja yang ingin memahami soal demokrasi dan bagaimana penyelenggaraan pemilu di Indonesia”, ungkap Suripto. Tak lupa, pria alumnus UIN Yogyakarta ini mengajak hadirin untuk membantu menyosialisasikan keberadaan Rumah Pintar Pemilu ‘Vote’. “Supaya yang belum hadir ke sini dan belum tahu keberadaan tempat ini, bisa tahu dan memanfaatkan apa yang ada di sini”, kata Suripto. Pada saat yang sama, tak lupa para pegawai KPU Kabupaten Trenggalek juga membagikan leaflet RPP Vote yang sudah tersedia di rak-rak. Leaflet itu berisi tentang profil Rumah Pintar Pemilu ‘Vote’, mencakup pelayanan apa saja yang bisa diakses, dan informasi apa saja yang ada di RPP Vote. Para hadirin yang menerima leaflet itu langsung membacaisi leaflet itu. KPU Kabupaten Trenggalek di bawah Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM & Parmas) memang terus menyosialisasikan keberadaan RPP ‘Vote’ dan juga sedang menjalankan program pendidikan pemilih dalam bentuk workshop literasi yang sudah berjalan dua kali pertemuan. Workshop ini dimaksudkan untuk meningkatkan nalar kritis dan daya partisipatif para peserta yang sejak awal sudah bersedia menjadi kader pendidikan pemilih di Trenggalek. [Hupmas]


Selengkapnya