Berita Terkini

46

PENYERAHAN DONASI KPU DAN PANITIA ADHOC DI TRENGGALEK KEPADA KELUARGA ALMARHUM JOVINSKY DISERAHKAN

Jauh-jauh dari Trenggalek, Komisioner KPU kabupaten Trenggalek Nurani ikut meluncur ke Yogyakarta untuk bertemu langsung dengan keluarga Jovinsky, staf KPU Kabupaten Yakuhimo yang tewas akibat dibunuh orang yang tak dikenal saat bertugas melakukan coklit. Hal itu dilakukan pada Hari Senin, tanggal 24 Agustus 2020. Nurani datang bersama komisioner KPU Propinsi Jawa Timur dan 9 komisioner KPU Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Timur. Kedatangan ke Yogyakarta ini dilakukan disela-sela acara Focus Group Discussion (FGD) Kehumasan dalam Pemilihan 2020 yang digelar di aula KPU Kabupaten Ngawi yang berlangsung tanggal 24-25 Agustus 2020. Pada saat jam istirahat setelah pembukaan acara, para komisioner meluncur ke Yogyakarta sekitar pukul 12.30 WIB. Butuh dua jam dari Ngawi ke Yogyakarta. Tempat penyerahan donasi berada di Yogyakarta karena Jovinsky adalah cucu dari orang Yogya. Sedangkan sebelumnya ia tinggal bersama ibunya di Banyumas. Sedangkan makam Jenasah Jovinsky sendiri dimakamkan di Yogyakarta itu, tepatnya daerah Godean, Kabupaten Sleman, sekitar limaratus meter dari rumah kakeknya yang sekarang ditinggali budhenya. Bersama komisioner KPU Kabupaten/Kota lain dan KPU Propinsi Jawa Timur, Nurani juga secara simbolik menyerahkan bantuan uang senilai 16.370.000 dalam bentuk angka dan tulisan berbingkai. Yang menerima adalah Bu Vivin, ibu dari almarhum Jovinsky. Sedangkan uangnya ditransfer bersama uang dari Jawa Timur. Nurani juga mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Jovinsky dan menyampaikan salam dari KPU Trenggalek beserta jajaran panitia adhoc di PPK dan PPS yang telah ikut berpartisipasi memberikan donasi. Bersama rombongan, Nurani juga datang langsung ke tempat pemakaman bersama keluarga almarhum. Di samping makam itu, diadakan doa bersama dengan bacaan Tahlil, yang dipimpin oleh Makmun, Komisioner KPU Kabupaten Gresik. “Dengan pemberian donasi ini, harapannya bisa meringankan beban keluarga karena Jovinsky adalah tulang punggung keluarga”, kata Nurani setelah sampai lagi ke kantor KPU Kabupaten Trenggalek. [Meris]


Selengkapnya
41

KPU TRENGGALEK HADIRI FGD KEHUMASAN DI ERA PANDEMI

Pada hari Selasa dan Rabu tanggal 24-25 Agustus 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek mengikuti Focus Group Discussion (FGD) bertema Maksimalisasi Peran Kehumasan dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dan Citra Lembaga pada Pemilihan Serentak Lanjutan tahun 2020 di era pandemik. Kegiatan disuse grup terfokus (FGD) yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Timur (Jatim) ini dilaksanakan di Kantor KPU Kabupaten Ngawi Jalan Untung Suropati nomor 48, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi. Tidak semua KPU di Jawa Timur diundang. KPU Trenggalek adalah salah satu yang diundang dari 10 KPU Kabupaten/Kota lainnya. Dari KPU Trenggalek yang hadir adalah Nurani selaku divisi yang membidangi kehumasan, yaitu Divisi Sosialisasi-Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia. Kegiatan FGD dibuka sejak pukul 12.00 WIB oleh Miftakhur Rozak Komisioner KPU Jawa Timur yang mewakili Ketua KPU Jatim yang tidak bisa hadir. Lalu dilanjutkan dengan pengarahan dari Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM dari KPU Provinsi Jatim Gogot Cahyo Baskoro. Lalu disuse bersama tentang bagaimana cara maksimalisasi Peran Kehumasan Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dan Citra Lembaga Pada Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020 di Era Pandemik. [Woro]


Selengkapnya
48

TERKAIT PEMERIKSAAN KESEHATAN PASANGAN CALON, KPU TRENGGALEK TANDATANGANI MoU

Bertempat di Aula Kantor KPU Provinsi Jawa Timur, pada hari Senin, 24 Agustus 2020, pukul 10.00 sampai pukul 12.00 WIB, KPU Kabupaten Trenggalek mengikuti kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara 19 Kabupaten/Kota Penyelenggara Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020 dengan IDI, HIMPSI, dan BNN Provinsi Jawa Timur. Hal itu dilakukan dalam rangka persiapan Pemeriksaan Kesehatan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota. Acara itu difasilitasi oleh KPU Provinsi Jawa Timur. Perlu difasilitasi KPU Propinsi Jawa Timur dikarenakan tidak semua Kabupaten/Kota terdapat IDI, HIMPSI, dan BNN tingkat Kabupaten/Kota. Sebagai puncak acara adalah penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Ketua KPU Kabupaten Trenggalek, Gembong Derita Hadi, dengan Ketua dari IDI, HIMPSI, dan BNN Provinsi Jawa Timur pada pk. 12.00 WIB. Dari pembahasan kesepahaman tersebut, disepakati bahwa Rumah Sakit yang ditunjuk untuk melakukan pemeriksaan kesehatan calon Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek yang akan mendaftarkan diri antara tanggal 4-6 Agustus nanti adalah Rumah Sakit dengan Tipe A yaitu Rumah Sakit Dr. Ramelan Surabaya. Ketua KPU Kabupaten Trenggalek, Gembong DH, mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan komunikasi dengan pihak RSAL Dr. Ramelan Surabaya agar kegiatan tahapan pemeriksaan Kesehatan bakal calon tersebut berjalan lancar. "Akan segera kami komunikasi kan dengan pihak RS yang ditunjuk dan dilakukan kesepakatan dan perikatan kontrak agar semua berjalan lancar”, ucap Gembong. [Woro]


Selengkapnya
48

KPU TRENGGALEK SOSIALISASI PEMILIHAN 2020 DI JAMAAH MASJID DI DESA DUKUH WATULIMO

Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek tahun 2020 semakin dekat. KPU Kabupaten Trenggalek terus melakukan sosialisasi kepada seluruh kelompok masyarakat, termasuk kepada Jamaah Masjid Aminudin Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo pada hari Senin, tanggal 24 Agustus 2020. Acara dimulai pukul 19.00 WIB selepas sholat Isya’ berjamaah di Masjid. Acara tersebut menampilkan M. Indra Setiawan, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin) dan juga H. Bashori, Ketua Takmir/Yasinan Masjid Aminudin sebagai narasumber. Dalam kegiatan tersebut, Indra menyampaikan pentingnya masyarakat mengetahui dan peduli terhadap tahapan-tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek tahun 2020. Ia juga menyampaikan pentingnya peran masyarakat dalam mencermati daftar pemilih. Menurut Indra, hal tersebut sangat penting untuk menjamin hak pilih warga negara Indonesia yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih. “Masyarakat harus peduli, care, mencermati daftar pemilih untuk memastikan terjaminnya hak pilihnya”, ucap Indra, komisioner KPU Trenggalek yang memang berasal dari Kecamatan Watulimo itu. Sementara itu, H. Bashori meminta agar jamaah Masjid dan juga Yasinan untuk ikut serta menyosialisasikan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek Tahun 2020 melalui berbagai cara, salah satunya adalah getok tular. H. Bashori menyampaikan bahwa masyarakat yang tinggal di sekitar jamaah perlu diajak untuk berpartisipasi menggunakan hak pilihnya pada hari pemungutan suara, tanggal 9 Desember 2020. ”Ayo ibu-ibu, bapak-bapak jamaah ikut serta menyukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek tahun 2020, dengan mengajak warga sekitar untuk datang menggunakan hak pilih pada hari pemungutan suara, Rabu, 9 Desember 2020”, kata Bashori mengajak jamaahnya untuk berpartisipasi. Acara berlangsung hingga pukul 22.00 WIB. Acara ini membuktikan bahwa KPU Kabupaten Trenggalek juga menyasar warga yang berada di daerah pinggiran. Mengingat, desa Dukuh merupakan salah satu desa yang letaknya di daerah pegunungan. KPU Kabupaten Trenggalek juga akan terus melakukan sosialisasi seluas mungkin. [Woro]


Selengkapnya
47

INGIN BENTUK PEMILIH KRITIS DAN AGEN PENDIDIKAN PEMILIH, KPU TRENGGALEK GELAR WORKSHOP LITERASI DEMOKRASI

Sebagai upaya meningkatkan kualitas pemilih atau kegiatan Pendidikan Pemililih (voters education), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek membuat terobosan berupa kegiatan Literasi Demokrasi. Kali ini tahapan kegiatan ini adalah sesi Worksop Penulisan Esai Bertema Demokrasi Elektoral yang digelar di Gedung Bawarasa Kabupaten Trenggalek pada hari Sabtu (22/08/2020) Peserta yang mengikuti workshop tersebut merupakan bagian dari lomba literasi yang masuk dalam babak 20 besar, yang semuanya adalah para penulis lokal Trenggalek. Harapannya para penulis menjadi counter opini dalam sosialisasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang akan digelar 9 Desember mendatang dan tahapan-tahapan yang ada. Nurani Komisioner KPU Trenggalek yang membidangi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih mengatakan bahwa berangkat dari PKPU Nomor 8 Tahun 2017 yang jelas-jelas menyebutkan frase “Pendidikan Pemilih”, maka KPU Kabupaten Trenggalek memilih strategi berupa desain penciptaan warga dan calon pemilih yang kritis dan rasional, yang punya gagasan dan suara. KPU, menurutnya, bukan hanya melakukan sosialisasi yang hanya berupa kegiatan sebatas “how to inform”, hanya sekadar memberikan informasi kepada masyarakat. “Tapi kalau pendidikan pemilih, tentu ada aspek-aspek yang ingin diubah kesadarannya. Tidak sebatas kognitif, tapi juga sisi efektif dan psikomotoriknya,” ungkap pria berkepala botak ini. Workshop tersebut dihadiri narasumber yang sudah berkompenten dalam bidang kepenulisan esai, yang diharapkan dalam workshop tersebut juga melahirkan penulis dan pemikir yang akan menggagas bagaimana Demokrasi Elektoral di Kabupaten Trenggalek bisa dilaksanakan dengan cerdas dan edukatif. Dari semua itu, tujuan dari workshop menulis esai nantinya diharapkan bisa membuat pesta demokrasi di Trenggalek berkualitas. Para peserta bisa berkompetisi untuk mempublikasikan karyanya. Dari KPU Trenggalek juga memfasilitasinya dan diterbitkan di Jawa Pos Radar Trenggalek untuk tiga pemenang. Sedangkan karya-karya yang lain harapannya juga bisa di-publish di media sosial. “Tujuannya, para peserta bisa menjadi agen penyadaran masyarakat lewat dunia literasi yaitu membaca, menulis, dan menggunakan media yang mereka mampu”, imbuh Nurani. [Zamz]


Selengkapnya
50

CIPTAKAN PEMILIH AKTIF PARTISIPATIF KPU ADAKAN, WORKSHOP MENULIS ESAI LITERASI DEMOKRASI

Dalam rangka menciptakan pemilih yang aktif dan partisipatif yang bisa mengawal demokrasi elektoral Pemilihan 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek mengadakan acara Workshop Menulis Esai bertema Demokrasi Elektoral. Acara digelar pada Hari Sabtu, tanggal 22 Agustus 2020, mulai pukul 08.00 sampai selesai, bertempat di Gedung Bawarasa Lantai 2 (Utara Pendopo) Kabupaten Trenggalek. Narasumber yang dihadirkan KPU Kabupaten Trenggalek di antaranya adalah Sunu Dyantoro, seorang redaktur Koran TEMPO Jakarta yang berasal dari Trenggalek, Misbahus Surur, seorang dosen dari UIN Maliki Malang yang juga penulis produktif dari Trenggalek dan tak ketinggalan Nurani komisioner KPU Kabupaten Trenggalek yang juga seorang penulis esai dan buku. Sedangkan peserta dalam workshop adalah duapuluh orang yang telah ditetapkan KPU Kabupaten Trenggalek setelah diseleksi oleh Dewan Juri dari 65 peserta yang mengirimkan karyanya. Acara dibuka dengan menyanyika lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Komisioner KPU Kabupaten Trenggalek, Nurani, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia. Dalam sambutannya, Nurani mengatakan bahwa Lomba Esai “Literasi Demokrasi” adalah acara paling berkualitas sepanjang dirinya mengikuti kegiatan literasi dan kepemiluan. “Energi dari kiprah kepemiluan dan aktivitas literasi menyatu dalam acara Literasi Demokrasi ini, dan bersama generasi muda dengan nalar nalar kritisnya ini adalah hal yang luar biasa”, ujarnya. Nurani menambahkan bahwa Workshop Menulis Esai bertema Pemilihan 2020 ini menjadi desain pendidikan pemilih yang paling strategis untuk secara intensif mencetak agen agen penyadaran agar demokrasi elektoral berkualitas. Dalam kegiatan inilah tahapan Pemilihan 202O bukan hanya mengajak memilih dan menentukan pilihan (CHOICE) tetapi juga untuk bersuara (VOICE). “Makanya nyoblos itu artinya VOTE, bukan CHOOSE!”, tegasnya. Selanjutnya juga disampaikan bahwa gagasan-gagasan yang sudah ditulis akan dipublikasi jadi buku, sedangkan tiga karya pemenang akan dimuat di media cetak Radar Trenggalek (Jawa Pos Grup). Acara ini memang bekerjasama dengan tim EO dari Radar Trenggalek (Jawa Pos Group). Masuk pada acara inti, tiga orang narasumber menyampaikan materi yang berisi motivasi dan teknik-teknik penulisan esai. Sunu Dyantoro dan Misbahus Surur secara khusus membahas tentang teknik penulisan. Sedangkan Nurani banyak menunjukkan tema-tema Pemilihan atau Demokrasi elektoral yang bisa dijadikan bahan untuk menulis (topik). [Zam]


Selengkapnya