Berita Terkini

50

RELAWAN DEMOKRASI TRENGGALEK SASAR IBU-IBU SENAM

Jelang Pemilihan Serentak Lanjutan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek dalam Pemilihan Serentak Lanjutan tahun 2020 yang akan berpuncak pada pada tanggal 9 Desember 2020, Relawan Demokrasi KPU Kabupaten Trenggalek terus mensosialisasikan tahapan pemilihan kepada seluruh segmen masyarakat agar ikut serta mensukseskan Pemilihan. Seperti dilakukan Winda dan Putri, Relawan Demokrasi (Relasi) dari segmen Perempuan ini. Setelah dilantik menjadi anggota Relawan Demokrasi, kedua perempuan muda ini langsung mengawali program kerja di segmen perempuan pada hari Jum’at tanggal 11 September 2020. Kegiatan sosialisasi ini bertempat di Kelurahan Desa Ngrayung bertemu dengan Ibu-Ibu senam. Acara diawali dengan kegiatan senam dan dilanjutkan dengan sosialisasi pemilihan yang di hadiri oleh Dwi Putri dan Winda yang merupakan Relawan Demokrasi segmen perempuan. Dwi Putri salah satu Relasi dari segmen perempuan menyampaikan beberapa hal terkait tahapan pemilihan dimana tahapan sudah berjalan. Salah satu yang baru saja terjadi, menurut Dwi Putri, adalah pendaftaran pasangan bakal calon yang tahapanya dilaksanakan pada tanggal 4 s/d 6 September 2020 lalu. “Insyaallah, Pemilihan pasti terjadi karena waktu pendaftaran ada dua pasangan calon, yang nanti akan ditetapkan tanggal 23 september”, tutur Dwi. Tak hanya itu, Dwi Putri juga menyampaikan terkait beberapa hal baru di tanggal 9 Desember 2020 karena terkait pelaksanaan pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi suara di era pandemi Covid-19. Perempuan muda alumnus SMAN 1 Trenggalek ini juga mengihimbau kepada Ibu-ibu penikmat senam untuk memilih pemimpin dari hati. ‘’Ingat jangan golput nggeh Ibu-Ibu, suara panjenengan sangat berati untuk masa depan Kabupaten Trenggalek lima tahun mendatang, ini merupakan ikhtiar kita bersama dan jangan takut datang ke TPS , kegiatan pencoblosan nanti akan di lakukan sesuai denggan protokol kesehatan”, terangnya. [Wind]


Selengkapnya
48

KPU TRENGGALEK SOSIALISASIKAN PEMILIHAN 2020 DALAM FORUM WARGA KECAMATAN WATULIMO

"Watulimo Kondang", demikian tagline kecamatan di pesisir selatan yang kaya akan kekayaan alam tempat wisata pantai ini. Di kecamatan itulah kali ini pada hari Jumat (11/09/2020), tim sosialisasi dan pendidikan pemilih (sosdiklih) KPU Kabupaten Trenggalek  menyasar forum warga untuk diberikan sosialisasi tentang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek dalam Pemilihan Serentak Lanjutan tahun 2020. Tepat pukul 13.30 tim Sosdiklih KPU Kabupaten Trengalek tiba di aula  kecamatan Watulimo. Di dalam ruangan lantai dua itu, tigapuluhan audiens yang duduk berjarak lebih satu meter dan semuanya  pakai masker sudah menunggu. Mereka adalah para  tokoh masyarakat dari duabelas desa di kecamatan penghasil Durian itu. Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Watulimo langsung mempersilahkan Nurani komisioner KPU Kabupaten Trenggalek untuk langsung ditemani duduk di depan  karena acara akan segera mulai. Dengan dipandu oleh MC handal yang juga staf sekretariat PPK Watulimo, Anin Nur Laily, acara seremonial dimulai dengan pembukaan. Dilanjut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan kemudian sambutan dari Ketua PPK watulimo, Rohmad. Baru kemudian memasuki acara inti yang dipandu oleh Choirul Masruri untuk menjadi moderator sosialisasi. "Kecamatan Watulimo yang memiliki 12 Desa dan sebaran keindahan alam Pariwisatanya menjadi istimewa sendiri dalam roadshow sosialisasi dan pendidikan pemilih ini, keindahan alam ini tentunya akan sepadan dengan tingkat  kesadaran masyarakat untuk partisipasi dalam menggunakan hak pilih 09 Desember 2020 nanti", tutur Nurani Komisioner Divisi Sosdiklih-Parmas dan SDM. Nurani menyampaikan bahwa KPU Kabupaten Trenggalek mengundang tokoh-tokoh masyarakat  karena mereka adalah sosok-sosok yang punya basis massa, yang diharapkan akan menyebarkan informasi tersebut seluas mungkin di lingkungan sosial masing-masing. Para tokoh massa, menurut Nurani, berperan dalam menggiring opini positif menyongsong Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek 2020. “Apalagi sekarang zaman yang serba digital, informasi serba kemana-mana arahnya sebelum share marilah sharing terlebih dahulu”, pungkasnya. Kemudian Nurani menguraikan tahapan-tahapan penting Pemilihan 2020. Ia juga menyampaikan dasar hukum dan peraturan-peraturan teknis yang harus dipahami bersama agar dalam melakukan penyebaran informasi bukan hanya berdasarkan opini, tetapi dengan informasi yang benar dan sesuai apa yang tertuang dalam aturan. [Zamz]


Selengkapnya
43

SOSIALISASI DI FORUM WARGA DI SURUH, KPU AJAK MASSIFKAN PENYEBARAN INFORMASI PEMILIHAN 2020

Pada hari Kamis, 10 September 2020, tim Sosdiklih (Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek hadir di aula Kecamatan Suruh. Apalagi jika acara yang dimulai pukul  08.30 WIB ini bukan kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih. Di hadapan para tokoh masyarakat dari semua desa yang ada di Suruh, Tim Sosdiklih yang terdiri dari komisioner dan staf melakukan komunikasi tatap muka. Tentunya kegiatan interaksi tersebut menggunakan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19, dengan masing-masing personil KPU dan audiens menjaga jarak, serta menggunakan masker. Kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, lalu dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Suruh, Yeni Sujatmiko. Lalu, memasuki acara Sosialisasi, Nurani selaku Divisi Sosialisasi-Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Trenggalek didampingi moderator dari PPK Suruh, memaparkan informasi terkait tahapan dan proses Pemilihan Bupati  dan Wakil Bupati Trenggalek dalam Pemilihan Serentak Lanjutan tahun 2020.  Nurani tidak lupa mengajak hadirin yang hadir untuk membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek menyebarkan informasi tentang  pelaksanaan Pemilihan. Nurani menyatakan bahwa tokoh-tokoh yang hadir adalah agen sosialisasi yang harus memahami bagaimana aturan tahapan Pemilihan, dengan demikian akan bisa menyebarluaskan pemahaman itu pada masyarakat. “Panjenengan semua adalah tokoh panutan di wilayah masing-masing, yang insyaallah memiliki banyak yang akan mengikuti jika panjenengan memberikan arahan pada mereka”, kata Nurani. [Meris]


Selengkapnya
48

KPU TRENGGALEK BIMTEK RELAWAN DEMOKRASI YANG AKAN JADI PELOPOR SOSIALISASI

Target partisipasi pemilih dalam Pemilihan Serentak Tahun 2020 telah ditetapkan oleh KPU RI sebesar 77,5%. Target tersebut bukan hal yang mudah untuk dicapai. Untuk mencapai itu maka KPU Kabupaten Trenggalek sebagai salah satu dari 19 Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang menyelenggarakan Pemilihan Serentak Tahun 2020 harus mempunyai banyak strategi. Strategi itu dapat berupa sosialisasi maupun pendidikan pemilih dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat. Salah satu strategi tersebut adalah membentuk Relawan Demokrasi. Setelah terpilih 11 Relawan Demokrasi, hari ini (Rabu, 08/09/2020) KPU Kabupaten Trenggalek mengadakan Bimbingan Teknis bagi Relawan Demokrasi tersebut. Dalam sambutannya, Nurani, Anggota KPU Kabupaten Trenggalek Divisi Sosdiklih-Parmas dan SDM, mengatakan bahwa program relawan demokrasi adalah gerakan sosial yang dimaksudkan untuk meningkatkan partisipasi dan kualitas pemilih dalam menggunakan hak pilih. Program ini melibatkan peran serta masyarakat yang seluas-luasnya di mana mereka ditempatkan sebagai pelopor demokrasi bagi komunitasnya. Ditambahkannya, ada sebanyak 11 (sebelas) basis pemilih yang harus digarap oleh Relawan Demokrasi dibKabupaten Trenggalek, yaitu keluarga, pemilih pemula, pemilih muda, kelompok perempuan, keagamaan, disabilitas, kelompok pinggiran, komunitas seni, keagamaan, warga internet, dan komunitas Demokrasi/pewarta. Basis-basis tersebut harus digarap dengan optimal. Sebagai bekal, KPU Kabupaten Trenggalek telah memberikan Bimbingan Teknis kepada paraRelawan Demokrasi pada tanggal 2 September 2020 agar mereka dapat langsung actiondi tengah masyarakat. Selain itu, para relawan Demokrasi juga dibekali kemampuan untuk melakukan komunikasi sosial dan menulis yang efektif. Nurani menambabkan untuk masing-masing kelompok/basis di bulan September ini sudah lebih dari(lima) kegiatan. Dirinya sangat mengapresiasi antusiasme para Relawan Demokrasi dalam melaksanakan tugas sosialisasi dan pendidikan Pemilihan secara sukarela dan sungguh-sungguh. [Mer]


Selengkapnya
45

MAKSIMALKAN PARTISIPASI MASYARAKAT, KPU TRENGGALEK “ROADSHOW” SOSIALISASI FORUM WARGA DI SELURUH KECAMATAN

Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek dalam Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020 di tengah wabah pandemi Corona Virus Disease-19 menjadi tantangan tersendiri bagi Komisi pemilihan Umum (KPU) Trenggalek dalam melakukan  sosialisasi dan pendidikan pemilih (Sosdiklih) terhadap masyarakat. Meski demikian, dengan memperhatikan rambu-rambu protokol kesehatan,  pertemuan tatap muka harus tetap dilakukan meski dengan peserta yang tidak bisa dalam jumlah besar sebagaimana Pemilu sebelumnya. Disampaikan Nurani, Divisi Sosialisasi-Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Trenggalek, bahwa pertemuan sosialisasi tatap muka tetap masuk desain karena masih bisa dilakukan sepanjang mematuhi ketentuan protokol kesehatan. “Selama jaga jarak, pakai masker, tempat steril dan ada handsinitizer, apalagi pakai faceshield untuk pematerinya”, kata Nurani. Upaya inovasi tak henti diberikan untuk memberikan edukasi terhadap masyarakat di Kabupaten Trenggalek, Nurani Komisioner yang membidangi Sosialisasi meluncurkan gerak cepat meluangkan waktu di 14 Kecamatan untuk melaksanakan pendidikan demokrasi di tengah pandemi covid-19. Nurani mengatakan bahwa sosialisasi bersama forum warga tersebut merupakan jembatan utama dalam memberikan wawasan tentang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek 09 Desember 2020. KPU Kabupaten Trengalek terus berupaya agar masyarakat di 14 Kecamatan melalui Sosialisasi Forum Warga yang dihadiri masyarakat menjadikan awal wawasan terkait Pemilihan 09 Desember mendatang. “Jadi kami datang dan memberikan pendidikan terhadap tokoh masyarakat yang diambil dari desa yang berada di 14 Kecamatan”,  tutur Komisioner KPU alumni Universitas Jember ini. Demokrasi tidak hanya sekedar tahu kapan tanggal memilih namun juga pendidikan demokrasi juga kita imbangi, supaya benar-benar faham betul dan punya bekal cukup sebelum 09 Desember nanti. Desain tatap muka punya pengaruh lebih daripada dialog lewat dalam jaringan (daring).  Karena itulah, dengan desain tatap muka diharapkan ada proses pemahaman yang lebih dan pesan yang disampaikan lebih masuk pada pikiran audiens. Selain meluncurkan inovasi sosialisasi di 14 Kecamatan KPU Trenggalek juga merancang beberapa inovasi sosialisasi terhadap masyarakat di Kabupaten Trenggalek, sehingga benar-benar sistematis dan masif dalam membentuk karakter "Pemilih Berdaulat Negara Kuat". [Zamz]


Selengkapnya
56

FORUM WARGA DI KECAMATAN POGALAN, TEKADKAN SOSIALISASI GENCAR PEMILIHAN 2020

Sosialisasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek tahun 2020 adalah kegiatan yang terus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek. Di tengah situasi pandemi, meskipun Trenggalek masuk kategori “zona kuning”, sosialisasi berupa pengumpulan orang masih bisa dilakukan. Salah satu kegiatan sosialisasi tatap muka yang dilakukan adalah Sosialisasi Forum Rembug Warga di Kecamatan Pogalan pada Hari Selasa (08/09/2020). Bertempat diaula terbuka Kantor Kecamatan Pogalan, tim sosialisasi KPU Kabupaten Trenggalek menyampaikan berbagai macam strategi sosialisasi dan informasi terkait tahapan Pemilihan Serentak Lanjutan tahun 2020 di Trenggalek. Acara dimulai sekitar pukul 13.30 WIB, secara seremonial dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan diteruskan dengan sambutan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pogalan, Kholil Arifi. Baru kemudian memasuki acara inti, yaitu penyampaian materi dari Nurani, Divisi Sosialisasi-Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kabupaten Trenggalek. Dihadapan para tokoh masyarakat yang merupakan perwakilan dari sepuluh desa. Pertemuan ini dimanfaatkan Nurani untuk mengajak tokoh-tokoh masyarakat yang kebanyakan adalah anak-anak muda itu untuk menjadi agen-agen sosialisasi dan pendidikan pemilih. Nurani menyampaikan tahapan-tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek tahun 2020, serta menyampaikan bagaimana menyampaikan strategi sosialisasi-pendidikan pemilih yang efektif untuk dilakukan. Nurani menyampaikan kewajiban KPU untuk menyasar segmen-segmen masyarakat yang harus disasar. Ia juga menyampaikan bagaimana taktik aksi sosialisasi yang efektif dan massif. Di tengah Pandemi, katanya, sosialisasi yang paling efektif harus dimaksimalkan dengan menggunakan media sosial. “Mari gencarkan sosialisasi di media sosial, karena di masa ini sosialisasi lewat tatap muka terbatas dan tak boleh dilakukan pengumpulan masa dalam jumlah besar”, tegas Nurani. [Zam]


Selengkapnya