Berita Terkini

49

PULUHAN DANCERS SIAP SEMARAKKAN LOMBA FLASHMOB JINGLE PILBUP TRENGGALEK 2020

Puluhan ‘dancers’ dari Trenggalek yang rata-rata adalah para remaja putri dan para pemudi siap semarakkan Lomba Flashmob Jingle Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek tahun 2020. Hal itu terungkap dari kehadiran mereka dalam acara ‘Technical Meeting’ yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek pada Hari Rabu Tanggal 19 Agustus tahun 2020. Meskipun yang hadir adalah perwakilannya, setidaknya dari perwakilan lima belas grup ‘dance’/flashmob yang hadir sudah mencerminkan seberapa jumlah para pemudi dancers Trenggalek yang akan turun untuk melakukan aksi flashmob dan kemudian mengirimkannya dalam bentuk video pada KPU Kabupaten Trenggalek. Dalam acara Technical Meeting yang bertempat di Aula Media Center itu, para wakil grup mendapatkan arahan dan penjelasan teknis tentang lomba yang akan digelar. Dari KPU Kabupaten Trenggalek, Nurani selaku Divisi Sosialisasi-Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia, bersama kedua staf tenaga pendukung yaitu Merischa Rahma dan Muhammad Zamzuri, menerangkan beberapa informasi yang penting. Nurani memulai penjelasan tentang kenapa kegiatan tersebut diadakan. Ia mengatakan bahwa lomba itu ditujukan untuk meningkatkan partisipasi para pemilih pemula dan pemilih dari kalangan anak-anak muda. “Lomba inilah yang kami pilih karena ini sesuai dengan dunia kalian, dan dengan lomba ini kami harapkan informasi terkait Pemilihan bisa tersebar luas lagi di kalangan masyarakat seusia kalian”, tegas Nurani. Nurani juga menjelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam lomba. Sementara itu ketentuan lomba dari sisi pengambilan gambar dijelaskan oleh Muhammad Zamzuri. Ia menegaskan bahwa yang dilombakan bukanlah videografinya, tetapi murni perform flashmob. Sehingga, pengambilan video harus “one take” alias tak boleh ada potongan-potongan atau tak boleh diedit selama peserta mulai melakukan gerak flashmob. “Dan kamera harus berada di depan dengan posisi ‘stay’, tak boleh dipindah-pindah untuk men-‘shoot’ dari beberapa sisi”, imbuhnya. Pertemuan teknis ini juga menyepakati bahwa video penampilan peserta harus dikirim paling lambat tanggal 16 September 2020 pukul 16.00 WIB. Acara pertemuan teknis yang dimulai pukul 14.00 WIB itu berakhir pada pukul 17.00 WIB. Para calon peserta yang hampir semuanya perempuan itu siap untuk menampilkan karya terbaiknya. Mereka akan memperebutkan hadiah uang sebesar Rp 10.000.000. [Nurani]


Selengkapnya
46

KPU TRENGGALEK HADIRI RAKOR DOKUMENTASI PRODUK HUKUM

Menghadapi tahapan Pencalonan Pemilihan Serentak Lanjutan 2020, pada Hari Selasa tanggal 18 Agustus 2020 KPU Kabupaten Trenggalek menghadiri acara Rapat Kordinasi Dokumentasi Produk Hukum yang digelar oleh KPU Jatim bersama dengan 19 Kabupaten/ Kota. Acara berlangsung selama 2 (dua) hari mulai hari Selasa-Rabu Tanggal 18-19 Agustus 2020 bertempat di Aula Kantor KPU Propinsi Jawa Timur Jalan Trenggilis Surabaya. Dari KPU Kabupaten Trenggalek yang hadir adalah komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan Imam Nurhadi dan Kasubag Hukum Johanes Mustika Hadi. Dalam acara ini, Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jatim Muhammad Arbayanto menyampaikan bahwa tahapan Pemilihan Serentak Lanjutan tahun 2020 harus terus dikawal oleh Divisi Hukum. Sehingga, Divisi Hukum dan Pengawasan di tingkat Kabupaten/Kota perlu dihadirkan dalam rapat kordinasi dalam tiap-tiap tahapan. “Termasuk perlu ada di tahapan pendaftaran pasangan calon pemilihan yang akan dimulai pada awal september,” ungkapnya. Dalam kegiatan ini juga dibahas tentang terkait produk-produk hukum tertulis yang tertata rapi secara administrative agar jejak-jejak bukti kegiatan dan dasar hukumnya dapat dibuktikan. Sebab tahapan dan kegiatan pemilihan pada dasarnya adalah kegiatan hukum. [Woro]


Selengkapnya
55

BEGINILAH CARA KPU TRENGGALEK MELAKUKAN UPACARA BENDERA SECARA VIRTUAL PERINGATI HARI KEMERDEKAAN

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75, terutama dalam mengenang detik-detik Proklamasi sebagai sebuah peristiwa bersejarah, para komisioner dan para pegawai KPU Kabupaten Trenggalek tidak ketinggalan untuk mengikuti upacara bendera. Meskipun dilakukan secara virtual, hampir semua personil KPU Kabupaten Trenggalek melakukan apa yang diinstruksikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia. Pelaksanaan peringatan Kemerdekaan dan pelaksanaan upacara secara virtual ini dilakukan di rumah masing-masing. Komisioner dan para pegawai mengikuti upacara dari rumah dengan dipandu oleh kegiatan upacara Pengibaran Bendera Merah Putih yang dilaksanakan di Jakarta yang bisa dilihat dari televise maupun layar handphone (smartphone) masing-masing. Para personil KPU layaknya peserta upacara, mengenakan baju rapi, dan juga melakukan penghormatan terhadap bendera Merah Putih pada pukul 10.00 WIB. Uniknya, para komisioner dan pegawai KPU Kabupaten Trenggalek melakukan di tempat yang berbeda-beda. Imam Nurhadi komisioner Divisi Hukum dan Pengawaan misalnya, melakukan kegiatan penuh kidmat saat melakukan penghormatan pada bendera Merah Putih di lantai dua rumahnya yang berada di pinggir sawah. Sedangkan Nurani, Divisi Sosialisasi-Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia, melakukannya di pinggir pantai. Nurani bahkan juga mengajak kedua anak kecilnya untuk melakukan penghormatan bendera merah putih yang ditancapkan di atas pasir yang tak jauh dari jangkauan ombak. Para personil KPU lainnya tampak juga melakukan hal yang sama, baik dalam rumah maupun di luar rumah. Kegiatan ini bukan dilakukan atas inisiatif sendiri di KPU Kabupaten Trenggalek. Kegiatan ini juga diikuti oleh para komisioner dan para pegawai KPU di seluruh wilayah Indonesia. KPU Republik Indonesia telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 26 Tahun 2020 tentang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke-57 tahun 2020. [Zamz]


Selengkapnya
50

KPU TRENGGALEK ADAKAN SEMINAR PARTISIPASI PEREMPUAN

Dalam rangka meningkatkan partisipasi kaum perempuan dalam Pemilihan Serentak Lanjutan tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek mengadakan kegiatan Seminar “Meningkatkan Partisipasi Perempuan dalam Pemilihan Serentak Lanjutan tahun 2020”. Kegiatan dilaksanakan pada Hari Jumat, tanggal 14 Agustus 2020, sekitar pukul 13.30 hingga pukul 17.00 WIB, bertempat di auditorium STKIP PGRI Trenggalek.  Peserta kegiatan ini adalah perwakilan dari organisasi dan komunitas perempuan yang ada di Trenggalek. Sedangkan narasumber kegiatan ini, selain Nurani sebagai Divisi Sosialisasi-Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kabupaten Trenggalek, juga dihadirkan seorang narasumber dari akademisi di kampus Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, Dian Fericha. Seminar dimoderatori oleh Kuni Anisa Fatimah, aktivis komunitas KIPAS (Komite Independen Perempuan untuk Aksi Sosial) Trenggalek.  Di sesi pemaparan pertama, Nurani dari KPU Kabupaten Trenggalek menyampaikan partisipasi dan gerakan perempuan sepanjang sejarah, hingga memaparkan partisipasi yang bisa diambil kaum perempuan dalam demokrasi elektoral seperti Pemilihan tahun 2020. Ia menunjukkan bahwa kaum perempuan harus mendorong partisipasi baik sebagai pemilih, peserta pemilihan dan calon, maupun sebagai penyelenggara. “Di berbagai posisi itu, kaum perempuan harus mendorong partisipasi karena di sana dibutuhkan perempuan agar bisa mewarnai”, tegas Nurani.  Sementara itu, Dian Fericha menyampaikan peran besar perempuan baik dari keluarga maupun di masyarakat. Dian menyampaikan bahwa Perempuan adalah  madrasah atau sekolah bagi anak-anak. Di ruang sosial, perempuan juga merupakan tiang peradaban dan mempunyai peran sangat  besar dalam ruang demokrasi elektoral. “Suksesnya kualitas pilkada tergantung dari peran perempuan dalam berpartisipasi sebagai  subyek penentu untuk mengenal dan memilih calonnya dengan baik”, tegas perempuan alumni Universitas Jember ini. [Mer]


Selengkapnya
48

KPU TRENGGALEK UCAPKAN TERIMAKASIH PADA PPDP

Tanggal 13 Agustus 2020 kemarin adalah hari terakhir masa kerja Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang telah melakukan kegiatan pemutakhiran data pemilih dalam Pemilihan tahun 2020 ini melalui kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) dengan mendatangi warga rumah ke rumah. Dengan demikian, maka berakhirlah tugas mereka yang telah melakukan kegiatannya sejak tanggal 15 Juli 2020 lalu. Untuk mengucapkan rasa terimakasihnya, KPU kabupaten Trenggalek telah melakukan aksi pembuatan pesan-pesan ucapan terimakasih pada PPDP dan juga menginstruksikan agar hal yang sama juga dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Trenggalek. Ucapan terimakasih ini diharapkan dilakukan secara massif melalui pembuatan flyer yang diunggah di grup-grup media sosial, maupun diucapkan secara langsung pada PPDP. Muhammaf Indra Setiawan selaku Divisi yang membidangi Data mengatakan bahwa aksi ini penting mengingat apa yang telah dilakukan PPDP selama sebulan adalah kegiatan terpenting dari proses pemutakhiran data yang nantinya akan disusun dan diplenokan secara berjenjang oleh PPS, PPK, dan KPU. “Tanpa itu, kita tak akan bisa melakukan pemutakhiran data dan kemudian menetapkan data pemilih”, tegasnya. Ucapan terimakasih bukan hanya dilakukan secara online atau lewat media sosial, tapi juga dilakukan secara langsung dalam pertemuan tatap muka. Hal itu dilakukan karena cara kerja PPDP di Kabupaten Trenggalek yang telah melakukan kegiatannya secara serius. “Alkamdulillah dibanding kabupaten/kota lain, PPDP kita bekerja maksimal dan target waktunya paling cepat”, tambah Indra Setiawan. [Meris]


Selengkapnya
50

SASAR PEMILIH PEMULA, KPU ADAKAN SOSIALISASI PADA ORGANISASI PELAJAR

Para pemilih pemula adalah kaum yang perlu mendapatkan perhatian dalam setiap Pemilu dan Pemilihan, termasuk Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020 ini. Oleh karena itu,  pada Hari Kamis (13/08/2020), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Pemilihan Serentak Lanjutan pada kalangan pemilih pemula di Kabupaten Trenggalek. Sosialisasi yang mengambil tajuk “Pemilihan Serentak Lanjutan tahun 2020 Sebagai Sarana Kedaulatan Rakyat” ini diadakan di auditorium Kampus STKIP PGRI Trenggalek. Peserta yang hadir adalah perwakilan organisasi pelajar yang ada di Trenggalek. Mulai dari organisasi pelajar intra sekolah seperti OSIS, Pramuka, maupun organisasi diluar sekolah seperti Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU0 dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU), Forum Pelajar Muslim, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, dan lain-lain.  Hadir sebagai narasumber dalam seminar ini adalah Taufik Al-Amin, dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri yang juga mantan ketua KPU Kabupaten Kediri. Sedangkan narasumber dari KPU Kabupaten Trenggalek adalah Imam Nurhadi selaku Divisi Hukum dan Pengawasan. Seminar dimoderatori oleh Ulil Manaqib, seorang aktivis pemuda dari Kecamatan Munjungan.  Dalam paparannya, Taufik Al Amin menyampaikan bagaimana kaum remaja dan pemuda harus mulai melek politik dan harus berpartisipasi aktif dalam demokrasi termasuk Pemilihan Kepala Daerah. Taufik membedah peran sejarah kaum muda dan bagaimana untuk saat ini kaum muda harus menjadi pelopor dalam tiap momentum sosial-politik. Ia menyampaikan pula bagaimana misalnya anak-anak muda yang masih idealis menjaga martabat dalam menyikapi politik uang dalam pemilihan. Selain itu, juga dibahas isu Golput (golongan putih). “Kalian ini sebagai anak muda harus punya idealisme, seharusnya yang masih bisa diandalkan menjaga demokrasi yang bermartabat”, pesan lelaki kelahiran Yogyakarta itu.  Sedangkan Imam Nurhadi komisioner KPU Kabupaten Trenggalek menyampaikan bagaimana dinamika Pemilihan tahun 2020 mulai awal yang kemudian sempat terinterupsi karena wabah Covid-19, lalu dilanjutkan lagi dengan pelaksanaan Pemilihan yang harus memperhatikan protokol Kesehatan dalam pelaksanaannya. [Nur]


Selengkapnya