Berita Terkini

56

LAPORAN KINERJA BULANAN KPU TRENGGALEK DIKIRIM HARI INI

Laporan kinerja bulanan KPU Kabupaten Trengggalek  akan dikirim hari ini ke KPU Propinsi. Ini adalah laporan kinerja untuk bulan Agustus 2016. Hal itu  disampaikan oleh Lilis salah satu staf di KPU Kabupaten Trenggalek. Menurut Lilis, laporan kinerja bulanan  KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur harus dikirim paling lambat pada tiap tanggal 8 dalam setiap bulannya. “Alhamdulillah, kita tak pernah terlambat, dan kali ini semua pegawai telah melaporkan laporan individu masing-masing lebih awal yang memudahkan laporan kelembagaan ini lebih cepat”, papar Lilis. Sementara itu menurut Woro Wikan Maheswari salah satu anggota tim pembuat laporan, laporan kinerja bulanan untuk bulan Agustus 2016 ini memuat hal-hal baru karena selain kegiatan yang berbasis di DIPA anggaran 2016, ada beberapa kebijakan baru di KPU RI yang harus diikuti oleh KPU Kabupaten Trenggalek. Misalnya penyesuaian penamaan divisi da penempatan komisioner pada divisi-divisi baru tersebut. Selain itu juga ada  kegiatan bimbingan teknis di bulan Agustus yang dilakukan sebanyak 3 kali. Juga ada kegiatan pelayanan informasi dan dokumentasi secara online atau yang dikenal dengan  e-PPID dan pemilihan pegawai berprestasi. “Kebijakan pusat dan penegasan pelayanan e-PPID memang penting sekali untuk dilaksanakan”, papar Woro. Woro juga memaparkan bahwa pihaknya juga akan melaporkan kegiatan e-PPID secara khusus dan laporan tersebut akan dilaporkan ke KPU Propinsi Jawa Timur paling lambat pada tanggal 16 September 2016. [Hupmas]


Selengkapnya
62

KUNJUNGAN KE KAPOLRES, KPU TRENGGALEK MEMBERIKAN BUKU HASIL PILKADA 2015

Kamis, 08 September 2016, Ketua KPU Trenggalek dan anggota KPU Divisi SDM dan Parmas berkordinasi dengan Kapolres Trenggalek. Tujuan kunjungan ini adalah silaturahmi dan mengantarkan buku “Ikhtiar Demokrasi Lokal” yang isinya merupakan laporan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek tahun 2015 lalu. Kunjungan ini atas undangan  Kapolres Trenggalek AKBP I Made Agus Prasatya, S.I.K, M. Hum yang mengundang Ketua KPU Kabupaten Trenggalek untuk berbincang-bincang tentang situasi sosial dan persiapan pemilihan ke depannya. Undangan ini tak disia-siakan oleh Ketua KPU Kabupaten Trenggalek Suripto yang kemudian datang ditemani oleh Nurani Divisi SDM dan Parmas. Kunjungan silaturahmi dimulai sekitar pukul 10.00 di ruang kerja Kapolres Trenggalek yang tergolong masih muda usia tersebut. Kesempatan silaturhami ini dimanfaatkan oleh Ketua KPU Kabupaten Trenggalek untuk memberikan informasi tentang kegiatan-kegiatan harian yang dilakukan KPU Kabupaten Trenggalek. Pasalnya, Kapolres mengira bahwa setelah kegiatan Pilkada usai, “KPU ayem-ayem saja”. Suripto menjelaskan bahwa tahun 2016 ini justru merupakan tahun dimulainya peningkatan kinerja di lembaga KPU, yang ditegaskan dengan kebijakan KPU RI bahwa para komisioner KPU dan pejabat di sekretariatan harus melakukan tugas-tugas di luar tahapan pemilu seperti pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, sosialisasi demokrasi dan kepemiluan, pendidikan pemilih, pelayanan informasi yang sekarang berbasis online lewat E-PPID, peningkatan SDM,  pelatihan-pelatihan (bimbingan teknis), pengelolaan website, dan berbagai kegiatan lain baik berbasis DIPA anggaran maupun yang bersifat non-budgeter. Kunjungan ini juga dimanfaatkan oleh Ketua KPU Trenggalek untuk menyerahkan buku “Ikhtiar Demokrasi Lokal” karena di dalamnya juga memuat kegiatan yang dilakukan Polres Trenggalek untuk mengamankan kegiatan Pilkada 2015. Nurani, Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Trenggalek, mengatakan bahwa pertemuan ini sangat  bermanfaat untuk fungsi kehumasan. “Untuk menjada tali hubungan yang erat antar lembaga, menginformasikan apa yang kita lakukan, dan dalam konteks Polres mereka adalah mitra kita ketika kita ada tahapan pemilu di mana peran pihak keamanan memang sangat vital”, papar Nurani. [Hupmas]


Selengkapnya
85

CAIRKAN DANA BANPOL, DPC PPP AJUKAN AUTENTIKASI PEROLEHAN SUARA

Kamis, 08 September 2016,  kpu Kabupaten Trenggalek kembali kedatangan pengurus partai politik yang ingin memproses dana bantuan keuangan untuk partai politik dari pemerintah.  Sebagaimana diatur dalam  Peraturan Bupati Trenggalek Nomor 7 Tahun 2015 Tentang Pedoman Tata Cara Penghitungan, Penganggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan Tertib Administrasi Pengajuan, Penyaluran, dan Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan Bantuan Keuangan kepada Partai Politik, salah satu syarat permohonan pengajuan Bantuan Keuangan Partai Politik harus melampirkan surat keterangan autentifikasi hasil penetapan perolehan kursi dan suara partai politik hasil pemilu tahun 2014 yang dilegalisir Ketua atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Trenggalek. Oleh karena  itulah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang merupakan salah satu partai yang memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan keuangan ini harus mendapatkan surat surat keterangan autentifikasi dari KPU Kabupaten Trenggalek. Surat permohonan autentifikasi langsung diantar oleh salah satu pengurus PPP Kabupaten Trenggalek, Sucipto dengan memberikan surat Nomor 0139/13.16/DPC/PPP/IX/2016 perihal Permohonan Data Autentik Hasil Pemilu 2014 tertanggal 1 September 2016. Partai Peserta pemilu 2014 berkantor di Jln. Masjid Barat No.02, Durenan, Trenggalek 66381, Telp 0355-878345 ditandatangani oleh Ketua Lamiran, SH dan Sekretaris Wachid Hasyim. Jumlah Suara PPP di Kabupaten Trenggalek sebanyak 12.095 suara. Adapun besar dana bantuan parpol dari APBD Kabupaten Trenggalek setiap suara parpol yang mendapatkan kursi sebesar Rp 2.678 (Dua ribu Enam Ratus Tujuh Puluh Delapan Rupiah). Sehingga secara keseluruhan PP akanmemperoleh bantuan senilai Rp 32.390.410 (Tiga Puluh Dua Juta Tiga Ratus sembilan Puluh Ribu Empat Ratus Sepuluh Rupiah). PPP Trenggalek memenuhi syarat untuk mendapatkan dana bantuan keuangan dari pemerintah karena partai ini mendapatkan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (PPP), dengan jumlah 1 kursi. PPP merupakan partai terakhir yang mengajukan permohonan autentifikasi, sementara partai-partai lain yang mendapatkan kursi di DPRD sudah melakukan sebelumnya.  [Hupmas]


Selengkapnya
61

REKRUTMEN RELAWAN KOMUNITAS PEDULI PEMILU DAN DEMOKRASI TAHUN 2016

Upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih dan kualitas demokrasi terus dilakukan oleh KPU dari berbagai tingkatan, baik KPU RI, Propinsi maupun KPU Kabupaten/Kota. Salah satunya adalah yang dilakukan KPU Propinsi Jawa Timur dengan membentuk Relawan Program Fasilitasi Pengembangan Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi Tahun 2016. Rekrutmen ini dibuka mulai  tanggal 6 September sampai dengan 18 September 2016. Sebagaimana disampaikan oleh Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro,  rekrutmen Relawan Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi merupakan tindak lanjut dari Surat KPU RI tentang Pelaksanaan Program Kegiatan Fasilitasi Pengembangan Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi Tahun 2016. “Adanya komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi ini sendiri, bertujuan untuk membantu KPU dalam mensosialisasikan kegiatan tahapan pemilu,” tutur Gogot (6/9/2016). Kegiatan ini akan merekrut sekitar  tiga puluh (30) relawan. Mereka yang terpilih akan mendapatkan pelatihan khusus mengenai Kepemiluan. Relawan-relawan inilah yang akan  dilibatkan dalam kegiatan sosialisasi Pilkada Serentak Tahun 2018 di Jawa Timur. Yang akan direkrut dalam Relawan Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi Tahun 2016  ini adalah mereka yang mewakili berbagai sektor masyarakat, antara lain kelompok pemilih pemula, keagamaan dan marjinal. Bukan hanya itu,  para penyandang disabilitas dan perempuan juga akan direkrut karena kelompok ini butuh perhatian yang besar dalam peningkatan demokrasi dan partisipasi masyarakat. Persyaratan dan tata cara pendaftaran dapat dilihat dan didownload di dalam kolom Pengumuman, pada website KPU Jatim (kpujatim.go.id). Pendaftarannya pun sengaja dipermudah, bisa melalui email, pos, dan diantar langsung ke kantor KPU Jatim, jalan Raya Tenggilis Nomor 1 Surabaya. “Hal ini dilakukan karena memperhatikan kelompok disabilitas,” ungkap Divisi SDM dan KPU Jatim. [Hupmas]


Selengkapnya
69

DIVISI SDM DAN PARMAS : TIME-SHEET KERJA HARIAN EFEKTIF UNTUK PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI

Time-sheet kerja harian ternyata cukup efektif untuk meningkatkan kinerja dan pendisiplinan pegawai di lingkungan KPU Kabupaten Trenggalek. Hal ini dikatakan oleh Nurani Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM dan Parmas) KPU Kabupaten Trenggalek. Penilaian itu didasarkan pada proses pembuatan laporan kinerja bulanan yang dibuat untuk Bulan Agustus 2016. Terlihat dari adanya perubahan perilaku pengisian time-sheet harian para pegawai yang untuk bulan  Agustus tidak terlambat seperti bulan-bulan sebelumnya. “Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa para pegawai semakin rajin mengisi time-sheet harian tidak ‘dadakan’ di akhir-akhir pembuatan laporan bulanan. Tapi mereka memang mengisi tiap hari dan bukan di akhir-akhir”, kata Nurani. Menurut Nurani, untuk bulan-bulan awal diterapkannya kebijakan peningkatan kinerja melalui kontrol rapat-rapat harian dan pembuatan time-sheet kinerja harian, para pegawai masih bermalas-malasan untuk mengisi. “Tetapi akhirnya mereka tampaknya tahu, bahwa jika tidak diisi hari itu juga, mereka akan lupa untuk mengisinya”, papar pria berkepala botak plontos ini. Time-sheet kerja harian di lingkungan KPU Kabupaten Trenggalek merupakan sarana untuk melaporkan apa yang dilakukan masing-masing pegawai dan komisioner tiap harinya. Hal ini untuk memastikan bahwa tiap hari mereka harus melakukan kinerja sesuai tupoksinya masing-masing. Dan pekerjaan itu dilaporkan dalam time-sheet yang berisi apa saja yang mereka kerjakan, dimana, dengan siapa, dan apa capaiannya. “Tujuannya adalah melahirkan kontrol kerja dan disiplin pegawai, karena tekad KPU sebagai lembaga publik dan kerja pelayanan di bidangnya muthlak harus dikawal agar kinerjanya maksimal, terukur, dan kalau bisa meningkat terus”, tegas Nurani.   [Hupmas]


Selengkapnya
67

“MEDIA VISITING” KPU TRENGGALEK DI RADIO FORTUNA FM

Kegiatan  membangun hubungan yang baik dengan media (visiting media) kembali dilakukan oleh KPU Kabupaten Trenggalek. Kali ini dilakukan ke media radio, yaitu Radio Fortuna FM. Kunjungan dilakukan pada pukul 10.00-an pada hari ini (Selasa, 06/09/2016) di kantor dan tempat siaran radio swasta yang terletak di pinggir jalan raya Durenan-bandung, tepatnya di Desa Ngadisuko Kecamatan Durenan tersebut. Sebagaimana dijelaskan Nurani, divisi SDM dan Parmas KPU kabupaten Trenggalek, tujuan kunjungan ini adalah memenuhi amanat program kehumasan dan menjalin kerjasama yang baik dengan media agar KPU Kabupaten Trenggalek sebagai lembaga publik bisa maksimal dalam menjalankan fungsi dan kinerjanya sebagai lembaga di bidang demokrasi dan kepemiluan. Divisi SDM dan Parmas KPU Kabupaten Trenggalek, menurut Nurani,  punya tugas pokok untuk memastikan bahwa terjadi fungsi kerja kehumasan dan sosialisasi di masyaakat. “Karena itu tak mungkin kita melakukan sosialisasi dan menjangkau masyarakat sendiri tanpa melibatkan peran media massa, termasuk media radio”, tegas Nurani. Tiba di kantor sekaligus tempat siaran Radio Fortuna FM, rombongan dari KPU Kabupaten Trenggalek yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU, Divisi SDM dan Parmas, anggota KPU Kabupaten Trenggalek Nurhuda, Kasubag Teknis dan Hupmas, dan dua orang staf ditemui oleh pimpinan radio Fortuna, Malik Fajar. Di temui di ruang kerja, ketua KPU Kabupaten Trenggalek menyampaikan maksud kedatangan rombongan yang dipimpinnya. Juga  terjadi perbincangan hangat tentang bagaimana mengelola media radio sebagai media informasi masyarakat termasuk sebagai lembaga bisnis. Suripto juga menjelaskan tentang keberadaan website KPU Kabupaten Trenggalek yang memberitakan berbagai kegiatan harian KPU Kabupaten Trenggalek. Tak lupa pria yang sudah tiga periode menjabat sebagai komisioner KPU Kabupaten Trenggalek itu menjelaskan tentang kinerja KPU Kabupaten Trenggalek yang meskipun bukan pada berada dalam tahapan pemilu, tetapi juga selalu ada pekerjaan tiap hari. Pihak radio Fortuna FM juga memberi waktu bagi KPU Kabupaten Trenggalek untuk on air dan dipandu oleh penyiar. Setelah sekitar 20 menit on air, kemudian dilanjutkan dengan acara ramah-tamah. Rejeki buat rombongan KPU Kabupaten Trenggalek karena dalam acara ramah tamah, ada suguhan nasi lodho dan buah-buahan. Setelah makan lodho dan saling “ngobrol”, sekitar jam 12.00-an, rombongan KPU Kabupaten Trenggalek berpamitan untuk pulang. [Hupmas]


Selengkapnya