Berita Terkini

60

KPU TRENGGALEK AKAN MANFAATKAN TEKNIK ‘MEDIA RELATION’ SECARA MAKSIMAL

Hari  kedua acara Bimbingan Teknis Kehumasan, Media Center, dan Pelayanan Informasi Pilkada Serentak tahun 2018  kemarin (Selasa, 05/12/2017) tak kalah menarik. Karena materi bimtek yang disampaikan memberikan wawasan yang amat berharga terkait dengan pentingnya posisi media yang dibuat KPU Kabupate/Kota sebagai salah satu sarana untuk membangun kehumasan (public relation). Materi yang disampaikan oleh Yuli Akhmada  menyadarkan para peserta bimtek akan pentingnya teknik-teknik jurnalistik dalam membangun citra lembaga maupun hubungan dengan masyarakat untuk tujuan-tujuan yang lebih baik guna mendukung keberhasilan KPU sebagai lembaga publik. Dalam paparannya, Yuli mengingatkan bahwa teknik-teknik jurnalistik yang baik dan serius akan bisa membantu KPU sebagai lembaga publik untuk berinteraksi dengan masyarakat dalam mendukung kegiatan-kegiatannya dan menyampaikan informasi-informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Teknik-teknik jurnalistik mulai penulisan berita hingga pengemasannya yang lebih berkualitas akan mempengaruhi citra lembaga. Yuli mengungkapkan pertanyaan, apakah yang perlu diprioritaskan adalah yang penting dulu atau yang menarik dulu. Keduanya, menurut editor Surya itu, merupakan perdebatan dalam dunia jurnalisme. “Masyarakat perlu disuguhkan hal-hal yang penting bagi mereka, tapi masyarakat juga akan membaca berita yang menurut mereka menarik” papar Yuli. Sementara itu, menurut Nurani Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM), tujuan dari media yang dibuat KPU sebenarnya lebih kepada hal-hal yang perlu diinformasikan kepada masyarakat. Hal-hal yang wajin diinformasikan tentunya adalah hal penting dan mendesak. “Misalnya berita tentang pengumuman siapa yang lolos PPK dan PPS, itu kan yang ditunggu-tunggu”, tegas Nurani. Ditemui di meja kerjanya hari ini, Nurani menambahkan bahwa ada tujuan lain dari pemberitaan di media, terutama media online. Menurutnya, semakin banyak berita tentang kegiatan KPU, maka citra lembaga juga akan meningkat. “Karena yang diberitakan adalah kegiatan-kegiatan yang dilakukan”, kata Nurani. Diakui Nurani bahwa bimtek Kehumasan yang diadakan KPU Propinsi Jawa Timur semakin menegaskan kesadaran bahwa fungsi informasi punya peran penting yang harus terus dimaksimalkan. Sebab, kata Nurani, cara menghubungkan lembaga KPU dengan masyarakat yang paling efektif adalah melalui media ini. “Cara yang efektif, dibanding mendatangi satu persatu, apa lagi dengan semakin banyaknya akses masyarakat ke internet”, imbuh pria berkepala botak ini. [Meris]


Selengkapnya
50

ORANG KPU HARUS MURAH SENYUM DAN “HUMBLE”

Hal yang paling menarik dari acara Bimbingan Teknis Kehumasan, Media Center, dan Pelayanan Informasi Pilkada Serentak tahun 2018 di hari pertama kemarin (Senin, 04/12/2017) adalah materi yang disampaikan oleh Dr Selfi Budi Helpiastuti. Dr Selfi menekankan pada aspek komunikasi dalam kerja-kerja kehumasan yang juga harus dimulai dari bagaimana orang-orang di lembaga juga memerankan peran yang besar. Dr Selfi menekankan bagaimana pembangunan sikap masing-masing personal di lembaga KPU harus melatih sikap yang ramah, ‘humble’, dan murah senyum. Karena, sebagai lembaga publik, KPU harus diisi oleh orang-orang yang mempunyai sikap yang baik. “Percuma kita akan memperbaiki citra ke luar, tanpa memperbaiki hubungan-hubungan internal dulu”, tegas Dr Selfi. Lbih jauh, Dr Selfie menjelaskan bagaimana membangun kesan pada setiap orang yang berhubungan dengan orang-orang KPU. Kesan harus dibangun sejak pertama kali bertemu dengan orang. Dosen Jurusan Administrasi Negara FISIP Universitas Jember itu mengingatkan pentingnya “tujuh detik pertama” dalam membangun kesan. Ia mencontohkan, ketika komisioner KPU hendak mengisi sosialisasi di sekolah. Sejak datang, tunjukkan sikap ramah dan murah senyum. “Jangan sampai KPU itu dianggap oleh pemilih pemula sebagai orang yang sangar dan sombong atau kurang semangat, mereka pasti akan ‘BT’ lah”, kata Dr Selfi. Dalam materi pertama ini, banyak pengetahuan yang disampaikan oleh dosen yang juga seorang ‘public speaker’ handal itu.  Bukan hanya ‘soft skill’ yang harus dimiliki komisioner dan para pegawai di KPU sebagai ujung tombak kerja kehumasan, hingga metode-metode membangun citra lembaga yang baik sebagai salah satu tujuan kehumasan. [Hupmas]


Selengkapnya
42

KPU TRENGGALEK HADIRI BIMTEK KEHUMASAN, MEDIA CENTER, DAN PELAYANAN INFORMASI

Upaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk membangun citra yang baik di mata publik dan memberikan pelayanan informasi pada masyarakat menjadi kebutuhan yang amat penting untuk terus dilakukan. Apalagi berkaitan dengan tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur yang sudah diluncurkan beberapa waktu lalu. Demikian ditegaskan oleh Ketua KPU Jawa Timur, Eko Sasmito, dalam acara pembukaan Bimbingan Teknis Kehumasan, Media Center, dan Pelayanan Informasi Pilkada Serentak tahun 2018 kemarin sore (Senin, 04/12/2017). Acara ini diselenggarakan di Ijen View Hotel & Resort Bondowoso, mulai kemarin hingga hari ini, Selasa, 05 Desember 2017. Acara yang diadakan KPU Propinsi Jawa Timur ini mengundang Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Parmas & SDM) dan operator website dari KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Eko mengajak semua Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumberdaya Manusia KPU Kabupaten/Kota untuk mengajak komisioner dan pegawai di satuan kerja masing-masing untuk terus menyebarkan informasi kepemiluan kepada masyarakat melalui media yang dimiliki, termasuk media sosial. “Kita harus membuat masyarakat tahu dan terbiasa dengan informasi-informasi tentang Pilgub ini”, tegas Eko Sasmito. [Hupmas]


Selengkapnya
45

KPU HARUS “VIRALKAN” INFORMASI PILGUB JATIM

Pentingnya penggunaan media online dan media sosial untuk “memviralkan” informasi tentang pemilihan juga ditegaskan oleh Gogot Cahyo Baskoro dari Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Parmas & SDM) KPU Propinsi Jawa Timur dalam acara Bimtek Kehumasan, Media Center, dan Pelayanan Informasi Pilkada Serentak 2018 di Ijen View Hotel & Resort, Bondowoso kemarin (Senin, 04/12/2017). Dalam acara pengarahan awal bimtek setelah acara dibuka oleh Ketua KPU Propinsi Jawa Timur, Gogot memaparkan potensi media sosial yang masih belum dimanfaatkan dengan baik dan maksimal. Gogot mengingatkan bahwa selain lembaga, setiap orang hampir punya media sosial yang bisa digunakan untuk memviralkan informasi yang sudah dibuat oleh KPU, baik KPU RI, KPU Jawa Timur, maupun KPU Kabupaten/Kota masing-masing. “Selain membuat berita dan memberikan informasi, kita harus rajin nge-like dan share berita-berita KPU RI, KPU Jatim, dan yang dibuat lembaga kita sendiri”, kata Gogot. Gogot bahkan mengingatkan bahwa media sosial juga dimiliki oleh semua orang yang menjadi penyelenggara pemilu, bukan hanya KPU, tapi juga panitia ad hoc tingkat kecamatan, desa, dan RT melalui Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). “Mereka adalah pasukan-pasukan cyber kita yang bisa membuat informasi kepemiluan bisa menyebar ke klahayak umum”, tegas alumnus Universitas Jember itu. [Hupmas]


Selengkapnya
54

KPU TRENGGALEK DI KUNJUNGI MAHASISWA HUKUM TATA NEGARA IAIN TULUNGAGUNG

Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPU) Kabupaten Trenggalek, Senin (27/11/2017) mendapat kunjungan dari 9 mahasiswa Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum jurusan Hukum Tata Negara Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung. Kunjungan dilakukan untuk memenuhi tugas studi  di Mata Kuliah Kepartaian dan Pemilu  sebagai  tugas akhir Ujian Akhir Semester. Sembilan Mahasiswa yang saat ini berada di semester lima tersebut disambut baik oleh dua Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Trenggalek, Suripto selaku Divisi Teknis dan Nurani selaku Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (Parmas). Bertempat di ruang Komisioner, mahasiswa tersebut melakukan wawancara seputar Pilihan Gubernur Jawa Timur yang akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018. Mereka ingin mengetahui tahapan Pemilihan Gubernur lebih jauh, diantaranya, rekrutmen PPK dan PPS, penyerahan syarat dukungan pasangan calon perseorangan, pemutakhiran data dan daftar pemilih, pendaftaran pasangan calon, verifikasi pasangan calon, penetapan pasangan calon, pengundian dan pengumuman nomor urut, kampanye, masa tenang dan pembersihan alat peraga, pemungutan dan perhitungan suara, hingga rekapitulasi hasil perhitungan suara. Kunjungan mahasiswa ini berakhir pada 11.30 WIB, setelah mereka melakukan kunjungan ke Rumah Pintar Pemilu (RPP) Vote. Mereka pamit untuk kembali ke kampus IAIN Tulungagung. [Meris]


Selengkapnya
43

MAHASISWA IAIN TULUNGAGUNG JUGA KUNJUNGI RPP VOTE KPU TRENGGALEK

Senin (27/11/2017), Rumah Pintar Pemilu (RPP) Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Trenggalek mendapatkan kunjungan dari sembilan mahasiswa. Mereka adalah mahasiswa fakultas Syariah dan Ilmu Hukum jurusan Hukum Tata Negara yang sedang melakukan observasi dan wawancara untuk memenuhi tugas mata kuliah Kuliah Kepartaian dan Pemilu  sebagai  tugas akhir Ujian Akhir Semester. Kujungan di Rumah Pintar Pemilu Vote dilakukan setelah wawancara berakhir. Dua orang komisioner, Suripto dan Nurani, memandu mahasiswa untuk melihat-lihat sajian yang ada di Rumah Pintar Pemilu. Selain melihat maket tempat pemungutan suara (TPS), dan papan visualisasi yang berisi berbagai pengetahuna tentang ke pemiluan, beberapa mahasiswa tampak tertarik pada koleksi buku-buku yang berada di rak. Kepada para mahasiswa Suripto menjelaskan bahwa RPP Vote KPU Kabupaten Trenggalek merupakan tempat bagi siapapun untuk belajar mengenai ke pemiluan dan demokrasi di Indonesia. Ditambahkan oleh Suripto, RPP Vote juga melakukan pelayanan informasi bagi para mahasiswa yang ingin meneliti atau membuat tugas-tugas penelitian yang berkaitan dengan pemilu dan perpolitikan, khususnya yang terjadi di Trenggalek. “Kalau seandainya mau belajar tentang ke pemiluan lebih dalam dengan membaca buku-buku yang ada disini itu lebih baik”, ujarnya, seraya menunjuk pada buku-buku yang terletak di rak. [Meris]


Selengkapnya