Berita Terkini

49

SETDA TRENGGALEK MEMINTA MASYARAKAT BANTU SOSIALISASIKAN PILKADA

Kegiatan pengumpulan massa dalam bentuk jalan sehat hari ini (Minggu, 17/12/2017) harus berlanjut menjadi kesadaran bagi kita semua, agar pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur  Jawa Timur 2018  mulai menjadi bahan perbincangan masyarakat. Demikian dikatakan Ali Mustofa, Sekretaris Daerah (Sekda) Trenggalek yang hadir mewakili Bupati Trenggalek dalam sambutannya dalam acara Jalan Sehat Gerakan Sadar Pilkada yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Trenggalek hari ini. “Mari setelah ini nanti, sesampainya kita ke rumah, kita kabarkan pada saudara-saudara kita, tetangga-tetangga kita, kolega-kolega kita, dan kepada semua warga Trenggalek dan warga Jawa Timur”, kata Ali. Orang nomor satu di jajara birokrasi Trenggalek itu menambahkan bahwa tujuan Jalan Sehat Sadar Pemilu adalah bukan hanya agar semua tahapan bisa diketahui. Bukan hanya saat pemungutan suara atau pencoblosan saja, tapi juga mulai sekarang juga. “Misalnya, bersiap-siap untuk memastikan bahwa mereka terdaftar dalam Daftar Pemilih yang mulai tahun baru nanti sudah akan diadakan kegiatan Pendataan”, tambahnya. Di akhir sambutannya, Ali Mustofa mengajak  peserta acara Jalan Sehat Sadar Pilkada mengikuti acara  sampai habis. “Karena nanti setelah kita berjalan juga akan ada acara undian hadiah yang sudah disediakan oleh KPU, yang diselingi acara hiburan dan sosialisasi-sosialisasi dari KPU”, tegasnya. [Hupmas]


Selengkapnya
54

KPU TRENGGALEK SOSIALISASIKAN PETA DAPIL PADA ORMAS DAN LSM

Pada hari Kamis (14/12/2017), KPU Kabupaten Trenggalek kembali bergelut dengan materi tentang daerah pemilihan dan alokasi kursi untuk Pemilu 2019. Kali ini acara mengundang perwakilan dari organisasi masyarakat, organisasi mahasiswa dan pemuda, ormas perempuan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), pemangku kepentingan, dan perwakilan perguruan tinggi yang ada di Trenggalek. Acara ini diselenggarakan di Aula Hotel Jaaz Permai mulai pukul 08.00 WIB dan rencana akan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. Hadir sebagai pemateri dalam acara ini adalah Nurani Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Parmas-SDM) dan Nur Huda Divisi Keuangan Umum dan Logistik (KUL) KPU Kabupaten Trenggalek. Dalam sambutannya mewakili Ketua KPU Kabupaten Trenggalek yang tak bisa hadir karena ada acara rakor dengan KPU Propinsi Jatim dan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, Nur Huda mengatakan bahwa acara hari ini merupakan kelanjutan dari sekian proses diskusi publik tentang pemetaan Dapil yang dilakukan sebelumnya bersama partai politik dan pemangku kepentingan. Acara kali ini, kata Huda, adalah mengundang perwakilan masyarakat sipil, karena masyarakat juga punya kepentingan untuk kebijakan Dapil. “Bukan hanya partai politik, tapi masyarakat juga berkepentingan”, kata Huda. Setelah acara sambutan, dilanjutkan materi tentang prinsip-prinsip pemetaan Dapil dan simulasi pemetaan Dapil untuk Kabupaten Trenggalek. Sebelum masuk materi tersebut, Nurani memberikan sosialisasi tentang Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017. Lalu ia memaparkan materi tentang Dapil. Setelah sesi tanya jawab, acara diselingi istirahat  untuk makan siang dan sholat bagi yang beragama Islam. Kemudian, sekitar jam 13.00, dilanjutkan materi tentang konversi dari suara ke kursi yang dipaparkan oleh Nurhuda. [Meris]


Selengkapnya
45

KETUA KPU TRENGGALEK HADIRI PENYUSUNAN DAPIL DAN ALOKASI KURSI DPRD JATIM

Pada hari yang  bersamaan dengan acara sosialisasi Pemetaan Dapil dan Alokasi Kursi DPRD Trenggalek untuk Pemilu 2019, yang diadakan di Hotel Jaaz Permai Trenggalek hari ini, KPU Propinsi Jawa Timur juga menggelar acara Rapat Penyusunan Penataan Dapil dan Alokasi Kursi Pemilu Anggota DPRD Propinsi serta Simulasi Penghitungan Alokasi Kursi. Acara tersebut mengundang KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur yang diwakili oleh Divisi Teknis-nya, bertempat  di Hotel SunCity Sidoarjo. Acara ini akan berlangsung dua hari, mulai hari ini tanggal  14 Desember hingga besok tanggal 15 Desember 2017. Hadir dari KPU Trenggalek, Divisi Teknis yang sekaligus ketua KPU Kabupaten Trenggalek, Suripto. Menurut informasi dari Suripto dari tempat acara, acara hari ini dimulai sekitar pukul 15.00 dengan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pidato Ucapan Selamat datang dari  Ketua KPU Sidoarjo Zaenal Abidin. Setelah itu, dilanjutkan sambutan sekaligus membuka acara oleh Ketua KPU Jatim Eko Sasmito. Acara kemudian dilanjutkan paparan materi dengan Narsum mantan Ketua Bawaslu Propinsi dan ‘founder’ The Republic Institute, DR.Sufiyanto, SAg, Msi. Acara dipandu oleh dipandu oleh Mohammad Arbayanto, Divisi Teknis KPU Propinsi Jawa Timur. [Meris]


Selengkapnya
51

KPU TRENGGALEK AKAN KEMBALI MENGGELAR JALAN SEHAT

Di akhir tahun 2017, sebelum memasuki tahun 2018 yang akan menjadi tahun ‘sibuk’ bagi penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek akan mengadakan acara Jalan Sehat bertema Gerakan Sadar Pemilu. Acara akan digelar pada Hari Minggu, tanggal 17 Desember 2017. Acara Jalan Sehat akan dimulai sekitar pukul 06.30. Start di alun-alun Trenggalek tepatnya di depan Pendopo. Rute yang akan ditempuh adalah seperti rute Jalan Sehat sebelumnya, yaitu dari alun-alun ke selatan, sampai di perempatan Pasar Pon ke kiri (timur). Lalu sampai di pertigaan SMPN 5, akan menuju ke kiri (utara) hingga perempatan Masjid Al Askar akan ke barat (kiri). Hingga perempata Nirwana, lanjut ke alun-alun, lewat depan Bank BRI. Menurut Sekretaris KPU Kabupaten Trenggalek, Wiratno, acara ini digelar dengan memanfaatkan anggaran Pilkada Jawa Timur yang dikordinir oleh KPU Propinsi Jawa Timur. Ditambahkan oleh Wiratno bahwa ada hadiah senilai sekitar 10 Juta Rupiah yang akan dibagikan melalui undian yang sudah dicetak dan siap dibagikan ke masyarakat peserta acara ini. Menurut Wiratno, acara Jalan Sehat ini bertujuan untuk membuat event  dengan melibatkan masyaraka secara massif dan di dalamnya akan dimasukkan sosialisasi tentang penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur yang sudah mulai tahapannya. “Agar masyarakat luas tahu bahwa mereka akan punya gawe dalam memilih pimpinan propinsi”, kata Wiratno. Ia mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan berbagai pihak agar kegiatan Jalan Sehat nanti berlangsung dengan sukses. Selain masyarakat luas diundang melalui media sosial dan jejaring lembaga, KPU Kabupaten Trenggalek juga akan mengerahkan panitia ad hoc tingkat kecamatan dalam acara Jalan Sehat ini. [Meris]


Selengkapnya
52

PPK BEBERAPA KECAMATAN TRENGGALEK SUDAH MULAI MELAKUKAN KORDINASI DAN SOSIALISASI AWAL

Meskipun belum diberi bimbingan-teknis oleh KPU Kabupaten Trenggalek, beberapa Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di beberapa kecamatan sudah melakukan rapat kordinasi dan sosialisasi awal. Hal itu setidaknya terlihat pada hari Jumat kemarin (08/12/2017). Selain di Kecamatan Watulimo, acara rakor dan sosialisasi awal juga dilakukan di Kecamatan Tugu, Durenan, dan Karangan. Tujuan rapat dari masing-masing PPK dan undangan yang dihadirkan memang tidak sama. Ada yang sekedar melakukan perkenalan dengan anggota PPS. Tetapi secara umum, rakor tersebut bertujuan menjalin silaturahmi dengan para pemangku kepentingan. Selain, PPK  juga ingin mempererat relasi dan membagi informasi dengan PPS di desa masing-masing. Di Kecamatan Tugu, PPK Tugu mengundang Camat, Kapolsek, Danramil, dan PPS se-Kecamatan Tugu. Dalam sambutannya, Ketua PPK Tugu Yogi Perbawa mengatakan bahwa acara rapat tersebut bertujuan memperkuat kerjasama antara penyelenggara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tingkat kecamatan dan desa dengan pihak pemerintah dan aparat keamanan di kecamatan Tugu. “Kami harus memahami wilayah dan tokoh-tokoh di pemerintahan agar dalam tugas menjalankan amanah bisa berjalan dengan lancar”, kata Yogi Perbawa ketua PPK Tugu. Sementara itu di Kecamatan Durenan, PPK Durenan selain mengundang Camat, Kapolsek, Danramil, PPS, juga kepala Desa dan Panwascam. Dalam acara ini ketua PPK Durenan Mujahiddin memperkenalkan personil-personil PPK pada kepala Muspika, PPS, dan kepala desa yang hadir. Mujahidin mengajak kerjasama dengan berbagai pihak agar kegiatan bisa berjalan dengan lancar. Pada teman PPK dan PPS, ia mengajak untuk meningkatkan kapasitas mulai sekarang agar nantinya bisa mudah untuk menjalankan tugas. Sedangkan, PPK Karangan mengundang Pak Camat dan semua anggota PPS se-Kecamatan Karangan. Peremuan tersebut bertujuan untuk merekatkan tali persudaraan antara penyelenggara di kecamatan, desa, dengan pemerintahan kecamatan dan pengawas pemilu kecamatan yang juga hadir. [Hupmas]


Selengkapnya
43

KPU TRENGGALEK HADIRI BIMTEK PENGELOLAAN DAN PERTANGGUNJAWABAN DANA HIBAH PILGUB JATIM

Persiapan menuju Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018 terus dimatangkan. Termasuk juga salah satunya melalui upaya penggunaan anggaran dan pertanggungjawaban anggarannya yang nanti akan digunakan untuk membiayai berbagai kegiatan baik oleh KPU Propinsi maupun KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Oleh karena itulah diadakan Bimbingan Teknis Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Dana Hibah Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2018 KPU Provinsi dasn KPU Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur oleh KPU Propinsi Jawa Timur, bertempat di Hotel Garden Palace Surasbaya, Kamis-Jumat tanggal  7-8 Desember 2017. Dari KPU Kabupaten Trenggalek yang hadir adalah Ketua, Sekretaris, Divisi Keuangan, Umum, dan Logistik, dan Bendahara. Kemarin (Kamis, 07/12/2017), acara dimulai pukul 14.00. Acara diawali dngan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, lalu dilanjut dengan laporan dari Panitia disampaikan oleh Sujono (Kasubag di Sekretariat KPU Jatim). Kemudian acara dilanjut dengan sambutan Dewita Hayu Shinta (Divisi Keuangan, Umum, dan Logistik KPU Propinsi Jawa Timur) yang juga membuka acara. Lalu dilanjutkan dengan pengarahan dari Sekretaris KPU Jatim, HM Eberta Kawima. Setelah coffe break, acara kemudian dimulai pada Pukul 16.00 dengan  paparan materi bertema “Pencegahan Tipikor Dalam Pengelolaan Anggaran Hibah Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2018” yang disampaikan oleh Didik Farhan Alisyahdi, SH, MH,  Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jatim. Selanjutnya adalah paparan dari Adiwijaya Bakti, Inspektur Sekjend KPU RI yang memaparkan materi tentang “Pengelolaan dan Pertanggung Jawaban Dana Hibah Pilkada di Lingkungan KPU”. Dalam sesi ini, pemateri menyampaikan bahwa pada dasarnya pengelolaan keuangan KPU sebagai instansi wajib berakuntabilitas karena menerima amanah untuk menjalankan suatu fungsi dalam hal ini penegakkan demokrasi, yaitu fasilitasi legislatif dan eksekutif. Untuk itu kita diberi kewenangan teknis dan sumber daya baik uang ataupun orang. “Karena namanya titipan maka wajib dipertanggung jawabkan ke pemberi amanah”, tegas. Lebih jauh ia memaparkan berbagai aturan tentang pengelolaan keuangan yang sesuai ketentuan. Ia juga mengingatkan tentang hubungan antara akuntabilitas dan integritas penyelenggara. Akuntabilitas adalah kewajiban memberikan penjelasan atas suatu transaksi. Di sini, setiap transaksi harus bisa kita jawab, ada kinerja, ada asas moralitas dan amanah publik. “Hal ini berbeda dengan sekedar dibelanjakan. Salah satu indikator utamanya adalah dilakukan dengan integritas. Integritas adalah konsistensi antara tindakan dengan nilai dan prinsip”, tegasnya. [Meris]


Selengkapnya