Berita Terkini

49

WUJUDKAN PARTISIPASI TINGGI, PPS PRIGI GENJOT SOSIALISASI

WATULIMO – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Prigi Kecamatan Watulimo bersama Sekretariat, segenap jajaran Pemerintah Desa Prigi dan Calon PPDP lakukan sosialisasi tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018 di Sekretariat PPS Prigi, Kamis kemarin (28/12/2017). Ketua PPS Prigi Slamet dalam sambutannya mengatakan bahwa undangan dalam acara ini meliputi Perangkat Desa, Babinsa, BKTM, RT/RW, dan calon PPDP. Ini adalah sosialisasi awal tahapan terutama berkaitan dengan tahapan pemutakhiran yang jadwalnya mulai mendekati, terutama calon PPDP. “PPDP harus terjun langsung ke masayarakat, rumah ke rumah, sosialisasi juga”, demikian disampaikan Ketua PPS Prigi Slamet. Dengan adanya sosialisasi ini, Slamet berharap semua pihak di Desa Prigi saling mendukung dalam mewujudkan tingkat partisipasi yang tinggi dalam pemilukada jawa timur nanti. Sehingga ada tindak lanjut konkret dari semua pihak. “Nanti kedepannya kita akan terus dorong untuk terjun langsung kerumah-rumah, terutama PPDP waktu coklit untuk membantu sosialisasi berbasis keluarga. Tentu saja saya berharap sosialisasi ini tidak hanya sebatas seremonial, namun harus turun kebawah, harus merakyat”, tutupnya. Sementara itu, Kepala Desa Prigi, dikarenakan ada agenda yang bersamaan di Pendopo Kabupaten tidak bisa hadir. Ia diwakili oleh Sekretaris Desa Prigi,  Andin yang mengatakan bahwa pihak pemerintah desa Prigi  mendukung penuh seluruh kegiatan yang dilakukan PPS sesuai tahapan dan aturan yang berlaku. “Monggo bapak-ibu semua bekerja dengan cermat, teliti untuk menghindari permasalahan yang ada”, tuturnya. Sekretaris desa prigi juga siap memfasilitasi semua kegiatan-kegiatan demi suksesi hajat bersama ini, di desa prigi khususnya. Sosialisasi yang dimulai pukul 09.00-11.05 ini berjalan cukup interaktif, terbukti dengan terjadinya pola komunikasi dua arah, banyaknya masyarakat yang mencari nafkah di desa Prigi khususnya menjadi salah satu topik dalam acara tersebut. Dibutuhkan penyikapan teknis untuk menciptakan masyarakat prigi yang terdaftar dalam data pemilih dan mau memilih dengan cerdas tentunya. [Irul]


Selengkapnya
52

PPS DESA JATI SOSIALISASIKAN TAHAPAN PILGUB 2018

KARANGAN – Kemarin (Kamis, 28/12/2017),  PPS Desa Jati menyelenggarakan Sosialisasi Tahapan Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018, yang bertempat di Balai Pertemuan Desa Jati. Acara dimuai  sejak pukul 14:00 WIB.    Dalam acara sosialisasi tahapan penyelenggaraan Pilgub 2018 dihadiri oleh Suyitno selaku Kepala Desa Jati, Anggota BPD, Tokoh Masyarakat, Babinsa, BKTM, calon PPDP dan calon anggota PPDP. Ikut hadir pula anggota PPK Kecamatan Karangan serta Panwascam Karangan. Dalam sambutannya, Suyitno menyampaikan selamat bertugas kepada PPS dan penyelenggara yang lain, agar panitia bekerja dengan jujur dan adil. Kepala Desa Jati ini menjelaskan bahwa Pemerintah Desa Jati bersedia memfasilitasi dan bantu agar suksesnya penyelenggaraan Pilgub 2018. Dilanjutkan sosialisasi dari PPS Jati yang di wakili oleh ketua PPS, Mujahidin. Dijelaskan bahwa Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018 akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018. “Mari diajak tetangga sanak saudara untuk menyalurkan hak pilihnya di TPS masing-masing. Dan ingat sebagai penyelenggara kita harus bertindak netral", ujar nya. Sosialisasi selanjutnya di sampaikan oleh perwakilan PPK Kecamatan Karangan yang juga mengajak bahwa penyelenggaraan Pilgub 2018 ini harus disukseskan bersama dengan Guyub Rukun. “Katakan pada mereka bahwa  beda pilihan boleh tapi tetap jaga kerukunan", ujar  Bahrun Rofiqi selaku ketua PPK Kecamatan Karangan. [Sunu]


Selengkapnya
53

KPU TRENGGALEK AKAN VERIFIKASI FAKTUAL PARTAI BERKARYA DAN PARTAI GARUDA

TRENGGALEK – Ada dua partai politik baru lagi yang akan diverifikasi faktual oleh KPU Kabupaten Trenggalek mulai besok, tanggal 30 Desember 2017. Hal ini adalah sebagai konsekuensi dari putusan Bawaslu yang menyatakan bahwa Partai Garuda dan Partai Berkarya dinyatakan lolos ke tahapan verifikasi faktual.   Sebelumnya, dua partai tersebut melakukan gugatan setelah  dinyatakan tidak lolos dalam tahap penelitian administrasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kedua partai akan diverifikasi faktual  dengan syarat terlebih dahulu melengkapi kekurangan administrasi. Kedua partai diberikan kesempatan untuk memperbaiki dan melengkapi sejumlah kekurangan syarat keanggotaan sesuai dengan syarat administrasi yang telah ditetapkan oleh KPU. Kesempatan diberikan dalam bentuk penyerahan dokumen dan unggah ke Sipol dan diberikan waktu setelah KPU menindaklanjuti putusan Bawaslu.   Keputusan itu merupakan hasil kesepakatan dari proses mediasi yang mempertemukan Bawaslu RI, KPU RI, dan dua partai yang menggugat. Dari kebijakan itulah diputuskan bahwa verifikasi faktual terhadap Partai Berkarya dan Partai Berkarya akan dilakukan mulai 30 Desember 2017 hingga 12 Januari 2018. Hari ini Partai Berkarya dan Partai Garuda diundang KPU Kabupaten Trenggalek untuk melakukan undian untuk menghasilkan angka yang akan memberikan nama-nama acak sejumlah 10% dari jumlah bukti dukungan yang disetor dan masuk di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Menurut Patna Sunu, Divisi Hukum KPU Kabupaten Trenggalek yang menjadi pengarah  kegiatan verifikasi partai politik calon peserta Pemilu 2019, besok (Sabtu, 30/12/2017) KPU Kabupaten Trenggalek akan mendatangi kantor kedua partai politik untuk memverifikasi faktual kantor dan kepengurusan partai politik tersebut. “Berikutnya baru dilakukan verifikasi faktual untuk keanggotaan yang akan dilakukan tim kami yang siap terjun ke orang yang menjadi target sampling”, kata Sunu. [Hupmas]


Selengkapnya
46

PPK DONGKO ADAKAN RAKOR BERSAMA MUSPIKA DAN PPS

DONGKO – Hari ini, Jumat (29/12/2017), d Aula Kecamatan Dongko yang berarsitektur bangunan kuno, dilaksanakan  pertemuan antara pihak penyelenggara Pilgub 2018 yaitu PPK dan PPS se-Kecamatan Dongko, bersama  stakeholders, Camat, Kepala Desa, Polsek dan Koramil. Pertemuan yang diprakarsai oleh PPK Bumi Turonggo Yakso ini dengan mengambil tajuk ‘Rapat Koordinasi’ untuk menyukseskan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2018. Acara berlangsung sejak pukul 08.30 sampai dengan 11.00. Acara berjalan  lancar dan kondusif. Berbagai ungkapan melalui sambutan yang memberikan masukan positif terhadap pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2018 disampaikan. Diantaranya sambutan oleh ketua PPK Dongko, Nurdin, yang  menyampaikan terimakasih atas kehadiran para peserta Rakor dan antusias sambutan baik oleh para pihak dengan harapan terjalin kerjasama yang baik antara pemerintah setempat dan masyarakat untuk turut menyukseskan Pilgub 2018 yang aman dan kondusif. Camat Dongko, Mulyono,  turut menambahkan bahwa kesuksesan Pemilu adalah atas jalinan kerjasama antara PPK, Panwas, pemerintah setempat dan masyarakat. “Kita semua punya tugas untuk menyukseskan kegiatan ini karena ini adalah untuk kepentingan kita bersama”, tutur Mulyono. Lebih lanjut Danramil mengharapkan kepada seluruh petugas untuk menjaga profesionalisme dan netralitas dalam menjalankan tugas. Danramil juga menyatakan siap untuk mengawal pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2018 dari sisi keamaan. [Agus]


Selengkapnya
47

DI TRENGGALEK, JUMLAH TPS PILGUB JATIM 2018 MENYUSUT

TRENGGALEK – Hampir bisa dipastikan  jumlah Tempat Penghitungan Suara (TPS) di Kabupaten Trenggalek untuk pemungutan dan penghitungan suara dalam tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2018 nanti menyusut. Berdasarkan data yang susun Divisi Perencanaan  dan Data, Gembong Derita Hadi, SE terkait dengan pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Pilgub 2018  jumlah TPS dan PPDP adalah 1209. Hal ini lebih sedikit dibanding TPS dua kali pemilihan  gubernur Jawa Timur yang diselenggarakan KPU yaitu tahun 2013 sebanyak 1500 TPS dan tahun 2008 sebanyak 1300 TPS. Menurut Gembong, panggilan akrap Divisi Perencanaan dan Data KPU Kabupaten Trenggalek, penyusutan itu sudah merupakan keputusan dari KPU Propinsi Jawa Timur yang menjadi penanggungjawab Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2018, termasuk yang menetapkan peta TPS karena terkait rencana pembiayaannya. “Jadi yang menentukan TPS itu bukan KPU Kabupaten Trenggalek, tapi KPU Propinsi, kita hanya mengusulkan saja”, papar Gembong. Gembong mengatakan bahwa pada awal tahun 2017 lalu, saat KPU Propinsi Jawa Timur meminta usulan peta TPS untuk Kabupaten Trenggalek, melalui Rapat Pleno waktu itu KPU kabupaten Trenggalek mengusulkan sejumlah  TPS untuk  penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa  Timur 2018 nanti.   KPU Kabupaten Trenggalek waktu itu mengusulkan 1500 TPS. Usulan ini  merupakan evaluasi terhadap Pelaksanaan Pilkada 2015 di mana ketika TPS-nya hanya 1.300, cukup menyulitkan panitia dalam rangka memastikan tingkat kedatangan pemilih.   Menyusutnya jumlah TPS di Kabupaten Trenggalek ini tentunya akan berdampak pada pemetaan ulang TPS. Ada kecamatan yang jumlah TPS-nya berkurang. Demikian juga pada tingkat desa juga akan berkurang dibanding pemilihan sebelumnya. “Dampak lain adalah bahwa semakin jumlah TPS sedikit, maka jumlah pemilih dalam satu TPS semakin banyak”, tambah Gembong. [Hupmas]


Selengkapnya
54

KPU TRENGGALEK AKAN PUNYA 1209 PETUGAS PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH

TRENGGALEK – Trenggalek akan punya 1209 petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) yang akan melakukan  kegiatan pembaruan data pemilih dengan melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) dari rumah  ke rumah bulan depan nanti. Meskipun belum di-SK-kan oleh KPU kabupaten Trenggalek, jumlah itu sudah bisa dilihat dari data PPDP yang diusulkan PPS di 157 desa dan kelurahan di Trenggalek. Menurut Gembong Derita Hadi, Divisi Perencanaan dan Data KPU Kabupaten Trenggalek, jumlah itu juga sama dengan rencana jumlah tempat penghitungan suara (TPS) yang akan dibuat untuk melakukan pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi suara pad Rabu tanggal 27 Juni 2018 nanti. “Sebab, satu orang PPDP ditugaskan datang ke rumah-rumah warga dalam satu TPS yang sudah dipetakan”, ungkap Gembong. Petugas PPDP akan bekerja mulai 20 Januari hingga 18 Februari 2018 mendatang. Setelah diberi SK, nantinya PPDP akan diberikan bimbingan dan pelatihan (bimtek) untuk melakukan pemutakhiran data pemilih agar akurat dan berdasarkan data riil di lapangan. “Dalam bimtek nantinya, kami akan menggembleng agar  mereka bekerja sungguh-sungguh agar hasilnya bisa maksimal”, tegas Gembong. Gembong mengatakan bahwa nama-nama petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) sudah dikantongi oleh KPU Kabupaten Trenggalek setelah Panitia Pemungutan Suara (PPS) di desa-desa melakukan rekrutmen. Nama-nama sudah disetorkan melalui PPK. “Nama-nama itu bahka harus dibawa ke acara rakor pemutakhiran data pemilih di Jakarta minggu depan”. Imbuh pria kelahiran Kecamatan Dongko ini.   [Hupmas]


Selengkapnya