Berita Terkini

48

KEPALA DESA DUKUH : PPDP HARUS BENAR-BENAR TERJUN DARI RUMAH KE RUMAH

WATULIMO - Tidak mau ketinggalan, ungkapan yang terlontar dari sejumlah warga saat menghadiri acara sosialisasi pemilukada di Balai Desa Dukuh  pada hari Senin kemarin (25/12/2017). Acara ini digelar untuk melakukan sosialisasi tahapan Pemilukada serta memantabkan perekrutan PPDP. Dalam sosialisasi ini menghadirkan PPK Watulimo, Kepala Desa Dukuh, Babinkamtibmas Dukuh dan Babinsa Desa Dukuh. Hadir pula dalam sosialisasi ini, teman-teman calon PPDP Desa Dukuh. Kegiatan ini dimulai pukul 14.00-16.00 WIB. Sosialisasi yang diikuti sekitar 18 undangan , termasuk PPS dan sekretariat ini, secara umum mendiskusikan pemetaan TPS dan persiapan PPDP di Desa Dukuh. Desa Dukuh dengan medan geografis pegunungan ini, mendapatkan alokasi jumlah TPS sebanyak 7 TPS, ada penurunan jumlah TPS apabila dibandingkan PILBUB 2015 kemarin dengan 9 TPS. Kholik, Ketua PPS Dukuh, dalam sambutannya mengatakan, calon PPDP sebagai ujung tombak data harus berkomitmen penuh dalam melakukan pencocokan dan penelitian data sesuai atuaran yang ada. “Saya mengapresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Desa Dukuh yang telah memberikan fasilitas serta dukungan pada PPS, tak lupa juga Babinkamtibmas dan Babinsa”, lanjutnya. “Tugas penyelenggara bukanlah tugas yang ringan, kami harapkan kekompakan demi terlaksananya tahapan demi tahapan dengan baik”, kata Sumarji, Kepala Desa Dukuh. Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018 yang saat ini memasuki tahapan pembentukan PPDP, diharapkan mampu menjaring calon-calon PPDP yang mempunyai komitmen dad dedikasi tinggi untuk menyukseskan pemilukada ini. “Mari laksanakan tugas dengan sepenuh hati, ikhlas dan penuh tanggungjawab”, ungkap Sumarji. Menyoal PPDP, Sumarji mengatakan PPDP harus benar-benar terjun ke masyarakat dari pintu ke pintu, sehingga sasaran pendidikan pemilih berbasis keluarga selain coklit bisa terlaksana. Sosialisasi ini ditutup dengan kesepakatan bersama peserta untuk komitmen penuh untuk menyukseskan Pemilukada ini, serta pengumpulan persyaratan calon anggota PPDP. [Irul]


Selengkapnya
48

BERKAS DAFTAR PPDP SE-KECAMATAN POGALAN SIAP DISETOR KE KPU TRENGGALEK!

POGALAN - Tidak ada kata libur bagi PPK Pogalan dan PPS se-Kecamatan Pogalan. Meski banyak masyarakat yang menikmati libur Natal, PPK Pogalan dan PPS se-Kecamatan Pogalan tetap bekerja untuk pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Sebelumnya, KPU Trenggalek melalui Divisi Perencanaan dan Data, Gembong Derita Hadi, dalam Bimtek “Pemutakhiran Data Pemilih Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Tahun 2018” di Rumah Makan Mekar Sari, tanggal 22 Desember 2017, menginstruksikan kepada PPK se-Kabupaten Trenggalek untuk segera melakukan pembentukan PPDP di wilayahnya masing-masing. Gembong Derita Hadi mengatakan bahwa berkas daftar PPDP dikumpulkan ke KPU Kab. Trenggalek paling lambat tanggal 27 Desember 2017. Bagi PPK Pogalan dan PPS se-Kecamatan Pogalan, tenggat waktu pengumpulan 5 (lima) hari bukan berarti waktu yang bisa digunakan untuk bersantai-santai. “Kita harus belajar untuk disiplin. Apabila bisa dikerjakan di awal silahkan dikerjakan di awal. Jangan membiasakan diri untuk menunda pekerjaan,” begitu kata Ketua PPK Pogalan, Teguh Hadiwidodo, memberikan masukan kepada PPS se-Kecamatan Pogalan. Bak gayung bersambut, PPS se-Kecamatan Pogalan bekerja secara militan melaksanakan masukan positif dari Ketua PPK Pogalan. Hari libur bukan halangan. Mereka langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan pihak desa terkait pembentukan PPDP ini. Koordinasi yang apik antara PPK Pogalan dan PPS se-Kecamatan Pogalan membuahkan hasil yang menggembirakan. Kemarin, Senin (25/12/2017), sekitar jam 13.00 WIB, seluruh berkas daftar PPDP dari 10 desa yang ada di Kecamatan Pogalan sudah terkumpul semuanya. “Berkas daftar PPDP sudah siap dikirim ke KPU Kabupaten!”, ujar Ketua PPK Pogalan dengan wajah ceria. Cepatnya proses pembentukan PPDP ini salah satu faktornya adalah pengarahan yang dilakukan oleh Ketua PPK Pogalan dalam rapat konsolidasi pertama dengan anggota PPS pada tanggal 25 November 2017 silam. Dalam rapat konsolidasi tersebut, Ketua PPK Pogalan menghimbau kepada seluruh anggota PPS se-Kecamatan Pogalan untuk segera memetakan TPS dan orang-orang yang akan diangkat menjadi PPDP di desanya masing-masing. Ketika instruksi pembentukan PPDP dari KPU Kab. Trenggalek turun, anggota PPS se-Kecamatan Pogalan sudah tidak kesulitan lagi dalam melakukan pembentukan PPDP. [PPK-Pogalan]


Selengkapnya
45

PPK TUGU GELAR BIMTEK

TUGU – Kemarin (Senin, 25/12/2017), PPK Kecamatan Tugu menggelar Bimbingan teknis  terkait pembentukan PPDP (Panitia Pemutakhiran Data Pemilih). Acara bertempat di Aula Kecamatan Tugu. PPK Kecamatan Tugu mengundang Ketua PPS dan Sekretaris PPS se-Kecamatan Tugu. Adapun materi Bimtek  kali ini disampaikan oleh Soliudin selaku Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM-Parmas). Seluruh undangan hadir tepat waktu dengan personil lengkap. Hal ini menunjukkan semangat panitia penyelenggara pemilu dalam rangka menyukseskan Pilgub Jatim 2018. Acara Bimtek dibuka oleh sambutan ketua PPK kecamatan Tugu, Prayogi. Ia mengatakan bahwa sebagai panitia penyelenggara Pilkada,  tidak mengenal libur panjang. “Semua tanggal di kalender itu sama-sama hitam", ucap Prayogi. Kalimat tersebut disambut dengan senyum simpul dari seluruh peserta Bimtek. Selanjutnya, ketua PPS dan sekretaris PPS diberikan materi, serta diberikan beberapa file pendukung. Seusai pemaparan materi, peserta Bimtek diberikan kesempatan untuk melakukan tanya jawab dan diskusi bersama. Acara berlangsung kurang lebih dua jam dan ditutup kembali oleh ketua PPK. Kegiatan hari ini berlangsung lancar dan penuh semangat. [PPK-Tugu]


Selengkapnya
44

PPS BENDO AGUNG KAMPAK RAPATKAN BARISAN BENTUK PPDP

KAMPAK - Senin kemarin (25/12/2017), PPS Desa Bendoagung bersama seketariat mengadakan rapat kordinasi untuk merapatkan barisan dalam kaitannya dengan pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Acara diadakan di rumah Ketua PPS Bendo Agung, kecamatan Kampak. Petugas itulah yang  harus diusulkan ke PPK yang nantinya akan ditetapka oleh KPU Kabupaten Trenggalek sebagai petugas yang akan melakukan kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit)  dari rumah ke rumah dalam rangka memperbarui data pemilih yang akan menjadi pemilih dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018. Ketua dan anggota PPS menyepakati bahwa petugas PPDP haruslah orang yang  benar-benar mau terjun dari rumah ke rumah. Selain menanyai kepala keluarga atau anggotanya terkait dengan pembaruan data  di keluarga yang bisa masuk daftar pemilih atau yang sudah tidak bisa masuk daftar pemilih karena meninggal atau tercabut hak pilihnya, PPDP juga punya tugas untuk melakukan sosialisasi pada  masyarakat. Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM-Parmas), Ridi Juliani,  berpesan pada PPS Bendo Agung agar tugas PPDP nantinya juga didorong agar bisa memastikan hak pilih masyarakat di desa Bendo Agung. “Juga lakukan sosialisasi, minimal masyarakat yang didatangi tahu bahwa kita akan memilih Gubernur dan wakil Gubernur”, kata Ridi. [PPK-Kampak]


Selengkapnya
51

PPS PAKEL WATULIMO GELAR SOSIALISASI

WATULIMO -- Perjalanan dari Margomulyo-Pakel ditempuh Irul (Khoirul Masruri) kurang dari satu jam menggunakan sepeda motor. Ia beruntung sesampainya di Balai Desa Pakel, cuaca cerah menyambutnya. Sementara  Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Parmas-SDM) PPK Kecamatan Watulimo itu datang, sambutan hangat dari PPS Pakel beserta sekretariat menjadi pemandangan yang luar biasa akrabnya. Di Balai Desa Pakel (Senin, 25/12/2017) kurang lebih 20 peserta sosialisasi datang berbondong-bondong manghadiri undangan PPS, seakan-akan sangat haus akan informasi dan pengetahuan tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018. Sosialisasi sebagai proses penyampaian informasi tentang tahapan dan program penyelenggaraan pemilu ini dimulai pukul 08.45-11.00. Sosialisasi ini diharapkan mampu menjadi media yang efektif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat serta meningkatka npengetahuan, pemahaman dan kesadaran pemilih tentang pemilu. Sosialisasi ini dihadiri oleh Kepala Desa, Babinkamtibmas, Babinsa, Perangkat Desa, RT, RW, serta calon PPDP Desa Pakel. Imam Nurhadi, Ketua PPS Pakel, dalam sambutannya mengatakan, PPS sebagai penyelenggara pemilu di tingkat desa membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, masyarakat harus pro aktif untuk bersama-sama mengawal pemilukada jawa timur agar berjalan sesuai prosedur yang ada. Hal senada juga diamini oleh Suwasis, S.Sos, Kepala Desa Pakel, pelaksanaan Pemilukada harus sesuai aturan yang sudah ditetapkan KPU. Penyelenggara pemilu harus berkomitmen penuh untuk menyukseskan seluruh tahapan pemilukada ini, jangan sampai terjebak dalam hal-hal yang tidak diinginkan. Kehati-hatian, kecermatan, keseriusan merupakan harga mutlak yang harus dipegang penuh oleh penyelenggara. “Pemilukada milik kita semua dan menjadi tanggungjawab kita semua”, Kepala Desa mengakhiri sambutannya. Lain halnya dengan AIPDA Bambang Prasetiyo Basuki, S.Kom, S.A.P, Babinkamtibmas Desa Pakel. Bambang menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya. Mari bersama-sama mengawasi semua proses dan tahapan sesuai dengan aturan yang ada. “Selesaikan semua permasalahan sesuai prosedur yang ada”, pungkasnya. Dalam kegiatan ini, Khoirul Masruri dari PPK Watulimo dalam pemaparan materinya tak lupa mengajak seluruh peserta untuk pro aktif mensosialisasikan pemilukada ini dalam forum-forum warga yang ada di desa, misalkan  Jama’ah Yasin, PKK, Posyandu, Kelompok Tani, Himpaudi dan lain-lain. Tanggapan yang muncul dari Sukro, sebagai calon anggota PPDP Desa Pakel. Sukro menjelaskan, bahwa di wilayahnya terdapat banyak kaum jompo yang sudah tidak mampu lagi datang ke TPS, harapannya nantinya ada fasilitas khusus dari KPU agar masyarakat tersebut bisa berpartisipasi dalam pemilihan. Sementara itu, Nurul dari Perangkat Desa Pakel mengharapkan Komitmen PPDP sebagai parameter awal pendataan pemilih harus benar-benar terjun ke lapangan terutama untuk melakukan pendataan pemilih pemula, sehingga nantinya tidak menjadi beban PPS. Lebih lanjut, sosok yang kesehariannya sebagai Kaur Keuangan ini mengharapkan seluruh aturan main harus tersosialisasikan dan dipahami masyarakat, agar tidak muncul permasalahan dibawah karena tidak mengetahui aturannya. Dari sosialisasi ini terlihat antusiasme dan semangat yang tinggi untuk berbagi pengetahuan kepemiluan sebagai bagian dari pendidikan pemilih dan peningkatan partisipasi masyarakat. Semoga. [PPK-Watulimo]


Selengkapnya
44

DI KECAMATAN DURENAN, TIADA HARI LIBUR UNTUK SAMBUT PILKADA JATIM 2018

DURENAN - Selepas dari pertemuan dalam rangka Sosialisasi dan Koordinasi PPS-PPK se-Kecamatan kemarin (23/12/2017), beberapa Tim PPS Durenan sudah tampak sibuk dan tak mengenal lelah dalam giat kerjanya. Ditemui dalam rapat terbatas malam ini, PPS Desa Baruharjo dan PPS Desa Karanganom masih tampak sibuk urun rembuk untuk penentuan calon PPDP nantinya. Meskipun berbarengan dengan datangnya liburan Natal dan Tahun Baru, mereka masih menyempatkan diri menata anggota guna pelaksanaan pemutakhiran data pemilih (Mutarlih). PPS Baruharjo misalnya, mereka telah melaksanakan rapat kordinasi kemarin malam (23/12/2017), sekitar pukul 19.00 WIB yang bertempat di Balai Desa Baruharjo. Dihadiri oleh Ketua PPS dan anggota yang mengundang beberapa usulan anggota PPDP, mereka menjelaskan tahapan pemilu nantinya. Padahal, baru kemarin sore Pihak PPK Durenan memberi Bimtek pembentukan PPDP. "Kami sekuat tenaga mencoba melaksanakan tugas. Karena anggota kami juga masih baru, maka kami juga perlu penyesuaian dulu. Hari libur? Ahh.. Sepertinya nggak  ada hari libur untuk pelaksanaan Pilkada”,  ucap ketua PPS Baruharjo. "Memang latar belakang kami berbeda-beda, namun sempat tidak sempat kami juga harus meluangkan waktu ubtuk berkumpul dan saling koordinasi”, tambahnya. Disusul dengan pertemuan PPS Desa Karanganom. Malam tadi (Minggu, 24/12/2017) sekitar pukul 18.00 hingga pukul 20.00 WIB), anggota PPS dan crew sekretariat juga terlihat melengkapi rakor pembentukan PPDP. Tidak sepertidi Baruharjo, mereka melaksanakan rapat tersebut di rumah ketua PPS, yaitu Rima Maria. "Dalam pelaksanaannya, pertemuan seperti ini tidak harus di balai desa. Karena dalam penentuannya, di mana pun bisa. Yang penting semua bisa jalan”, ungkap Rima  sambil memimpin rapat tersebut. Harapan PPS, tahapan ini segera dilaksanakan. Mengingat tenggat waktu yang diberikan oleh PPK Kecamatan dan juga KPU Kabupaten Trenggalek juga sangat mepet, maka mereka bergerak secepatnya. Tentunya dengan mengikuti aturan yang ada. Menurut perkiraan, tim PPS Kecamatan Durenan akan selesai membentuk usulan anggota PPDP hari selasa nanti (26/12/2017). [Fendi]


Selengkapnya