Berita Terkini

58

RELAWAN DEMOKRASI TRENGGALEK MASUK KE IBU-IBU JAMAAH YASIN DESA KARANGSOKO

TRENGGALEK, 12/02/2019— Pada hari Selasa tanggal 12 Februari 2019,  selepas sholat Maghrib, tim Relawan Demokrasi Trenggalek (RDT) segmen pemilih perempuan bergerak menyambangi Jamaah Ibu-ibu Yasinan RT 02 Dusun Sukorejo, Desa Karangsoko. Jamaah Yasin ini diketuai oleh Ibu Hj. Amin, istri dari tokoh masyarakat setempat, Bapak H. Kento. Sedangkan yang bertindak sebagai tuan rumah Yasinan kali ini adalah Ibu Maslamah yang juga ketua kader Posyandu Desa Karangsoko. Acara yasinan di jamaah yasin RT 02 Dusun Sukorejo ini rutin diadakan setiap malam Rabu. Triesca (27), anggota RDT segmen pemilih perempuan yang bertempat tinggal di Desa Karangsoko bertugas untuk mengkoordinir acara sosialisasi di bu-ibu Jamaah Yasin kali ini. Ia menyampaikan materi tentang cara mengenali calon, menjelaskan lima jenis surat suara dan cara mencoblosnya yang benar. Selesai pemaparan materi sosialisasi, peserta kebanyakan bertanya tentang ‘amplop’ dan ‘sodaqoh politik’ atau yang dalam istilah gamblangnya “money politic”. Secara tegas, tim relawan menghimbau kepada peserta untuk menolak semua bentuk politik uang karena hal tersebut bisa diperkarakan secara pidana, meskipun untuk Pemilu 2019 ini pidana hanya berlaku untuk pemberi. “Ibu, kan hal yang seperti itu sami mawon kalih suap alias menyogok. Jadi, yang memberi suap dan yang menerima suap sama-sama dapat dosa lo, ibu-ibu”, demikian jawaban yang diberikan oleh tim relawan demokrasi. Selain itu, tim relawan juga menghimbau kepada peserta untuk tidak golput, karena satu suara dari tiap pemilih sangat menetukan masa depan bangsa selama 5 tahun ke depan. Seperti biasa, sebelum acara diakhiri, tim relawan meminta kepada ibu-ibu peserta untuk foto bersama plus video yel-yel “Ayo Nyoblos!” [RDT]


Selengkapnya
55

TANGKAL HOAX, RELAWAN DEMOKRASI WARGANET GANDENG PENGGIAT SOSIAL MEDIA DI TRENGGALEK

TRENGGALEK, 09/02/2019— Dalam mewujudkan demokrasi yang berdaulat relawan demokrasi yang di bentuk KPU Trenggalek menggandeng Komunitas Warganet diwilayah Trenggalek dalam acara "Pesan-Trend Demokrasi". Acara tersebut dihadiri dari beberapa kalangan penggiat sosial media diantaranya, Info Seputar Trenggalek, Conten Creator Trenggalek, dan HMI Trenggalek. Tujuan relawan demokrasi tersebut untuk meminimalisir opini yang tidak benar (hoax) yang beredar dalam dunia maya, karena sangat mempengaruhi berjalannya demokrasi yang ada saat ini. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di 75 Caffe & Resto yang beralamat di Jln Brigjen Soetran Rt 01 Rw 03 Sidomuloyo tersebut, hadir kurang lebih 125 penggiat media sosial di wilayah Trenggalek. Juga dihadiri dari ketua KPU Trenggalek dan pemateri bijak bermedia sosial dari pembina "Hoax Buster Trenggalek". “Dalam kegiatan tersebut paling tidak masyarakat mau tahu tentang pentingnya bermedia sosial dengan baik dan benar”, tutur Zamzuri salah satu aktivis Relawan Demokrasi Trenggalek segmen warganet. Dalam acara juga team relawan demokrasi KPU Trenggalek memberikan sosialisai menjadi pemilih yang baik dan benar dengan menunjukkan contoh spesimen surat suara yang akan dipakai pada pemilihan nanti, guna menciptakan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. Candra Khalifah dari pembina “Hoaxbuster”  menyinggung perkembangan sosial media yang semakin lambat laun semakin berkembang. Kondisi ini merupakan  tantangan untuk menjadi pengguna media sosial tentu sangat lebih profesional. “Karena sangat sensitif memicu dampak opini negatif pengguna sosial media”, tutur Candra. Para Relawan Demokrasi segmen warganet berharap semoga penggiat media sosial di Trenggalek yang tergabung dalam Komunitas atau non komunitas dapat bisa memahami tentang perkembangan media sosial di era saat ini sehingga bisa menjadikan dampak opini positif bagi masyarakat. “Tak lupa sebagai penggiat media sosial harus berpartisipasi menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019 karena golput bukan pilihan”, tegas Zamzuri yang juga menjadi pemandu acara. [RDT]


Selengkapnya
55

SOSIALISASIKAN PEMILU PADA PEMILIH PEMULA, RELAWAN DEMOKRASI TRENGGALEK BIKIN ACARA “DEMOKRASI MILENIAL”

TRENGGALEK,11/02/2019— Dalam mewujudkan demokrasi elektoral  yang berbasis pada pemilih berdaulat, Relawan Demokrasi Trenggalek basis Pemilih Pemula  melaksankan kegiatan sosialisasi dengan menggandeng pelajar dan komunitas remaja. Acara yang diberi tajuk “Demokrasi Milenial” ini menghadirkan dua narasumber, yaitu  Lutfi Triono Duta Genre 2017 dan KPU Kabupaten Trenggalek,  Nurani. Acara yang digelar di aula Balai Desa Kamulan Kecamatan Durenan ini  dihadiri oleh para pemilih pemula dari SMK Islam Durenan,  SMAN 1 Durenan, SMK Terpadu Assalam, dan para organisasi dari Karang Taruna,  serta IPNU-IPPU. Tujuan diadakannya acara tersebut diharapkan para pemilih pemula sadar akan pentingnya peran pemilih dalam menentukan nasib bangsa pada masa mendatang.  "Kita punya harapan besar kepada pemilih pemula,  yang memang mengedepankan idealisme bisa menjadi pionir pemilih rasional, dan harapannya bisa menularkan prinsip tersebut  kepada masyarakat”, ujar Nurani. Penyampaian informasi tak hanya berhenti di situ saja, melainkan juga menyinggung tentang hal kerugian harga diri ketika pemilih pemula membiasakan money politik karena masa depan tidak cukup di atas uang tapi juga kesejahteraan.   Sementara itu Duta Genre Trenggalek 2017, Lutfi Triono, menyampaikan motivasi bagi pemilih pemula akan pentingnya tidak golput dan mengajak untuk memberikan hak pilihnya pada tanggal 17 april 2019. Pemuda yang juga sedang menempuh pendidikan di IAIN Tulungagung ini juga mengajak agar anak-anak muda dan remaja memiliki sikap yang rasional dan kritis. “Kita sikapi tiap informasi di media sosial secara kritis, jangan ditelan mentah-mentah”, tegasnya. Dalam acara tersebut terjadi hal yang unik, bagi peserta yang bertanya dan menyampaikan pendapatnya mendapatkan doorprice, yaitu sebuah buku karya para penulis Trenggalek.  Juga tidak lupa tim Relawan Demokrasi segmen pemilih pemula menyampaikan pentingnya hak pilih 17 April 2019, teknik memahami surat suara, dan cara mencoblos yang benar. [RDT]


Selengkapnya
53

EKA, RELAWAN DEMOKRASI TRENGGALEK, SOSIALISASIKAN PEMILU 2019 KE IBU-IBU JAMAAH YASIN

TRENGGALEK, 10/02/2019— Pada hari Minggu tanggal 10 Februari 2019 mulai pukul 19.00 WIB, Relawan Demokrasi Trenggalek berbasis kelompok keagamaan melakukan sosialisasi Pemilu 2019 di RT 11 Dusun Winong Desa Sumurup Kecamatan Bendungan. Eka Purnamawatik selaku Relawan Demokrasi masuk ke kumpulan ibu-ibu Jamaah Yasin yang beranggotakan sekitar 30-an perempuan. Itu adalah acara rutin mingguan yang dilakukan ibu-ibu.   Sebelum melakukan sosialisasi, Eka memang sudah mohon ijin bahwa setelah bacaan doa-doa selesai ia minta waktu untuk bicara. Setelah saatnya tiba, Eka pun menyampaikan materi-materi terkait kepemiluan, terutama teknis-teknis yang perlu dipahami oleh ibu-ibu Jamaah Yasin. Ia memperkenalkan partai-partai politik peserta Pemilu. Lalu ia memberikan pemahaman tentang ciri-ciri surat suara.  Eka juga membimbing ibu-ibu cara mencoblos yang benar. Tak lupa, perempuan muda yang juga menjadi penyuluh agama non-PNS di kecamatan Bendungan ini juga memberitahukan tentang konsep dan praktik pindah pilih. [RDT]


Selengkapnya
59

RELAWAN DEMOKRASI TRENGGALEK GELAR ACARA BERTEMA “BADAN SEHAT UNTUK DEMOKRASI KUAT”

TRENGGALEK, 12/02/2019— Pada hari Selasa kemarin (12/2/2019), Relawan Demokrasi Trenggalek Segmen "Berkebutuhan Khusus" menggelar acara Sosialisasi Pemilu 2019. Acara dilaksanakan di halaman Polindes Gandusari dengan tema "BADAN SEHAT UNTUK DEMOKRASI KUAT". Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB ini dihadiri sekitar 100 orang yang berasal dari kelompok masyarakat pinggiran dari berbagai wilayah, utamanya masyarakat Gandusari, Dongko, Tugu dan juga masyarakat sekitar Polindes Gandusari Kabupaten Trenggalek. Sosialisasi secara resmi dibuka langsung oleh kordinator segmen kebutuhan khusus ini mendapat antusias yang luar biasa dari peserta sosialisasi karena saat registrasi peserta juga diberikan cek kesehatan gratis. Setelah pembukaan, acara diteruskan dengan materi "Pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan" dari pihak puskesmas Gandusari,  yaitu Ibu Ririn Setyarini atau yang akrab dipanggil mbak Ririn. Beliau menjelaskan bahwa peran masyarakat sangatlah penting untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan utamanya pada antisipasi maraknya wabah demam berdarah yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Selain arahan 3M yakni menutup menguras mengubur, masyarakat juga dihimbau untuk segera melaporkan pada pihak kesehatan jika ada gejala demam berdarah supaya lekas ditangani, tuturnya. Sehabis materi dari mbak Ririn, Materi yang kedua dijelaskan oleh Ardiyansyah atau yang akrab dipanggil pak Thiwul yang punya hobi Naik Vespa. Kordinator Relawan Demokrasi Trenggalek (RDT) ini menjelaskan bahwa, acara ini tidak ada unsur untuk mendukung salah satu Paslon maupun salah satu Partai. Ia menjelaskan bahwa Relawan Demokrasi Trenggalek bersifat netral. Selain pentingnya peran masyarakat untuk mensukseskan pemilu pada 17 April 2019 nanti, ketua RDT yang suka berpakaian khas Jawa ini juga memberikan pendidikan pemilu kepada seluruh peserta yang hadir. Pak Thiwul menjelaskan bahwa golput bukanlah sebuah solusi. Karena suara rakyat menentukan arah kemajuan negeri ini. Dengan menggunakan Alat Peraga berupa contoh Surat suara Calon Presiden dan Calon anggota Dewan, Beliau menjelaskan tentang jenis dan warna surat suara yang akan digunakan nantinya. Seusai sambutan dari Ketua Relawan Demokrasi Trenggalek, acara sosialisasi ditutup dengan pembagian selebaran Dari pihak puskesmas tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan dan juga tidak kalah pentingnya  pembagian stiker dari RDT berkebutuhan khusus tentang ajakan untuk mencoblos dan mensukseskan pemilu pada 17 April 2019 mendatang. [RDT]


Selengkapnya
54

AGUS KURNIAWAN, RELAWAN DEMOKRASI TRENGGALEK, SOSIALISASI DI JAMAAH LERENG GUNUNG BOGANG

TRENGGALEK, 07/02/2019— Sejak Relawan Demokrasi dibentuk, sosialisasi menjadi semakin massif. Hampir tiap hari ada kegiatan sosialisasi Pemilu 2019. Bahkan sehari bisa lebih dari satu kali kegiatan di tempat yang berbeda. Hal ini tentunya tak lepas dari militansi para relawan Demokrasi Trenggalek yang memang ditugaskan untuk melakukan sosialisasi secara massif. Pada hari Kamis, 07 Februari 2019, Agus Kurniawan Relawan Demokrasi Trenggalek dari Segmen Marginal melakukan sosialisasi Pemilu Serentak 2019. Ia menyasar bapak-bapak petani yang melaksanakan rutinan Yasinan di Lereng Gunung Bogang Sawahan, tepatnya di RT 21RW 11 Dusun Jati Desa Sawahan Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Dengan berbakal contoh surat suara pada saat itu Agus menyampaikan materi mengenai jenis-jenis surat suara serta tata cara pencoblosan. Ternyata masih banyak sekali warga yang belum tahu jenis-jenis surat suara dan tata cara pencoblosan sehingga pada malam itu Agus di sambut baik oleh para warga serta para warga tersebut merasa mendapatkan edukasi mengenai hal tersebut. [RDT]


Selengkapnya