Berita Terkini

65

RELAWAN DEMOKRASI TRENGGALEK SEGMEN PEMILIH PEREMPUAN DATANGI KELOMPOK IBU-IBU YASINAN DI DESA WONOKERTO, KECAMATAN SURUH

TRENGGALEK, 08/02/2019— Tim Relawan Demokrasi Trenggalek segmen pemilih perempuan bergerak ke Desa Wonokerto, Kecamatan Suruh, tepatnya mendatangi kelompok ibu-ibu Yasinan Jumat Wage Masjid Al-Hidayah di RT 07 RW 03, Dusun Jirak, Desa Wonokerto, Kecamatan Suruh. Berbekal keberanian demi memenuhi tugas sebagai anggota Relawan Demokrasi rombongan perempuan-perempuan (setengah) tangguh ini akhirnya menaklukkan medan jalan yang menanjak dan berkelok-kelok menuju ke Desa Wonokerto di tengah hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut. Meskipun sempat bolak-balik berhenti karena harus memastikan tidak ada anggota yang tertinggal maupun kesasar, akhirnya sampai jugalah rombongan di lokasi sosialisasi tepat selesai sholat Jumat. Acara kali ini diadakan atas inisiatif  Yayuk (22), salah seorang Relawan Demokrasi segmen pemilih perempuan dan yang juga bertempat tinggal di Desa Wonokerto. Sambutan hangat dari para peserta langsung menyapa begitu Tim  Relawan Demokrasi Trenggalek ini memasuki tempat acara. Terlihat sekali kalau mereka sangat antusias terhadap  apa yang akan disampaikan oleh Relawan Demokrasi. Yayuk, sebagai inisiator acara membuka acara dan menyampaikan materi sosialisasi dengan menggunakan bahasa “campur-aduk” antara bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia. Namun itu tidak menghalangi para peserta untuk tetap bersemangat memahami materi sosialisasi. Materi tentang tujuan Pemilu, calon, surat suara, pencoblosan, hingga politik uang disampaikan oleh tim Relasi. Selama acara sosialisasi berlangsung, para peserta ternyata dengan cepat menyerap apa yang sudah disampaikan oleh Relawan sehingga pada sesi tanya jawab tidak muncul permasalahan yang berarti. “Sekali lagi salut untuk antusiasme dan kecerdasan ibu-ibu yasinan ini!”, kata Yayuk. Sebelum acara diakhiri, para peserta juga diminta untuk berfoto bersama dan mengambil video dengan yel-yel "Tanggal 17 April 2019 Ayo Kita Nyoblos! ". Namun ternyata kesenangan tim Relasi segmen pemilih perempuan tidak berakhir di situ saja. Begitu beranjak dari tempat acara, mereka dijamu secara khusus oleh sang tuan rumah, yaitu keluarga Yayuk yang sudah begitu baik dan ramahnya bersedia menerima rombongan relawan demokrasi untuk singgah sejenak di rumah daerah pegunungan yang terkesan sejuk dan asri tersebut. Sajian berupa sayur ikan laut dengan kulupan daun Soman lengkap dengan nasi Thiwulnya sudah siap menanti untuk disantap. Di tengah cuaca dingin setelah hujan ditambah rasa puas setelah sukses melakukan sosialisasi, tim Relawan Demokrasi Segmen Pemilih Perempuan dengan sukacita menikmati menu makan siang yang sudah disiapkan oleh tuan rumah. “Sungguh perpaduan yang sempurna untuk menutup agenda sosialisasi di Jumat sore ini”, ujar Triska yang satu tim dengan Yayuk. [Relasi]


Selengkapnya
55

WAHYU SETYOBUDI, RELAWAN DEMOKRASI TRENGGALEK, MASUK KE JAMAAH YASIN DUSUN JOKETRO PANGGUL SOSIALISASIKAN PEMILU 2019

TRENGGALEK, 07/02/2019— Hari Kamis, 07 Februari 2019, sekitar pukul 19.00 WIB. Relawan Demokrasi Trenggalek melalui salah satu relawannya yang bernama Wahyu Setyobudi melakukan sosialisasi pada masyarakat Dukuh Waraan, Dusun Joketro, Desa Nglebeng, Kecamata Panggul Kabupaten Trenggalek. Mekanisme pelaksanaan sosialisasi menyasar pada jemaah Yasinan keliling yang dilakukan secara rutin oleh masyarakat setempat setiap malam Jum’at. Dalam jemaah tersebut terdapat sekitar 60 orang yang sudah pada usia 17 tahun ke atas atau  sudah mempunyai hak pilih dan sudah termasuk dalam Daftar Pemilih Tetap pada pelaksanaan Pemilu pada 17 April 2019 mendatang. Masyarakat yang menjadi sasaran sosialisasi rata-rata berprofesi sebagai petani hutan sehingga perlu diberikan soisalisasi terkait pelaksanaan Pemilu karena akses informasi mereka sangat terbatas. Sehingga kedatangan Wahyu Styobudi sebagai Relawan Demokrasi disambut dengan antusias dan penuh respon oleh masyarakat. Masyarakat sasaran sosialisasi merasa sangat terbantu dengan pemberian informasi terkait dengan pelaksanaan pemilu serta tata cara mencoblos surat suara yang dianggap sah dan tidak sah. Dalam sosialisasi tersebut  disampaikan bahwa  pelaksanaan pemilu akan berbeda dengan pemilu-pemilu yang sebelumnya. Pemilu pada 17 April 2019 merupakan pemilu serentak untuk memilih DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD RI, dan Presiden dan Wkil Presiden beserta Partai Politik. Selain itu menyampaikan tentang teknis mengenal  surat suara dan teknik mencoblos yang benar, juga disampaikan oleh Wahyu beberapa hal terkait dengan sistem politik demokrasi yang menjadikan hak pilih seseorang menjadi sangat berarti untuk kemajuan bangsanya. “Dengan pembekalan pengetahuan mengenai Demokrasi diharapkan masyarakat mampu melakukan filterisasi terhadap praktik-praktik money politic yang sebenarnya tidak diperkenankan oleh pihak penyelenggara Pemilu Serentak 17 April 2019”, tegas Wahyu. [Relasi]


Selengkapnya
55

AMRUL, RELAWAN DEMOKRASI TRENGGALEK, KEMBALI SOSIALISASI PEMILU 2019

TRENGGALEK, 06/02/2019— Pada  Rabu tanggal 06 Februari 2019  telah dilaksanakan agenda sosialisasi pemilu serentak 2019 di Desa Prambon oleh Amrullah, salah seorang Relawan Demokrasi. Kegiatan ini menyasar Jama'ah Yasinan Dusun Ngepoh Tengah dan Lor, RT 28 RW 05. Ada  sebanyak 80 peserta dalam forum ini. Amrul memberikan informasi terkait partisipasi Pemilu, politik uang, tata cara mencoblos, dan teknis pemilu. Kepada jamah, dia menjelaskan bahwa masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih (minimal sudah 17 tahun) sudah mempunyai hak untuk memilih. Pemilih akan memilih dengan cara mencoblos sebanyak lima (5) surat suara dan harus dimasukkan kedalam lima (5) kotak suara. Lanjut amrul, jenis surat suara ada lima (5) warna yaitu warna hijau untuk DPRD, warna biru untuk DPR PROVINSI, warna kuning untuk DPRRI, warna merah untuk DPD dan warna abu-abu untuk Capres Cawapres. Amrul menjelaskan, pecoblosan untuk calon DPR, ada ketentuannya. Yaitu pertama, jika dicoblos partainya, maka suara akan masuk ke Partai. Kedua, jika dicoblos nama calonnya, maka suara akan masuk ke calon legislatif. Ketiga bila dicoblos partai dan nama calon, maka suara akan masuk ke partai dan nama calon. Diduga akan ada politik uang dalam setiap pemilihan, dia memberikan gambaran bahwa sebenarnya masyarakat akan dirugikan. Semakin besar memberikan uang kepada masyarakat, maka ongkos pilitik untuk menjadi caleg/capres juga akan besar, hasilnya kedepan mereka jadi wakil rakyat, dimungkinkan akan banyak korupsi. “Seperti halnya DPRD di Malang, sebanyak 43 anggota DPRD terlibat korupsi”, ungkap Amrul. Selanjutnya Amrul memberikan pengarahan tentang pentingnya tidak golput. Golput bukanlah suatu solusi, sebab setiap warga yang sudah 17 tahun mempunyai hak untuk memilih calon pemimpin. Bilamana hak itu tidak digunakan, maka akan rugi sebab tidak mampu memilih pemimpinnya. [Relasi]


Selengkapnya
45

SEBARLUASKAN INFO PEMILU 2019, KOLABORASI TIM RELAWAN DEMOKRASI TRENGGALEK BERGERAK MENYASAR TEMPAT WISATA PANTAI MUTIARA

TRENGGALEK, 05/02/2019— Relawan Demokrasi yang dibentuk untuk memberi arahan dan pemahaman bagi masyarakat yang akan melaksanakan Pemilihan Umum serentak pada 17 April 2019 kembali bergerak. Kali ini mereka  menyasar tempat wisata Pantai mutiara yang terletak di Dusun Karanggongso, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten  Trenggalek. Tim  sosialisasi kali ini adalah kolaborasi relawan demokrasi dari tiga segmen yang terbagi dari segmen komunitas, keluarga dan warganet. "Sasaran kami adalah pengunjung wisata yang berdomisili di wilayah Trenggalek dengan tujuan memberikan pemahaman pentingnya memanfaatkan hak pilih masing-masing",  tutur Bejo. Dalam kegiatan tersebut diharapkan partisipasi masyarakat sadar akan pentingnya menggunakan hak pilih dengan baik dan benar, dengan tidak Golput. Dengan adanya kolaborasi antar segmen Relawan Demokrasi tersebut, diharapkan bisa menunjukkan solidaritas tentang pentingnya kesadaran masyarakat untuk ikut andil menggunakan hak pilih tanpa ada ‘money politik’ dan paksaan dari pihak siapapun.   Masyarakat pengunjung wisata pantai sangat antusias ketika tim Relawan Demokrasi menjelaskan contoh spesimen surat suara yang akan digunakan, karena dalam pemilihan nanti ada 5 surat suara yang akan masyrakat pilih. Pengunjung lebih senang berjumpa dan mendapat wawasan ketika mereka sedang berlibur, karena tidak hanya berlibur tapi mendapat wawasan pentingnya pemilihan umum 17 April 2019. “Harapannya, semoga masyarakat selalu ingat betapa pentingnya partisipasi menggunakan hak pilih pada Rabu, 17 April 2019 dengan motto KPU pemilih berdaulat negara kuat”, tutur Aziz dari segmen keluarga.  [Zamzuri]


Selengkapnya
54

SOSIALISASI PEMILU RELAWAN DEMOKRASI SEGMEN PEREMPUAN SASAR IBU-IBU YASINAN DI DESA NGENTRONG KECAMATAN KARANGAN

TRENGGALEK, 02/02/2019—  Pada hari Sabtu tanggal 2 Februari 2019 selepas waktu sholat Isya’ atau sekitar pukul 19.30 WIB, kelompok Relawan Demokrasi Trenggalek (RDT) segmen pemilih perempuan menyasar kelompok ibu-ibu yasinan di RT 15 Desa Ngentrong, Kecamatan Karangan. Bertempat di rumah sang koordinator acara yang juga sekaligus anggota relasi segmen pemilih perempuan, Efi Kamalasari (31), para anggota Relasi dengan penuh semangat memberikan sosialisasi tentang Pemilu tahun 2019. Cuaca dingin karena guyuran hujan di luar rumah  tak menyurutkan semangat para anggota Relasi serta rasa antusias ibu-ibu peserta yasinan yang penasaran apa saja yang harus mereka pilih dalam pemilu tahun ini dan bagaimana cara mencoblos yang baik dan benar supaya suara mereka sah. “Karena seperti yang kita semua ketahui bahwa satu suara menentukan nasib bangsa selama 5 tahun ke depan”, kata Efi. Selama acara yang dilaksanakan dengan suasana santai sambil menikmati kudapan yang telah disediakan oleh tuan rumah, para ibu-ibu peserta yasinan terlihat begitu antusias mendengarkan materi sosialisasi yang disampaikan oleh para anggota relasi segmen pemilih perempuan. Bahkan ketika anggota relasi membuka sesi tanya jawab mereka tak segan-segan bertanya bagaimana cara mencoblos yang benar, apakah boleh jika golput saja, dsb. Begitu asyiknya para peserta menyimak pemaparan dari anggora Relasi hingga waktu 30 menit yang diberikan telah habis. Peserta mulai beranjak pulang meninggalkan tempat dimana acara digelar. Sebelum para peserta pulang, anggota Relasi tak lupa membagikan stiker yang diselipkan di dalam kardus makanan ringan sebagai pengingat tentang jadwal Pemilu 2019 diadakan dan supaya masyarakat bersedia pergi ke TPS terdekat untuk menggunakan hak pilihnya. Sambil bersalaman dengan para peserta di dekat pintu, para anggota Relawan Demokrasi segmen pemilih perempuan tak lupa mengucapkan terima kasih atas kehadiran ibu-ibu kelompok yasinan RT 15 Desa Ngentrong, Kecamatan Karangan. "Matur suwun nggih bu rawuhipun", ucap para anggota relawan demokrasi segmen pemilih perempuan yang juga sekalian belajar berbicara menggunakan bahasa Jawa krama inggil yang baik dan benar. [Triska]


Selengkapnya
45

IKA, RELAWAN DEMOKRASI TRENGGALEK, SOSIALIASASIKAN PEMILU 2019 DI IBU-IBU YASINAN KECAMATA SURUH

TRENGGALEK, 02/02/2019— Pada tanggal 02 Februari 2019, salah seorang Relawan Demokrasi Trenggalek (RDT) dari segmen Keagamaan  mengadakan sosialisasi ke Jamaah Yasin ibu-ibu  RW 03 Desa Suruh di rumah Ibu Asih yg di hadiri Jamaah sekitar 65 an jamaah. Jamaah begitu antusias dengan sosialisasi tersebut. Ika menyampaikan mulai dari surat suara yg terdiri dari 5 warna hijau, biru, kuning, merah dan abu abu. Ia juga menjelaskan tentang cara pencoblosannya. Pada sesi  tanya jawab ibu-ibu juga  begitu antusias. Ada yang bertanya, bagaimana kalau coblos-nya hanya 2 surat suara saja, yaitu yang kabupaten dan Pilpres karena yang calon pada surat suara lainnya tidak kenal. Ika menjelaskan kepada jamaah untuk mencoblos dari 5 surat suara tersebut dan mulai dari sekarang untuk mengenali calon-nya yang bisa dilihat atau diketahui dari baliho yang ada di pinggir jalan atau dari sumber-sumber informasi lainnya. Ika juga berharap   bahwa  jamaah di acara sosialasi tersebut tidak ada yang golput, agar semuanya  menggunakan hak pilihnya. [Relasi]


Selengkapnya