Berita Terkini

46

PENDAFTARAN CALON BUPATI DI TRENGGALEK PADA AWAL MARET 2020

Trenggalek akan punya “gawe” politik elektoral untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati pada tahun depan. Bahkan sebagaimana tertuang dalam Draft Peraturan KPU RI tentang Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wakilota dan Wakil Walikota yang sudah diplenokan oleh KPU, pemungutan suara akan jatuh pada Hari Rabu tanggal 23 September 2020. Menurut draft PKPU tersebut, tahapan Pilkada sudah mulai tahun 2019 ini. Terutama tahapan sosialisasi dan akhir tahun sudah masuk pada pembentukan badan ad hoc (Panitia Pemungutan Suara dan  Panitia Pemilihan Kecamatan). Kemudian pada 27 Maret-22 September 2020 akan dilakukan update data pemilih. Pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dilaksanakan pada bulan Februari 2020. Sementara, untuk pendaftaran calon bupati dan wakip bupati serta walikota dan wakil walikota akan dilaksanakan pada minggu pertama bulan Maret. Nurani, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi, dan SDM KPU Kabupaten Trenggalek memang belum melakukan sosialisasi secara resmi terkait pelaksanaan Pilkada 2020 pada masyarakat. Ia melihat bahwa di medsos sudah beredar isu tentang nama tokoh-tokoh yang diprediksi oleh masyarakat akan muncul. KPU Trenggalek, menurut Nurani, akan melakukan kegiatan sebagaimana tahapan sebagaimana diatur oleh KPU. Ia mengakui bahwa beredarnya nama-nama di medsos baik untuk demokrasi. “Artinya sudah banyak yang tahu bahwa tahun depan akan ada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, ini sudah termasuk pengetahuan tentang Pilkada”, imbuh Nurani. [Meris]


Selengkapnya
41

KPU TRENGGALEK HADIRI RAKOR PARTISIPASI MASYARAKAT DI MAGETAN

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek bersama KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur hadir dalam acara rapat kordinasi Evaluasi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu 2019. Acara yang diselenggarakan atas undangan KPU Propinsi Jawa Timur ini diadakan di  Rumah Makan Harmada Kabupaten Magetan, pada hari Jumat-Sabtu, 05-06 Julu 2019. Acara dimulai pada pukul 15.00 WIB dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, lalu dilanjutkan dengan Sambutan Ketua KPU Propinsi Jawa Timur Choirul Anam yang sekaligus membuka acara. Lalu dilanjut dengan arahan  umum dari masing-masing komisioner KPU Propinsi  yang sore itu hadir, yaitu Miftahur Rozak (Divisi Keuangan—Umum—dan—Logistik), Nurul Amalia (Divisi Perencanaan,  Data, dan Informasi), juga divisi yang mengordinasi kegiatan partisipasi masyarakat, yaitu Gogot Cahyo Baskoro. Dalam arahannya, Divisi Partisipasi Masyarakat KPU Propinsi Jawa Timur   Gogot Cahyo Baskoro mengucapkan terimakasih atas peran KPU kabupaten/kota di Jawa Timur yang ikut andil  dalam meningkatkan partisipasi pemilih di Jawa Timur dalam Pemilu 2019. Meskipun demikian, ia menambahkan bahwa angka partisipasi yang tinggi dalam Pemilu 2019 juga disebabkan oleh faktor lainnya. Misalnya masih ada kegiatan “money politic” yang tinggi dari para caleg. Menurutnya, hal itu merupakan tantangan yang harus dihadapi untuk  terus melakukan pendidikan pemilih agar kuantitas pemilu juga diiringi dengan kualitas demokrasi yang baik. Acara yang dilaksanakan dua hari ini juga membahas optimalisasi Rumah Pintar Pemilu (RPP), Pendidikan Pemilih, serta menyusun daftar pengembangan kegiatan untuk direkomendasikan bersama dalam rangka peningkatan partisipasi pemilih. Dalam acara ini juga diberikan penghargaan pada Relawan Demokrasi terbaik, yang juga diberikan kesempatan untuk memaparkan pengalamannya selama kegiatan Relawan dalam Pemilu 2019 lalu. [Hupmas]


Selengkapnya
52

RELAWAN DEMOKRASI KPU TRENGGALEK TERBAIK, DAPAT PENGHARGAAN DARI KPU PROPINSI

Ada yang menggembirakan dalam acara rapat kordinasi Evaluasi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu 2019 yang diselenggarakan atas undangan KPU Propinsi Jawa Timur di  Rumah Makan Harmada Kabupaten Magetan, pada hari Jumat-Sabtu, 05-06 Juli 2019 lalu. Pasalnya, dalam acara ini juga diberikan penghargaan untuk KPU Kabupaten Trenggalek  yang Relawan Demokrasinya mendapatkan predikat terbaik dalam kerja pendidikan Pemilih pada Pemilu 2019 lalu.  KPU Kabupaten Trenggalek dianggap memiliki Relawan Demokrasi terbaik dalam hal kegiatan yang inovatif, kreatif,  dan tepat sasaran. Relawan Demokrasi KPU Kabupaten Trenggalek menjadi terbaik dalam kategori tersebut bersama KPU Kabupaten Bojonegoro (Kategori Partisipasi Pemilih terbanyak) dan KPU Kabupaten Malang (Kategori kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih dengan jumlah terbanyak). Prestasi ini diumumkan pada Jumat malam, hari pertama acara rakor, sekaligus pemberian penghargaan berupa bingkisan dan uang tunai. Hadiah dan penghargaan langsung diserahkan pada Divisi Parmas KPU Propinsi, Gogot Cahyo Baskoro kepada Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia, Nurani maupun perwakilan Relawan Demokrasi yang juga dihadirkan dari KPU Trenggalek, Muhammad Zamzuri. Menurut Nurani selaku divisi yang membidangi partisipasi masyarakat, penghargaan ini adalah hasil kerja keras KPU Kabupaten Trenggalek bersama Relawan Demokrasi yang telah bekerja selama tiga bulan mulai Februari hingga April lalu. Salah satu faktor keberhasilan ini adalah rekrutmen relawan demokrasi yang tepat, memiliki relawan-relawan yang handal. “Juga perencaaan kerja dan kontrol kegiatan dan evaluasi berkala yang diakan selama masa tugas relawan”, imbuhnya. [Hupmas]


Selengkapnya
51

KPU TRENGGALEK BERSAMA KPU SE-JATIM DISKUSIKAN OPTIMALISASI PELAYANAN RUMAH PINTAR PEMILU

Optimalisasi fungsi Rumah Pintar Pemilu (RPP) yang dimiliki Komisi Pemilihan Umum (KPU) di berbagai Kabupaten/Kota di Jawa Timur juga menjadi salah satu tema diskusi  dalam acara rapat kordinasi Evaluasi Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu 2019 yang diselenggarakan atas undangan KPU Propinsi Jawa Timur di  Rumah Makan Harmada Kabupaten Magetan, pada hari Jumat-Sabtu, 05-06 Juli 2019 lalu. Dalam diskusi ini dibicarakan strategi untuk memaksimalkan lagi fungsi Rumah Pintar Pemilu sebagai pusat pendidikan pemilih dan pembelajaran demokrasi bagi masyarakat di kabupaten/kota masing-masing. Nurani, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kabupaten Trenggalek  menjadi moderator diskusi di kelompok II. Nurani memberikan pendahuluan tentang apa yang harus dielaborasi dalam diskusi dan rekomendasi apa yang dilontarkan sebagai ide masuk akal untuk ditindaklanjuti dalam penggarapan Rumah Pintar Pemilu yang sudah ada selama ini. Satu persatu divisi yang membidangi pendidikan pemilih dari KPU Kabupaten/Kota di kelompok ini memaparkan idenya. Beberapa masukan terkait cara untuk memaksimalkan fungsi RPP tercetus dan dicatat oleh notulen. Di antaranya adalah merapikan administrasi pelayanan RPP, seperti daftar hadir kunjungan dan kegiatan yang dilakukan. Juga keinginan adar RPP menjadi tempat diskusi bagi komunitas-komuitas anak-anak muda yang ada.”Tentu saja fasilitas dan daya tariknya harus ditambah, misalnya di KPU kami akan membangun wahana wisata agar bisa menarik pengunjung”, kata Marlina dari KPU Kota Batu. Semua peserta diskusi sepakat bahwa Rumah Pintar Pemilu harus diaktifkan lebih optimal lagi dengan membawa ide-ide yang sudah terlontar sebagai bahan untuk memperbaiki pelayanan di RPP masing-masing kabupaten/kota. [Hupmas]


Selengkapnya
42

KPU TRENGGALEK ADAKAN SOSIALISASI TATA CARA PENGHITUNGAN KURSI

Kamis, 04 Juli 2019. Bertempat di Aula Hotel Hayam Wuruk, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek mengadakan acara sosialisasi tata cara Penghitungan dan Penetapan Kursi  dan Penetapan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan rakyat Daerah Kabupaten/Kota. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dan pimpinan partai politik di Kabupaten Trenggalek, organisasi pemerintah daerah terkait, pimpinan organisasi masyarakat, organisasi mahasiswa, dan jurnalis. Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait aturan penghitungan kursi dan penetapan calon terpilih dalam Pemilihan Umum anggota legislatif tingkat kabupaten tahun 2019 ini. Dalam sambutanya, Ketua KPU Kabupaten Trenggalek Gembong Derita Hadi  mengatakan bahwa acara ini dilakukan karena KPU Kabupaten Trenggalek harus melakukan sosialisasi terkait penghitungan kursi agar masyarakat dan pihak terkait paham aturannya. Gembong menambahkan bahwa KPU Kabupaten Trenggalek belum bisa menetapkan calon terpilih karena di Trenggalek masih ada gugatan terkait perolehan hasil yang akan disidang di Mahkamah Konstitusi. “Jadi, nantinya penetapan akan dilakukan setelah selesai sidang di MK”, paparnya. Selesai sambutan Ketua KPU Kabupaten Trenggalek, acara inti berupa sosialisasi langsung dipandu oleh Istatiin Nafiah, Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu. Acara berlangsung hingga sekitar pukul 12.00 WIB. Partai politik yang ada di Trenggalek tentunya akan menunggu penetapan calon terpilih. Di Trenggalek, partai-partai politik yang telah berkontestasi dalam Pemilu 2019 untuk Pemilu Legislatif tingkat Kabupaten memperebutkan  sejumlah 45 kursi di DPRD Kabupaten. [Hupmas]


Selengkapnya
42

RAPAT PLENO MINGGUAN KPU TRENGGALEK AWAL JULI

Awal Juli tahun 2019 ini akan menjadi waktu-waktu penting bagi KPU Kabupaten Trenggalek. Dalam waktu dekat, KPU Kabupaten Trenggalek kemungkinan akan menghadapi sidang Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) terkait gugatan hasil Pemilu Legeslatif DPRD Trenggalek. Selain itu, juga melakukan kordinasi intensif terkait anggaran Pilkada 2020. Ada lagi upaya mencari kantor baru untuk KPU Trenggalek  karena kantor yang sudah ada tidak layak. Serta, pengelolaan logistik karena kotak suara aluminium yang sejak tahun 2004 harus dihapus dengan cara dilelang karena barang tersebut kesulitan penyimpanannya. Karena itulah, hari ini (Senin, 01/07/2019), KPU Kabupaten Trenggalek mengadakan rapat pleno mingguan. Rapat yang dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Trenggalek Gembong Derita Hadi ini dihadiri oleh Komisioner, sekretaris, bendahara, dan para kasubag. [Hupmas]


Selengkapnya