Berita Terkini

58

RAPAT PLENO SENIN 9 SEPTEMBER MASIH SEPUTAR PERSIAPAN NPHD PILKADA 2020

Setiap hari Senin, hari pertama dalam tiap minggunya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek selalu mengadakan kegiatan Apel dan kemudian dilanjutkan dengan rapat pleno.  Seperti halnya pada Hari Senin, tanggal 09 September 2019, di mana setelah Apel mingguan yang kebetulan bersamaan dengan hari Olah Raga Nasional, KPU Kabupaten Trenggalek juga lakukan kegiatan rapat Pleno.  Rapat Pleno kali ini dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WIB bertempat di ruang Media Center, dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Trenggalek Gembong Derita Hadi. Dalam pembukaannya Gembong mengatakan bahwa mulai saat ini, keluarga besar KPU Kabupaten Trenggalek harus kompak karena ke depan akan ada tantangan yang akan dihadapi, yaitu pelaksana Pilkada 2020 yang sudah mulai tahapannya pada 1 November.  Ia menekankan pentingnya penempatan SDM (sumber daya manusia) sesuai posisinya masing-masing. Tujuannya agar seluruh elemen tenaga di KPU Kabupaten Trenggalek dapat memerankan diri. “Tidak lagi kita santai-santai, harus berperan dan mengambil peran sesuai tupoksinya masing-masing”, tegasnya.  Sementara itu dari Divisi Perencanaan dan Data, Indra Setiawan, diinformasikan bahwa saat ini KPU Kabupaten Trenggalek terus melakukan kordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek terkait dengan anggaran Pilkada 2020. Ia mengatakan bahwa paling lambat tanggal 01 Oktober 2019, sudah harus ada penandatangan naskah pernajian hibah daerah (NPHD). Ia meminta dukungan pada semua warga KPU kabupaten Trenggalek agar kordinasi dan komunikasi dengan Pemda Trenggalek berjalan dengan lancar. [Hupmas]


Selengkapnya
78

KPU TRENGGALEK HADIRI BIMTEK KEHUMASAN

Hari ini (Selasa, 27/08/2019), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek menghadiri acara Bimbingan Teknis Kehumasan bersama KPU Kabupaten/Kota se- Jawa Timur, bertempat di Hotel Fave Sidoarjo. Acara dimulai pukul 14.00 WIB dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Doa, lalu masuk pada sambutan-sambutan. Sambutan pertama dari ketua panitia, yaitu Sekretaris KPU Propinsi Jawa Timur Elberta Kawima. Dilanjutkan dengan pembukaan kegiatan oleh Ketua KPU Propinsi Jawa Timur, Choirul Anam. Dalam sambutannya, Ketua KPU mengatakan bahwa penting sekali KPU sebagai lembaga publik yang membutuhkan hubungan yang baik dengan publik. Tujuannya agar pencitraan positif di masyarakat terjadi. "Selama ini lembaga negara cenderung punya citra buruk di masyarakat, sehingga butuh fungsi kehumasan yang bagus agar punya citra baik di masyarakat", paparnya. Acara akan mendatangkan tiga narasumber yang akan membahas tentang humas, menulis berita di media online, dan fotografi dengan narasumber yang kompeten di bidangnya. Acara akan berakhir besok tanggal 28 Agustus 2019. [Hupmas]


Selengkapnya
59

KPU TRENGGALEK HADIRI ACARA RAKOR PERSIAPAN PILKADA 2020 DI YOGYA

Pada Hari Jumat, tanggal 23-25 Agustus 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek mengikuti Rapat Kordinasi Persiapan Penyusunan Anggaran Pemilihan 2020, bertempat di Hotel Said Yogyakarta. Dari KPU Kabupaten Trenggalek yang hadir adalah Ketua KPU Trenggalek Gembong Derita Hadi, Divisi Perencanaan dan Data Muhammad Indra Setiawan, dan Kasubag Perencanaan, Data, dan Informasi Yuyun Dwi Puspitasari. Selain dari KPU Kabupaten Trenggalek, hadir pula dari KPU Kabupaten/Kota lainnya yang pada tahun 2020 nanti akan menggelar  pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota. Acara ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan mengordinasikan persiapan menuju Pilkada 2020 agar pada tahapan persiapan bisa berjalan dengan lancar, terutama terkait dengan kepastian pelaksanaan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah yang akan menentukan bagi keberadaan anggaran atau biaya Pilkada 2020. Acara dibuka oleh Ketua KPU RI Arif Budiman setelah dimulai pada pukul 19.00 WIB. Arif Budiman mengawali sambutannya dengan mengajak para hadirin berdoa atas meninggalnya salah satu  anggota KPU Propinsi Kalimantan Barat yang seharusnya menjadi peserta rakor tetapi tidak bisa hadir. Ia meninggal di Jakarta  Jumat pagi itu ketika hendak menghadiri sidang di Bawaslu RI. Selanjutnya, Ketua KPU juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran KPU di semua daerah atas kerja kerasnya selama tahapan Pemilu 2019. Menurut Arif, meskipun didasarkan pada aspek kuantitatif, partisipasi  pemilih dengan  capaian tertinggi sepanjang pelaksanaan Pemilu di era pasca reformasi yaitu sebesar  82% merupakan capaian yang harus disyukuri. “Meskipun dari aspek kualitasnya juga perlu ditingkatkan terus”, tambahnya. Arif juga nyoroti pentingnya sistem informasi yang dibangun di lembaga KPU. Ia menekankan bahwa KPU harus terus mampu menyajikan data-data kepada  masyarakat secara terbuka, akuntabel, dan transparan. Ia memberikan informasi bahwa penyajian data di Situng pada Pemilu 2019 mencapai  98,4%.   “Selama tidak ada perubahan regulasi, tahun 2024 akan menghadapi momentum yang lebih rumit, penyelenggaraan Pemilu serentak dan Pilkada”, paparnya. Lalu ia memberikan arahan terkait Pilkada 2020 di mana masing-masing Pemerintah Daerah wajib untuk membiayai anggaran Pilkada karena sudah menjadi ketentuan Undang-Undang. Selain Ketua KPU RI yang memberikan arahan, rakor ini juga dihadiri komisioner lain, di antaranya Ilham Saputra, Pramono Ubaid Tantowi, Evi Novida Ginting yang juga memberi arahan-arahan terkait pelaksanaan Pilkada 2020. Pemateri/narasumber lain juga dihadirkan dalam acara yang berlangsung tiga hari ini, di antaranya dari Kemendagri, Kementerian Keuangan, dan Inspektorat. Acara ditutup pada Minggu pagi tanggal 25 Agustus 2019. [Hupmas]


Selengkapnya
53

WASPADAI HOAX PILKADA 2020

Rapat Kordinasi Persiapan Penyusunan Anggaran Pemilihan 2020 yang  bertempat di Hotel Said Yogyakarta pada Hari Jumat, tanggal 23-25 Agustus 2019, juga membahas banyak hal terkait persiapan Pilkada 2020.   Ketua KPU RI Arif Budiman dalam sambutannya  menyatakan bahwa catatan baik di pemilu 2019 harus mampu dilanjutkan oleh jajaran KPU  di Pilkada 2020. Ia menjanjikan, bagi KPU daerah yang bisa melakukan penandatanganan NPHD paling awal, KPU RI siap hadir ke kabupaten tersebut. Ia juga mengingatkan bahwa sebagaimana ditegaskan dalam Permendagri 54/2019, Pemerintah Daerah wajib  menganggarkan kegiatan Pilkada 2020 di dan wajib “clear” di tahun 2019. “Tidak ada alasan untuk tidak siap, karena perencanaan Pilkada serentak 2020 telah diamanatkan sejak disahkannya UU 10/2016 tentang Pilkada. Ia menegaskan terkait  mekanisme pencairan anggaran, bahwa termin pertama maksimal 40% dari  nilai total NPHD, termin kedua maksimal 50%, dan termin ketiga maksimal 10%. Materi yang disampaikan oleh para narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, dari Kementerian Keuangan, dan dari narasumber lainnya membantu meningkatkan pemahaman KPU-KPU daerah yang akan melaksanakan Pilkada 2020. Acara penutupan dipimpin oleh komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tantowi. Ada poin-poin penting yang disampaikan oleh Pramono untuk digarisbawahi oleh KPU daerah yang melaksanakan Pilkada. Ia meminta agar KPU di daerah patuh pada prosedur dan administrasi sesuai regulasi yang ada. KPU juga diminta untuk menjunjung tinggi nilai-nilai dan substansi Pemilu, terutama hak pilih dan suara. Ia juga meminta agar KPU menyampaikan narasi-narasi  Pemilu yang baik. “Pengalaman Pemilu 2019 KPU dan jajarannya diserang dengan isu-isu hoax yang terencana dan sistematis, hanya dengan  menyajikan narasi-narasi Pemilu yang baik, semua hoax bisa kita patahkan”, tegasnya. [Hupmas]


Selengkapnya
50

AKTIVIS LITERASI TRENGGALEK BELAJAR WAWASAN PILKADA 2020 DI RUMAH PINTAR PEMILU “VOTE” KPU TRENGGALEK

Kunjungan para aktivis Literasi Trenggalek di  Rumah Pintar Pemilu “Vote” Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek  pada hari Jumat, tanggal 23 Agustus 2019 mulai  pukul 13.30 WIB lalu juga bermaksud untuk mendapatkan wawasan dari KPU Kabupaten Trenggalek terkait Tahapan Pilkada 2020. Melalui Ketua komunitas Quantum Litera Center (QLC), Muhammad Zamzuri, mereka mengakui bahwa pemahaman tersebut amat dibutuhkan agar mereka bisa berpartisipasi dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek tahun 2020 mendatang. “Kami ingin belajar dan mendapatkan wawasan, agar nanti bisa mendapatkan bekal untuk bisa berpartisipasi”, tegas Zamzuri. Sebelumnya, kedatangan para aktivis QLC disambut dengan hangat oleh ketiga komisioner KPU  Kabupaten Trenggalek yang ada bersama para staf. Dalam hal ini, Nurani, Komisioner KPU Kabupaten Trenggalek Divisi Sosialisasi-Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia, menjelaskan tentang keberadaan RPP dan fasilitas apa yang ada di dalamnya. Ia memandu sekitar 30-an pengunjung itu untuk mengeliling ruangan RPP Vote dan menjelaskan masing-masing panel informasi, termasuk juga maket TPS dan menerangkan bagaimana proses yang terjadi di TPS pada hari Pemungutan Suara dalam Pemilu. Tiba di acara inti, KPU Kabupaten Trenggalek juga memberikan pemaparan terkait Pilkada 2020. Tiga orang komisioner, Nurani, Istatiin Nafiah dari Divisi Teknis, dan Imam Nurhadi dari Divisi Hukum, memberikan paparan dari perspektif masing-masing. Setelah pemapapan materi, dilanjutkan dengan diskusi yang dimanfaatkan oleh para aktivis literasi untuk bertanya beberapa hal yang belum mereka mengerti. [Hupmas]


Selengkapnya
60

RUMAH PINTAR PEMILU VOTE KPU TRENGGALEK MENDAPATKAN KUNJUNGAN KOMUNITAS LITERASI

Pada hari Jumat, tanggal 23 Agustus 2019 lalu, tepatnya pukul 13.30 WIB, Rumah Pintar Pemilu “Vote” punya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek mendapatkan kunjungan dari tigapuluhan aktivis literasi Trenggalek yang tergabung dalam Komunitas Quantum Litera Center (QLC). Kedatangan QLC memang sudah diinformasikan sebelumnya melalui surat yang ditujukan komunitas tersebut ke KPU Kabupaten Trenggalek. Mereka, melalui surat yang ditandatangani Ketua QLC Trenggalek Muhammad Zamzuri dan sekretaris Triesca Dewi Mutiara, meminta ijin untuk berkunjung ke Rumah Pintar Pemilu Vote. Tujuan mereka datang juga disampaikan lagi oleh Zamzuri ketika penyambutan sudah dimulai. Setelah kedatangan mereka disambut oleh Divisi Sosialisasi-Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM) Nurani bersama komisioner lain dan staf, Zamzuri menyampaikan maksud kunjungannya. Ia mengatakan bahwa selain berkunjung untuk menyerap informasi yang ada di panel-panel informasi, ia juga meminta KPU Kabupaten Trenggalek untuk memberikan wawasan terkait Pilkada 2020. “Kami juga ingin berpartisipasi sebagai penyelenggara ad hoc, sehingga kami ingin belajar terkait Pilkada 2020 ke depan”, tegas mantan Relawan Demokrasi Trenggalek dalam Pemilu 2019 itu. Menanggapi maksud kedatangan para aktivis QLC, tiga orang komisioner memberikan tanggapan sambil memberikan perkenalan terhadap diri masing-masing dan menjelaskan tentang RPP VOTE dan peran serta masyarakat. Setelah itu, Nurani dari Divisi Sosdiklih-Parmas-SDM memaparkan wawasan tentang Pilkada 2020, mulai dari dasar hukum hinga teknis-teknisnya. [Hupmas]


Selengkapnya