Berita Terkini

50

KANG AZIZ RELAWAN DEMOKRASI GANDUSARI TRENGGALEK JUGA MASUK FORUM JAMAAH YASIN SOSIALISASIKAN PEMILU 2019

TRENGGALEK, 31/01/2019—  Forum Yasinan merupakan perkumpulan warga rutin tiap minggu yang selalu ada di hampir semua wilayah Kabupaten Trenggalek. Termasuk forum Jamaah Yasin yang ada di RT 07 RW 04 Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek ini, pada Hari Kamis (malam Jumat) tanggal 31 Januari 2019 tadi malam sekitar pukul 19.00 WIB. Forum semacam inilah yang memang bisa dimanfaatkan oleh Relawan Demokrasi Trenggalek (RDT) untuk melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih terkait Pemilu Serentak 2019 yang pemungutan suaranya akan jatuh pada Hari Rabu tanggal 17 April 2019. Sebagai anggota Jamaah Yasin, tentu  saja Aziz Prasetya (Kang Aziz) tidak menyia-nyiakan  kumpulan massa yang diikutinya itu untuk memberikan informasi. Setelah ia minta ijin pada  pimpinan Jamaah, iapun mohon ijin berdiri dan berbicara. Berbekal alat peraga berupa cetakan spesimen Surat Suara ia menjelaskan teknik mencoblos, setelah mendahuluinya dengan pengetahuan tentang pemilu. Tidak sampai memakan waktu 30 menit ia melakukan tugasnya, sebab ia merasa bahwa ia hanya “nunut” saja. Warga Yasinan tampak antusias mendapatkan informasi yang dipaparkan Kang Aziz. [Relasi]


Selengkapnya
61

IDA, RELAWAN DEMOKRASI PULE TRENGGALEK, JUGA KEMBALI BERGERAK SOSIALISASI PEMILU 2019

TRENGGALEK, 01/02/2019— Selain di Kecamatan Munjungan, Relawan Demokrasi di kecamatan lain hari ini juga bergerak melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih menuju Pemilu 2019 yang terus mendekati masa pemungutan suara (17 April 2019). Lagi-lagi ada Idamatul Khoiriyah (Ida), salah seorang Relawan Demokrasi Trenggalek (RDT) yang tinggal di Pule. Dengan kembali memanfaatka Forum Jamaah Muslimat-Fatayat NU yang beranggotakan ibu-ibu, Ida menyebarkan informasi tentang demokrasi dan pemilu, sampai membimbing para ibu untuk memahami jenis-jenis kartus suara dan cara mencoblos yang benar. Hari ini,  Jum'at, tanggal 01 Februari 2019 bertempat di Rumah Bapak Parmin RT 34 RW 10 Dusun Bakalan, Desa Jombok Kecamatan  Pule, Ida memulai sosialisasi sekitar pukul  14.30 di hadapan audiens yang beranggotakan sekitar 75 orang. Info yang disampaikan amat bermanfaat karena bagi jamaah tersebut, info yang banyak tentang Pemilu baru didengar sekarang ini. [Relasi]


Selengkapnya
52

TERUS SASAR PEMILIH PEMILU, KPU TRENGGALEK SOSIALISASIKAN PEMILU 2019 KE AKTIVIS PELAJAR DI SMAN 2 TRENGGALEK

TRENGGALEK, 28/01/2019— Sosialisasi  dan pendidikan pemilih (Sosdiklih) terus digencarkan, bahkan bisa dibilang KPU Kabupaten Trenggalek  tiap hari ada kegiatan sosialisasi. Salah satu sasaran yang kali ini dipilih adalah Pemilih Pemula, yaitu para aktivis organisasi intra sekolah di SMAN 2 Trenggalek. KPU Kabupaten Trenggalek sudah jauh-jauh hari mengontak pihak sekolah bahwa pihaknya ingin masuk sekolah untuk menyebarkan informasi terkait Pemilu 2019. Tapi baru pada hari Senin, 28 Januari 2019, KPU Kabupaten Trenggalek berhasil masuk dan berjumpa dengan 60 siswa-siswi pilihan di sekolah itu. Mereka adalah para perwakilan organisasi intra yang terdiri dari OSIS, MPK, Kopasda, Pik-R, SKI, dan lain-lain. Nurani selaku Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM (Sosdiklih-Parmas-SDM) KPU kabupaten Trenggalek bersama tim datang ke sekolah sekitar pukul 8.30 WIB. Setengah jam kemudian acara dimulai. Diawali dengan sambutan Pak Ardanu yang mewakili kepala sekolah yang sedang ada rapat dengan dinas, dan dipandu oleh Pak Pingkan Hendrayana. Dalam paparannya, Nurani memberikan pemahaman yang cukup menyeluruh tentang Pemilu 2019, mulai dasar pelaksanaan (konstitusi, UU, peraturan-peraturan) hingga teknis-teknis penyelenggaraan. Setelah hampir satu setengah jam memberikan pemaparannya diselingi dengan dialog timbal balik dengan para pelajar, Nurani memberikan kesempatan pada para siswa. Beberapa pertanyaan muncul. Justru jarang pertanyaan yang sifatnya teknis. Yang ditanyakan adalah tentang “money politic” hingga sikap menghadapi fanatisme pengikut dan simpatisan calon presiden dan wakil presiden. [Hupmas]


Selengkapnya
61

KPU TRENGGALEK SOSIALISASIKAN PEMILU 2019 KEPADA IBU-IBU AISYIYAH

TRENGGALEK, 27/01/2019—  Pemilih perempuan juga terus menjadi sasaran bagi KPU Kabupaten Trenggalek untuk diberikan sosialisasi dan pendidikan. Setelah beberapa waktu lalu masuk ke ibu-ibu yasinan dan ibu-ibu Fatayat, kali ini KPU Kabupaten Trenggalek juga masuk ke forum ibu-ibu Aisyiyah, sebuah oganisasi otonom dari ormas Muhammadiyah. Seratus lebih ibu-ibu Aisyiyah dari beberapa kecamatan di Kabupaten Trenggalek berkumpul di Masjid Al-Fajar di Desa Surondakan, Kecamatan Trenggalek mulai pukul 07.30, Minggu tanggal 27 Januari 2019. Sekitar pukul 08.30 acara dimulai, diawali dengan sambutan Ketua Aisyiyah dan sambutan ketua KPU kabupaten Trenggalek, Dr. Soeripto. Dalam sambutannya Ketua KPU Kabupaten Trenggalek  tak lupa mengajak ibu-ibu Aisyiyah menjadi pemilih cerdas. Ketua KPU Trenggalek juga mengingatkan bahwa masyarakat harus  mewaspadai isu-isu yang berkembang terkait Pemilu. “Sebab banyak upaya yang dilakukan oleh oknum-oknum yang berupaya mengacaukan pemahaman kita terkait Pemilu melalui serangkain hoax”, ungkap pria berkacamata ini. Soeripto menguraikan satu persatu isu yang perlu dipahami dan jangan sampai membuat pikira kita salah paham, yaitu isu kotak suara kardus, isu orang gila memilih, dan isu tujuh kontainer dicoblos. Ia menerangkan panjang  lebar untuk memastikan ibu-ibu Aisyiyah memahami bagaimana sebenarnya yang sebenarnya terjadi dan teknis-teknis yang sebenarnya. “Jadi, surat suara saja belum ada, bagaimana bisa dicoblos?!”, imbuhnya. Setelah sambutan Ketua KPU Kabupaten Trenggalek, dilanjutkan dengan pemaparan tentang Pemilu 2019 secara sistematis oleh Nurani selaku Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumberdaya Manusia KPU Kabupaten Trenggalek. Lalu dilanjutkan dengan tanya jawab dan ditutup dengan ramah tamah sambil makan siang. Acara berakhir sekitar pukul 12.00 WIB.  [Hupmas]


Selengkapnya
55

RELAWAN DEMOKRASI TRENGGALEK SEGMEN KEAGAMAAN MENYASAR IBU-IBU JAMA’AH YASIN

TRENGGALEK, 26/01/2019— Setelah diberi pembekalan, Relawan Demokrasi Trenggalek (RDT) tampaknya langsung bergerak untuk membantu KPU dalam melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih. Seperti dilakukan oleh Abdul Latif,  salah satu Tim Relawan Demokrasi Trenggalek segmen Keagamaan. Pada Sabtu malam, 26 Januari 2019, relawan yang tinggal di  Desa Masaran Kecamatan Munjungan ini mengadakan sosialisasi kepemiluan dalam acara rutinan jama’ah yasin kelompok Muslimat di Dusunnya, tepatnya Dusun  Gembes Desa Masaran Kecamatan Munjungan. Acara yang bertempat di rumah seorang warga tersebut dihadiri oleh 50-an orang jama’ah ibu-ibu muslimat Lingkungan RT 45 RW 11 Dusun Gembes. Berbekal alat peraga berupa contoh surat suara dan media visual, ibu-ibu tampak antusias mengikuti arahan mengenai pemilu yang disampaikan. Materi sosialisasi meliputi mekanisme pemilihan, teknik memilih, dan ajakan untuk tidak golput serta menolak politik uang (money politic). “Mengadakan sosialisasi dan pendidikan bagi pemilih ini penting dilakukan mengingat Pemilu 2019 ini berbeda dengan Pemilu sebelumnya, yakni Pemilihan Presiden dan Wakilnya dilakukan bersama dengan pemilihan DPD dan DPR”, jelas Latif. Sosialisasi yang berdurasi 30 menit ini ditutup dengan pembagian stiker Pemilu 2019 dan foto bersama. Relawan Demokrasi diharapkan akan memperluas partisipasi aktif dari warga untuk melakukan sosialisasi. KPU trenggalek punya 55 relawan yang akan melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan oleh Latif. [Relasi]


Selengkapnya
57

RELAWAN DEMOKRASI BASIS KEAGAMAAN JUGA SOSIALISASI PEMILU 2019 DI DESA CRAKEN MUNJUNGAN

TRENGGALEK, 29/01/2019— Abdul Latif bisa dikatakan sebagai seorang relawan Demokrasi Trenggalek yang tergolong militan. Bagamana tidak, setelah ia melakukan sosialisasi di ibu-ibu Yasinan di dusunnya, dua hari kemudian dia juga langsung masuk forum keagamaan di desa lainya yang masih berada di Kecamatan yang sama, tepatnya Dusun Gentungan Desa Craken Kecamatan  Munjungan. Kali ini, pada hari Selasa, tanggal 29 Januari 2019, mulai pukul 19.00 WIB ia datang di  forum Jama'ah Muslimat NU Dusun Gentungan dalam acara Rutinan pembacaan Al Barzanjy. Ada 75 orang yang hadir dalam forum itu. Latif datang khusus untuk meminta waktu memberikan sosialisasi Pemilu 2019. Berbekal materi yang sudah ia dapatkan dari pembekalan  Relawan Demokrasi Trenggalek yang diberikan KPU Trenggalek seminggu sebelumnya ia memberikan ceramah bertema pemilu. Tak lupa pula ia membawa alat peraga berupa spesimen surat suara yang ia cetak sendiri untuk menjelaskan tata cara mencoblos, juga peserta Pemilu 2019 di antaranya adalah partai politik yang tertera dalam spesimen surat suara itu. Sebelumnya ia juga menjelaskan tentang beberapa informasi penting yang perlu dipahami pada Pemilu 2019, termasuk kelima jenis calon dalam surat suara yang nantinya akan dicoblos. Tak lupa ia mengajak ibu-ibu jamaah untuk berfoto bersama dan meneriakkan yel-yel “Coblos!”. Ibu-ibu anggota jamaah yasin tampaknya cukup bersemangat menerima kehadiran relawan demokrasi yang datang dengan informasi yang selama ini belum mereka dapatkan itu. [Relasi]


Selengkapnya