Berita Terkini

51

TINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH PEMULA, KPU TRENGGALEK MENDIKLAT PELAJAR DI BIDANG JURNALISTIK

TRENGGALEK, 20/10/2018— Pada hari Jumat hingga Sabtu, tanggal 19 hingga 20 Oktober 2018, Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Trenggalek, Nurani, menjadi narasumber utama dalam kegiatan Diklat Jurnalistik Sekolah di SMAN 1 Pule. Kegiatan ini adalah tindak lanjut dari kegiatan KPU Goes To School yang diadakan KPU Trenggalek dua hari sebelumnya. Awalnya, dalam acara ‘KPU Goes To School’ Nurani memberikan doorprice tiga buku karyanya pada siswa peserta acara setelah ia memaparkan materi Demokrsi dan Pemilu 2019. Buku itu diberikan pada 3 peserta terbaik yang merupakan bagian dari peserta yang aktif bertanya dan diskusi. Mengetahui hal itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Pule Toyib meminta Nurani menjadi pemateri diklat menulis jurnalistik yang memang akan diadakan di sekolahnya. Maka acara Diklat Jurnalistik Sekolah itupun jadi, yaitu dilaksanakan dua hari, Jumat-Sabtu, tanggal 19-20 Oktober 2018. Dalam mengawali materi, Nurani mengatakan bahwa salah satu cara yang paling bagus untuk berpartisipasi yang dilakukan remana dan kaum muda dalam msayarakat adalah dengan cara menyampaikan ide dan gagasan. “Di sinilah kemampuan bicara dan menulis menjadi sangat penting”. Sementara itu dalam pembukaan acara yang disampaikan oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Pule, Toyib Mashuri, S.Pd, MM, dikatakan bahwa menulis merupakan kemampuan yang akan membawa manfaat yang luar biasa bagi generasi muda. “Jadi, manfaatkanlah kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, dan nantinya ada produk tulisan yang akan kita fasilitasi penerbitannya bersama-sama”, tegas pria hitam manis itu. Kegiatan yang berlangsung dua hari ini, selain dari Divisi Parmas-SDM KPU kabupaten Trenggalek sebagai narasumber utama, juga dikawal oleh para pembina sekolah, di antaranya pak Yusuf, Bu Eny, dan Bu Triyana. Tindaklanjut kegiatan ini adalah  akan diterbitkannya majalah sekolah dan buku kumpulan cerpen karya siswa-siswi peserta diklat.  [Hupmas]


Selengkapnya
51

KPU GOES TO SCHOOL DI SMAN 1 PULE

TRENGGALEK, Rabu,17/10/2018— PULE adalah nama salah satu kecamatan di Kabupaten Trenggalek. Letaknya di daerah paling pinggiran, ke barat berbatasan dengan Ponorogo, dengan wilayah yang hampir semuanya adalah daerah Pegunungan. Di Kecamatan ini ada satu SMA negeri, yaitu SMAN 1 Pule. Di sekolah inilah KPU Kabupaten Trenggalek melakukan kunjungan untuk melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih dalam tajuk kegiatan “KPU Goes To School”. Dipilihnya SMAN 1 Pule ini didasari pada keinginan untuk menyasar para pemilih pemula yang ada di daerah pinggiran. “Tidak melulu daerah perkotaan yang relatif well-informed  karena akses informasi mudah”, kata Nurani divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Trenggalek. Acara yang dilaksanakan pada Hari Rabu tanggal 17 Oktober 2018 ini ternyata cukup semarak. Sebab, pemateri yang hadir bukan hanya dari KPU Kabupaten Trenggalek. Bahkan dari KPU Propinsi Jawa Timur juga hadir, diwakili oleh Dewita Hayu Sinta yang kebetulan memang mengadakan kegiatan monitoring kegiatan di Trenggalek. Sementara itu dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMAN 1 Pule Thoyib Mashuri, S.Pd, MM, mengucapkan rasa terimakasihnya kepada KPU karena sekolahnya telah menjadi tempat untuk menyemaikan nilai-nilai demokrasi dan penyebaran informasi terkait dengan Pemilu. “Semoga acara ini bermanfaat bagi anak-anak kami dan nantinya bisa menjadi agen-agen yang ikut menyebarkan pengetahuan tentang Pemilu 2019 di masyarakat”, tegas Toyib. [Hupmas]


Selengkapnya
44

KURSUS DEMOKRASI DAN KEPEMILUAN GELOMBANG I DI TRENGGALEK

TRENGGALEK, 09/10/2018— Kursus Demokrasi dan Kepemiluan Gelombang I digelar oleh KPU Kabupaten Trenggalek di Warung Makan 75 yang beralamatkan di Jalan Soetran, pada Hari Selasa tanggal 09 Oktober 2018. Kursus ini diikuti oleh 30 peserta dari beberapa kecamatan yang masuk zona I, yaitu dari Kecamatan Trenggalek, Kecamatan Tugu, Kecamatan Pogalan, Kecamatan Karangan, dan Kecamatan Bendungan. Sejak pagi sekitar pukul 07.30 WIB para peserta sudah hadir dan melakukan proses registrasi. Acara dibuka sekitar pukul 08.30, dimulai dengan pembukaan kemudian lanjut lagu Kebangsaan “Indonesia Raya”. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua KPU Kabupaten Trenggalek yang sekaligus membuka acara. Dalam sambutannya Ketua KPU Kabupaten Trenggalek Dr. Soeripto mengatakan bahwa kursus Demokrasi dan Kepemiluan ini bertujuan untuk mencetak agen-agen demokrasi di berbagai level dan wilayah. Para peserta diharapkan akan mendapatkan pembekalan terkait dengan kehidupan demokrasi dan kepemiluan untuk kemudian ikut berpartisipasi dalam menciptakan kualitas Pemilu 2019. “Kualitas Pemilu ke depan ditentukan oleh partisipasi aktif kita semua, terutama yang aktif dan sekaligus berkesadaran maju”, tegas Dr. Suripto. Acara dimulai dengan bina suasana yang diisi dengan perkenalan, yang dipandu langsung oleh Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Parmas & SDM), Nurani. Setelah bina suasana, materi pertama disampaikan langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Trenggalek dengan paparan tentang Sistem Pemilu, Manajemen Pemilu, Proses dan Tahapan Pemilu, dan Peradilan Pemilu secara umum. Materi kedua disampaikan oleh Nur Huda tentang Penyelenggara Pemilu. Materi kedua berakhir hingga jam 12.00. Setelah acara istirahat, makan, dan sholat, pada pukul 13.00 materi dilanjutkan dengan paparan dari Divisi Hukum KPU Kabupaten Trenggalek, Patna Sunu, tentang Pelanggaran dan Pengawasan Pelanggaran Pemilu. Materi terakhir disampaikan oleh Nurani dari divisi Parmas-SDM tentang Menjadi Pribadi Partisipasif dan Public Speaking. Acara berakhir pukul 16.30 WIB. [Hupmas]


Selengkapnya
52

ZAENAL AFANDHI ALIAS ALEX, PEGAWAI BERPRESTASI KPU TRENGGALEK 2019

Di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek,  orang-orang memanggilnya Alex. Siapa sangka bahwa ia terpilih sebagai salah satu Pegawai Berprestasi yang membuat namanya dipanggil untuk diminta maju ke depan dan diberikan penghargaan berupa piagam pada acara Upacara 17 Agustus 2019 di halaman KPU kabupaten Trenggalek. Disaksikan oleh tigapuluhan orang KPU Kabupaten Trenggalek yang ikut upacara pada hari itu (Sabtu, 17/08/2019), yang terdiri dari komisioner, PNS, pegawai kontrak, tenaga pendukung, satpam, petugas kebersihan, Alex pun maju ke depan sambil “senyam-senyum” sebagaimana biasanya. Ia bersama empat orang lainnya mendapatkan piagam sebagai apresiasi atas kinerjanya, atas penilaian tim penilai yang dibentuk beberapa hari sebelumnya atas kinerjanya selama setahun terakhir. Nama lengkapnya adalah Zaenal Afandhi, lahir di Trenggalek tanggal 25 September 1982. Sudah enambelas tahun ia mengabdi di KPU Kabupaten Trenggalek, berawal dari pegawai honorer. Laki-laki anak dari  pasangan Siti Rohmah dan Imam Mujani ini di KPU Kabupaten Trenggalek menempati posisi sebagai Staf di Penyiap Administrasi Umum (Staf di Bagian Umum) sejak ia diangkat jadi pegawai negeri sipil (PNS) sejak tahun 2007. Pria berumur 37 tahun ini adalah kelahiran Trenggalek, tepatnya Desa Surondakan—sebelum kemudian pindah domisili di Desa Pogalan Kecamatan Pogalan bersama istri dan ketiga anaknya. Masa Sekolah Dasarnya ditempuh di SD Surondakan I lalu berlanjut di SMPN 1 Trenggalek. Ia lalu masuk SMK Karya Dharma dan lulus 2001. Dua tahun kemudian ia masuk KPU (tahun 2003) sebagai honorer. Pria berambu lurus “sigar jambe” ini menikahi  Minuk Wijayanti yang juga merupakan PNS di satu lembaga. Dari pernikahannya ia dikaruniai  3 anak, dua perempuan dan satu laki-laki. Sosoknya sangat dikenal dekat dengan semua orang, termasuk komisioner yang selalu ia layani dalam tugasnya sebagai penyiap administrasi ketika hendak ada perjalanan dinas. Ia tergolong banyak bicara dan suka bergaul dengan siapapun di kantor. [Hupmas]


Selengkapnya
47

DPS TERDISTRIBUSI LANGSUNG DIUMUMKAN, PPS SE-KECAMATAN KARANGAN BERAKSI

KARANGAN— Tanggal 23 Maret 2018, tepatnya hari Jumat, Daftar Pemilih Sementara (DPS) telah didistribusikan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupate Trenggalek lewat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)  Karangan. Hari itu pula PPK langsung membagikan ke PPS Se-Kecamatan karangan, agar secepatnya mengumumkan DPS di masing-masing desa dapat dilakukan. Sebagian PPS Langsung merespon dengan menempel di tempat pengumuman sekretariat PPS, ada pula yang langsung menempelkan di wilayah TPS. PPS Karangan dan Buluagung adalah contoh dari PPS yang sudah mengumumkan meski belum semua DPS terpasang. DPS Pilgub Jatim 2018 merupakan hasil dari pencoklitan dan pemutahiran data pemilih, sangat penting untuk secepatnya di umumkan. Dimungkinkan daftar pemilih masih ada yang belum valid atau dimungkinkan pula ada calon pemilih yang belum terdaftar. Inilah sebagian  wujud keseriusan dan ketransparanan penyelenggaraan Pilgub Jatim 2018 melalui badan ad hoc di semua tingkatan di kecamatan Karangan. Sebagai komitmen bersama antara PPK dan PPS dalam menyampaikan pengumuman DPS, pemasangannya pada hari Sabtu tanggal 24 Maret 2018 atau satu hari setelah DPS diterima oleh PPS. PPS Se-Kecamatan karangan tersebar di 12 desa melakukan penempelan pengumuman mulai pagi, siang dan juga sore hari bahkan ada yang berlangsung sampai malam hari. Penempelan juga di lakukan di 80 wilayah TPS. Saat dilakukan monitoring terlihat beberapa DPS ditempatkan di sekretariat PPS atau di papan pengumuman desa, ada pula penempelan DPS di Calon TPS serta ada pula yang di tempel di wilayah TPS pada tempat umum. Seperti halnya PPS Desa Salamrejo menempelkan pengumuman DPS untuk beberapa TPS di pos Kampling. "Kami berupaya agar DPS dapat dibaca oleh semua orang. Bila ada kesalahan atau belum terdaftar bisa disampaikan ke PPS. Hal ini bertujuan jangan sampai masyarakat yang punya hak pilih tidak terdapat, agar penyelenggaraan Pilgub Jatim 2018 ini bener bener berkualitas", jelas ketua PPS Salamrejo, Abdul Naf'an. Pengumuman DPS ini sesuai dengan tahapan selama 10 hari, apabila tidak ada tanggapan atau usulan dari berbagai pihak maka DPS bisa disiapkan untuk menjadi DPT. Sampai saat ini jumlah DPS Se-Kecamatan Karangan diketahui sesuai hasil DPHP 38.061 pemilih.  [Sunu]


Selengkapnya
42

SOSIALISASI PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR JAWA TIMUR TAHUN 2018 BERSAMA PPS DESA SUMBER

KARANGAN -- Sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018 terus dilakukan. Karena itulah, kemarin (Sabtu, 03/03/2018), PPK Kecamatan Karangan bersama PPS Desa Sumber berada di Aula Balai Desa Sumber mengadakan sosialisasi. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa, tokoh masyarakat, dan BKTM beserta BABINSA Desa Sumber. Tepatnya pukul 19.30 WIB sosialisasi di buka oleh Pembawa acara dan dilanjutkan sosialisasi oleh ketua PPS, dilanjutkan Kepala Desa, PPK dan perwakilan dari Babinkamtibmas. Dalam sambutannya ketua PPS, Andri, menyampaikan bahwa penyelenggaraan tahapan Pilgub saat ini telah sampai dengan pemutahiran data pemilih, yang mana nantinya akan menjadi data calon pemilih untuk menyalurkan haknya. “Ingat tanggal 27 Juni 2018 nanti mari kita datang ke TPS untuk menyalurkan haknya, pilih sesuai dengan hati nurani”,  ujarnya. Sosialisasi selanjutnya disampaikan oleh Kepala Desa dengan menyampaikan bahwa kegiatan pemilu ini akan mengakibatkan dampak kepada pemerintah desa. Beliau menyampaikan, “Mari kita jaga nama baik Desa Sumber dan mari kita salurkan hak pilih kita”. Begitu juga dengan perwakilan Babinkamtibmas yang menyampaikan tentang keamanan dan kerukunan masyarakat. Selanjutnya dari PPK Kecamatan Karangan yang diwakili oleh Sunu selaku  Divisi Parmas dan SDM yang menyampaikan bahwa Pilkada merupakan bukti keterlibatan masyarakat untuk memilih pemimpinnya. Seberapapun pemilih yang menyalurkan hak konstitusinya maka pemilu tetap sah. “Oleh karena itu mari kita gunakan hak pilih kita untuk memilih pemimpin Jawa Timur”, jelasnya. Sosialisasi merupakan cara penyampaian informasi kepada masyarakat agar dalam memilih benar-benar sesuai dengan hati nurani. Dengan semangat “Guyub Rukun” dan menjadi pemilih yang cerdas diharapkan mampu membawa Jawa Timur lebih baik lagi. Setelah pembacaan doa tepatnya pukul 21:00 WIB acara selesai dan dilanjutkan ramah tamah. [PPK-Karangan]


Selengkapnya