Berita Terkini

62

RELAWAN DEMOKRASI TRENGGALEK SOSIALISASI PEMILU DI SMK ISLAM DONGKO

Kurangnya pengetahuan mengenai Pemilu serentak 2019 terjadi. Terlebih bagi orang yang baru berusia 17 tahun yang masih minim pengalaman mengenai pemilu. Menjadi semakin pelik ketika pilpres dan pileg kali ini diserempakkan dalam satu waktu.  Alasan itulah yang membuat para Relawan Demokrasi Trenggalek terus melakukan sosialisasi agar masyarakat kian mudah memahami pemilu 2019 termasuk teknik-teknik pencoblosannya. Kamis, 28 Februari 2019. Relawan Demokrasi Trenggalek (RDT), Tri Nurfaida, Raisa, Julia  kembali melakukan kegiatan sosialisasi Pemilu serentak 2019 di SMK Islam Guppi Dongko. Adapun hal-hal yang disosialisasikan di antaranya apa itu pemilu, nama partai, jenis surat suara, mekanisme pencoblosan, serta ajakan agar senantiasa untuk menolak ‘money politic’. “Bagaimana betapa ruginya diri kita rendahnya harga suara kita hanya dengan uang 50.000 untuk 5 tahun, yang jika dihitung nyoblos itu satu hari nilainya tidak sampai Rp 25.-“, tegas Raisa. Jam menunjukan pukul 11 dan hari semakin terasa panas, anak-anak lebih cenderung gaduh. Akhirnya Relawan Demokrasi meminta dari salah satu peserta untuk mencoba menjelaskan kembali dengan paparan tersebut. Dengan dalih jika berhasil maka akan diberi hadiah. M. Saiful Anam siswa kelas 8 mencoba menjelaskan apa yang dia serap dari paparan Relawan Demokrasi. Tingkah anak ini sempat membuat yang lain tertawa karena gaya bahasa yang lucu. Dari sini dapat dilihat bahwa siswa-siswi lebih antusias mengikuti kegiatan dengan metode bermain dan melibatkannya langsung dalam interaksi pada kegiatan sosialisasi Pemilu serentak tahun 2019. [RDT]


Selengkapnya
62

MILITANSI TARYANINGSIH, RELAWAN DEMOKRASI TRENGGALEK BASIS DISABILITAS: NAIK KE PELAMINAN NGAJARI CARA NYOBLOS

Hari itu, Jum'at 01 Maret 2019, pukul 18.24 WIB. Hujan turun begitu deras, mengguyur Kota Trenggalek. Sambil menunggu hujan reda, Taryaningsih, salah satu Relawan Demokrasi Trenggalek Basis Disabilitas yang  menghadiri pernikahan Muryati & Suharni (tunarungu wicara) di Daerah Tanjung, RT 02 RW 01 Desa  Ngadimulyo kec.Kampak, mempunyai ide cemerlang. Ia mengeluarkan Baju kebesaran RDT dan specimen surat suara yg selalu siap dalam tas, tak lama kemudian ia naik ke pelaminan. Bukannya memberi ucapan kepada kedua mempelai dan turun, akan tetapi Tarya malah meminta kedua pasangan tunarungu wicara ini duduk. Taryapun memulai aksinya, dengan menggunakan bahasa isyarat, Ia menjelaskan tentang pemilu 2019, kapan pelaksanaannya dan di mana tempat mencoblos nantinya. Tarya menjelaskan kepada kedua mempelai bahwa meskipun mereka sudah menikah TPS mereka masih terpisah, Suharni tetap di TPS Gandusari, Muryati di TPS Kampak, dan mengingatkan Suharni untuk mengantarkan istrinya ke TPS 17 April nanti. Tanpa disadari, ternyata seluruh tamu yang hadir pada acara pernikahan tersebut ikut menyaksikan sosialisasi, sekitar 16 orang melihat aksi nekat ini. Tarya pun langsung berdiri dan memperkenalkan diri bahwa dia dari Relawan Demokrasi Trenggalek yang bertugas mengajak teman-teman disabilitas untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu 2019 ini. Dia memperlihatkan specimen surat suara dan menjelaskan satu persatu dari lima 5 warna surat suara. Tarya menjelaskan bahwa pada surat suara Warna Hijau dan Biru (untuk memilih DPRD tingkat kabupaten dan provinsi) hanya tercantum nama, tidak terdapat foto calon kandidat. Tanpa disangka hal tersebut mendapatkan respon dari tamu undangan, beliau mengatakan, "Lha lek wis tuwek kyok aku, raiso moco lak bingung mbak, gek lek sampek salah nglempit pie?" (“Kalau yang tua seperti saya, tak bisa membaca, bagaimana kalau sampai salah melipat?”). Tarya kemudian menjelaskan, bahwa mereka bisa di dampingi keluarga atau orang yang dapat  dipercaya saat mencoblos, atau bisa juga meminta bantuan petugas, yang penting ingat nama & partai wakil rakyat pilihan mereka. Tak hanya itu, Tarya juga menjelaskan cara mencoblos surat suara, agar nantinya surat suara SAH, sehingga suara dari mereka dapat terhitung. Ia menghimbau agar masyarakat tidak golput pada saat pemilu mendatang, karena satu suara sangat berharga untuk menentukan masa depan Bangsa. Sebelum mengakhiri sosialisasi, Tarya berpesan agar semua menjadi pemilih yang cerdas dan  menolak politik uang. [RDT]


Selengkapnya
63

GANDENG PERTUNI, KPU TRENGGALEK LAKUKAN PENDIDIKAN PEMILIH PADA TUNANETRA

Pada tanggal 21 Februari 2019 lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek melakukan sosialisasi dengan menggandeng kaum Tuna Netra yang tergabung dalam Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Cabang Trenggalek. Acara digelar  di sekretariat DPC Pertuni Jln Raya Ngetal Trenggalek 50 meter Timur Ahlul Travel, mulai pukul 09.00 WIB. Dalam acara ini hadir 60-an pengurus dan anggota Pertuni dari berbagai kecamatan di Kabupaten Trenggalek. Kebanyakan datang bersama rombongan dan ditemani oleh  pendamping yang menuntun mereka selama berjalan selama naik mobil dan turun dari mobil hingga ke kursi di bawah Terop (tenda) yang dijadikan tempat acara. Dalam acara ini, pemateri selain dari KPU Kabupaten Trenggalek juga hadir Pak Kiai Haji Samsudin, seorang guru yang juga lama mendampingi para tuna netra, termasuk juga pernah menjadi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)  dalam beberapa moment Pemilu beberapa tahun lalu. Dari KPU Kabupaten Trenggalek hadir Ketua, Suripto bersama anggota KPU Nurani dari Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia. Acara dimulai dengan pembukaan dan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, lalu sambutan-sambutan. Ketua KPU memberikan sambutan setelah tuan rumah, yaifu Bapak Gofur selaku Ketua Pertuni Cabang Trenggalek. Belia mengucapkan terimakasih karena KPU Kabupaten Trenggalek mau diajak kerjasama dalam memberikan informasi terkait Pemilu 2019 pada Pertuni. Ia juga menghimbau agar para anggota Pertuni menyimak sosialisasi dengan baik dan kemudian mau menyebarkan informasi pada yang lain. Langsug dilanjut oleh Ketua KPU Kabupaten Trenggalek yang sekaligus menyampaikan materi setelah mengucapkan terimakasihnya atas kerjasama yang telah dijalankan antara KPU Kabupaten Trenggalek dengan Pertuni Cabang Trenggalek. Suripto menyampakan landasan kenapa harus ada Pemilu.Ia menjelaskan beberapa tahapan krusial mulai pencalonan, kampanye, hingga pelaksanaan pemungutan suara yang akan jatuh pada tanggal 17 April 2019. Materi selanjutnya dari Haji Samsudin, yang lebih banyak memberikan motivasi pada kalangan tunanetra Pertuni agar mereka berpartisipasi aktif dalam kegiatan Pemilu, termasuk jangan sampai tidak nyoblos. Beliau menerangkan bahwa posisi kaum disabilitas dan seluruh warga adalah setara, bahkan kaum disabilitas mendapatkan perhatian khusus dari penyelenggara. Acara berakhir sekitar pukul 12.00 WIB. Sesi akhir dari acara adalah pembacaan doa yang dihantarkan langsung oleh KH Samsudin. Rombongan dari KPU Kabupaten Trenggalek mohon pamit sekitar pukul 12.30 WIB. [Hupmas]


Selengkapnya
53

KPU TRENGGALEK TERIMA SURAT SUARA DPR RI

Hari ini Kamis,  14 Maret 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek menerima pengiriman Surat Suara DPR RI untuk Pemilu 2019. Surat suara yang dicetak oleh PT.  Temprina Media Grafika Nganjuk dikirim dengan dijemput langsung oleh Suripto ketua KPU Trenggalek selaku Divisi Logistik dikawal ketat dari Kepolisian Resort Trenggalek bersama Bawaslu Trenggalek. Begitu pentingnya surat suara sebagai logistik pemilu pengawalan distribusi dari percetakan hingga diterima KPU Trenggalek melibatkan 8 personil dari kepolisian terdiri dari 3 orang patwal depan dari satlantas,  3 orang buser dan intel serta 2 personil dari Sabhara di mobil paling belakang. Sementara itu KPU dan Bawaslu Kabupaten Trenggalek berada di mobil urutan kedua dan ketiga persis dibelakang mobil patwal.  Sedangkan 4 truck yang membawa surat suara berada pada urutan keempat,  kelima, keenam dan ketujuh. Tepat pukul 14.10 WIB angkutan ekspedisi surat suara telah selesai muat dan dilakukan penyegelan terlebih dahulu oleh Ketua KPU Trenggalek disaksikan Kepolisian dan Bawaslu.  Kemudian pada pukul 14.20 bergeser meninggalkan PT Temprina Media Grafika menuju tempat penimbangan dan langsung berjalan menuju gudang KPU Trenggalek yang bertempat di gedung Serbaguna. Setelah menempuh perjalanan sekitar 2 jam 40 menit dengan kecepatan 50-60 km/jam, kendaraan ekspedisi surat suara sampai di Trenggalek tepat pukul 17.00 dan langsung dibongkar untuk diserahterimakan kepada KPU Trenggalek. Sebelum dilakukan penandatanganan berita acara serah terima barang oleh petugas PPHP (Panitia Penerima Hasil Pekerjaan), Atok Kris Supanto bersama Yuyun Dwi Puspitasari dan Chormen Rukmawan melakukan penghitungan terlebih dahulu berdasarkan jumlah box. Perlu diketahui bahwa surat suara yang dicetak sebesar DPT + 2% adalah sebanyak 591.561 dari DPT srbesar 581.749. Sehingga jumlah surat suara DPR RI yang dikirim hari ini sebanyak 1183 box dan satu box berisi 122 surat suara. Adapun setiap box penuh berisi 500 lembar surat suara. Selanjutnya surat suara tersebut langsung akan dilakukan penyortiran dan pelipatan mulai hari Jumat,  15 Maret 2019 mulai pukul 07.30-16.00. Proses sortir dan pelipatan yang difokuskan di gedung serbaguna akan melibatkan 200 orang yang dibagi menjadi 20 kelompok, setiap kelompok 10 orang. Sehingga waktu yang dibutuhkan untuk satu jenis surat suara diperkirakan akan memakan waktu 3-4 hari. [Hupmas]


Selengkapnya
57

RELAWAN DEMOKRASI TRENGGALEK BERBASIS MASYARAKAT BERKEBUTUHAN KHUSUS GELAR SOSIALISASI

Pada Hari Rabu kemarin (06/03/2019), Relawan Demokrasi Trenggalek (RDT) Segmen "Berkebutuhan Khusus" menggelar acara Sosialisasi Pemilu 2019. Acara dilaksanakan di aula Desa Senden kecamatan Kampak dengan Tema "Pemberdayaan Masyarakat Petani Demi Kemajuan Negeri". Acara dimulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri sekitar 100 orang yang berasal dari kelompok masyarakat Petani dan Buruh Tani yang berasal dari wilayah sekitar Kecamatan kampak, utamanya masyarakat Desa Senden. Aula Kantor Desa Senden Kecamatan Kampak memang dijadikan tempat acara ini. Sosialisasi diawali dengan pembacaan Surat Alfatihah dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara yang dibuka langsung oleh ketua segmen kebutuhan khusus   ini mendapat antusiasme yang luar biasa dari peserta sosialisasi. Dalam sambutanya, kordinator segmen Kebutuhan Khusus, Yenu,  mengatakan bahwa acara ini tidak ada unsur untuk mendukung salah satu Paslon maupun salah satu Partai. Ia menjelaskan bahwa KPU Trenggalek selaku penyelenggara bersifat NETRAL. Setelah pembukaan, sambutan diteruskan oleh Kepala Desa Senden dengan materi tentang ajakan kepada masyarakat kecamatan Kampak, Desa Senden untuk meningkatkan produktivitas pertanian dalam negeri dan juga untuk ikut menyukseskan Pemilu 17 April 2019 ini. Sehabis materi dari Kepala Desa Senden kecamatan Kampak, Materi yang kedua dijelaskan oleh Dr. Suripto selaku Ketua KPU Kabupaten Trenggalek. Ketua KPU Kabupaten Trenggalek menjelaskan tentang dasar hukum Pemilu 2019, pentingnya pemilu dalam demokrasi, calon dan peserta pemilu, hingga tahapan dan teknis-teknis Pemilu 2019. Suripto menegaskan bahwa golput bukanlah sebuah solusi. “Karena suara rakyat menentukan arah kemajuan negeri ini”, tegasnya. Dengan menggunakan Alat Peraga berupa contoh Surat suara Calon Presiden dan Calon anggota Dewan, ketua KPU Kabupaten Trenggalek menjelaskan tentang jenis, warna, dan ukuran surat suara yang akan digunakan nantinya. Dia juga langsung mengajari audiens untuk memahami bagaimana cara pencoblosan yang sah dan tidak sah. Seusai sambutan dari Ketua KPU Trenggalek, acara sosialisasi dilanjutkan oleh Yatno yaitu tentang Pemberdayaan Masyarakat petani dan buruh tani untuk meningkatkan produktivitas pertanian untuk memasok kebutuhan masyarakat dalam negeri. Yatno menjelaskan bahwa pentingnya memanfaatkan kelompok-kelompok petani untuk dapat menyuplai hasil pertanian demi tercukupinya kebutuhan para konsumen. Dan tidak kalah pentingnya juga untuk Petani dan juga Buruh tani supaya keberlangsungan hidup masyarakat di negeri ini dapat berlangsung baik. Tidak lupa pula Yatno juga memberikan arahan tentang ajakan untuk menyukseskan Demokrasi demi keberlangsungan masyarakat petani dan buruh tani. Seusai sambutan dari Bpk Yatno, acara sosialisasi ditutup dengan bacaan Do'a dan dilanjutkan pembagian souvernir gantungan kunci yang berasal dari relawan Demokrasi yang berlogokan KPU dan ajakan untuk mencoblos dan mensukseskan pemilu pada 17 April 2019 mendatang. [RDT]


Selengkapnya
60

KPU TRENGGALEK HADIRI RAKOR APPROVAL DESIGN CETAK DCT PEMILU 2019

Pada Hari Selasa lalu (05/03/2019),  Divisi Keuangan, Umum, dan Logistik  yang juga Ketua KPU Kabupaten Trenggalek Suripto didampingi dua orang staff yaitu Kasubag Teknis Penyelenggaraan dan operator Silon, Puguh Budi Utomo dan Widya Kukuh, mengikuti Rakor Approval Design Cetak DCT Pemilu 2019.  Rangkaian acara yang diselenggarakan bertempat di Media Center KPU Provinsi Jatim tersebut digelar selama dua hari sejak Senen s/d Selasa,  4-5 Pebruari 2019. KPU Kabupaten Trenggalek bersama 18 KPU Kab/Kota lainnnya mendapat giliran pada hari kedua saat ini. Acara dimulai dengan penjelasan dari pihak rekanan pemenang jasa percetakan DCT dari PT.  Macanan Jaya Cemerlang Klaten yang disampaikan Jiko Handoyo. Pada kesempatan tersebut, Joko menegaskan agar KPU Kabupaten Trenggalek sebagai user jasa percetakan DCT melakukan koreksi dan validasi agar pihaknya  bisa nemastikan bahwa bahan DCT yang akan dicetak dipastikan sudah sesuai. Maka, sebelum menandatangani persetujuan Approval Design Cetak DCT Pemilu 2019 yang siap dinaikkan cetak pihak rekanan penyedia, KPU Kabupaten Trenggalek melakukan validasi satu persatu terhadap kesesuaian antara soft file dan DCT yang telah ditetapkan.  Validasi tersebut membutuhkan ketelitian, kecermatan, dan memakan waktu yang cukup lama.  Karena harus memeriksa dan memastikan bahwa penempatan urutan parpol, nomor urut caleg,  penulisan nama dan gelar caleg di setiap daerah pemilihan sudah sepenuhnya benar dan tidak ada kesalahan. Setelah selesai melakukan validasi, Suripto menandatangani Approval Design DCT yang telah disediakan pihan rekanan PT Macanan Jaya Cemerlang Klaten-Jawa Tengah. Berdasarkan hasil validasi dan persetujuan KPU inilah nantinya rekanan akan mencetak DCT DPRD Kabupaten Trenggalek yang akan dipasang disujumlah 1512 TPS se-Kabupaten Trenggalek pada hari pemungutan suara. Setelah melakukan pemeriksaan selama kurang lebih selana 3 jam, Suripto menandatangani Approval Design Cetak DCT sebanyak 4 lembar kertas Plano ukuran 54 x 84 Cm berisi 408  calon DPRD Kabupaten Trenggalek dari 16 parpol  peserta pemilu 2019. Berdasarkan hasil validasi tersebut dipastikan bahwa DCT Trenggalek siap untuk dicetak dan akan segera didistribusikan. [Hupmas]


Selengkapnya