KPU TRENGGALEK MAKSIMALKAN DIALOG INTERAKTIF DI RADIO
Sejak siaran terjadwal perdana di radio dalam rangka menyosialisasikan demokrasi dan kepemiluan di masyarakat, KPU Kabupaten Trenggalek berusaha untuk memaksiamalkan agar siaran tersebut juga diikuti oleh dialog interaktif antara pemateri dengan publik (pendengar) melalui saluran telfon yang ada. Salah satu cara yang dilakukan adalah membuat undangan partisipasi interaktif yang didesain dalam bentuk gambar yang akan debarkan lewat media sosial seperti facebook, WhatsApp, twitter, dan lain sebagainya.
Menurut Divisi Sumber Daya Manusia dan Partipasi Pemilih (SDM&Parmas) KPU Kabupaten Trenggalek Nurani, siaran pertama di Radio Fortuna FM yang on air pada Selasa 04 Oktober lalu sudah mulai ada partisipasi dari pendengar. “Meskipun jumlahnya tiga orang, saya pikir ini sudah luar biasa, makanya harus ditingkatkan lagi”, tegas pria berkepala botak ini.
Nurani mengatakan, jika belum ada sosialisasi saja sudah ada yang berpartisipasi interaktif, harapannya jika nanti undangan lewat media dan pemberitahuan “getok tular” lewat jejaring komunikasi sudah dilakukan, barangkali akan bisa lebih banyak yang berpatisipasi. Sebab, menurut Nurani, pendidikan pemilih sebagai sebuah bentuk komunikasi akan lebih baik jika terjadi secara dua arah. “Efek komunikasi dua arah lebih besar dan kuat, dibanding satu arah”, tambahnya.
Dengan diberinya jadwal KPU Kabupaten Trenggalek untuk siaran di dua radio yang sudah sepakat untuk memfasilitasi, yang harus dilakukan adalah memastikan bahwa jadwal tersebut bisa diketahui khalayak. “Sehingga mereka tahu jadwalnya dan tahu bahwa KPU Trenggalek sedang siara dan mereka akan bisa bertanya tentang hal-hal yang ingi diketahui sekitar pemilu dan demokrasi”, tambah Nurani. [Hupmas]